11 Desember 2009

PENGUMUMAN HASIL TES CPNS PADANGSIDIMPUAN FORMASI 2009

Pengumuman kelulusan hasil tes CPNS Padangsidmpuan. Walikota Padangsidimpuan berdasarkan Keputusan Walikota No:217/KPTS/2009 mengumumkan pelamar yang lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Formasi Tahun 2009

Untuk hasil lengkap silahkan di download disini

10 Desember 2009

Workshop Pendidikan Kewirausahaan di SMK

Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh membuka Workshop Pendidikan Kewirausahaan di SMK ,...Gedung A lt.3 Depdiknas, Jakarta, Senin (30/11/2009) sore.

Dalam sambutannya, Mendiknas mengatakan, “syarat untuk menjadi seorang entrepreneur haruslah tahan banting menghadapi berbagai macam persoalan. Agar bisa tahan banting maka seseorang harus dapat memenej diri dengan potensi kemampuan psikologis yang dimilikinya. "Kalau syarat ini saja tidak dipenuhi tidak akan bisa jadi entrepreneur, syarat yang paling pokok tahan banting. Kalau belum dibanting saja sudah pecah tidak usah jadi entrepreneur, " katanya.Hadir pada acara Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Mandikdasmen) Depdiknas Suyanto, Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (Dir.PSMK) Joko Sutrisno, pengusaha Bob Sadino, pakar marketing Hermawan Kartajaya, dan 159 Kepala SMK se Indonesia."seorang entrepreneur harus memiliki pola pikir yang terbuka. Orang itu harus mampu melihat di luar dari dirinya. Kemampuan lain yang harus dimiliki, kata Mendiknas, adalah berpikir secara fleksibel. "Fleksibel itu bukan berarti lepas dari jalur. Tidak akan keluar dari jalur, tetap di jalur," katanya.Untuk lebih sempurna lagi, lanjut Mendiknas, seorang entrepreneur harus dibekali dengan kemampuan teknis. Dia mencontohkan, jika seseorang ingin mengembangkan wirausaha di bidang elektronika maka minimal dia paham tentang prinsip-prinsip elektronika. Jika seseorang ingin mengembangkan wirausaha di bidang agro maka dia pun juga harus mengetahui prinsip-prinsip agro. "Intinya ada minimum teknical skill yang terkait dengan lingkup yang mau dikembangkan kewirausahaannya itu," katanya.Mendiknas menambahkan, seorang entrepreneur bukan untuk memenuhi dirinya sendirinya semata. Wirausaha, kata Mendiknas, pasti ada interaksi dengan masyarakat luar dan ada interaksi dengan dunia disiplin yang berbeda. "Tidak ada ceritanya seorang itu dikatakan wirausahawan entrepreneur kelas dunia, tapi dia membuat sendiri, dipakai-pakai sendiri. Itu bukan tipe wirausaha," ujarnya.Mendiknas mengemukakan, kebijakan pendidikan baik yang tertuang di dalam program 100 hari kerja Depdiknas maupun Rencana Strategis (Renstra) lima tahun ke depan memberikan ruang untuk pendidikan yang mampu mendorong kewirausahaan. "Itu adalah sesuatu hasil introspeksi dan refleksi dari sekian panjang perjalanan dunia pendidikan kita. Ternyata ada slot yang belum tergarap, sehingga sayang slot itu (kewirausahaan) kalau tidak digarap dengan baik," katanya.Dirjen Mandikdasmen Depdiknas Suyanto melaporkan, pada workshop yang akan diselenggarakan selama tiga hari ini membahas berbagai penajaman program implementasi kewirausahaan di SMK agar seperti yang diprogramkan oleh Presiden yaitu tercapai kesinambungan relevansi antara pendidikan dengan dunia kerja. "Workshop kewirausahaan ini bertujuan untuk mendiseminasikan berbagai peraturan baru yang berkaitan dengan program kewirausahaan SMK dan menggalang kemitraan dengan industri dan juga berbagai informasi antara kepala SMK tentang pengembangan kewirausahaan, " katanya.Pakar marketing Hermawan Kartajaya memandang tepat jika kewirausahaan itu dikembangkan di SMK. Lulusan SMK, kata dia, setelah lulus maka dia bisa langsung bekerja dan jadi entrepreneur atau dapat juga melanjutkan ke jenjang sarjana (S1). "SMK itu harusnya lebih advanced," katanya.Selain kewirausahaan, lanjut Hermawan, siswa SMK juga perlu dibekali dengan kemampuan marketing. "Entrepreneurship itu semangatnya, marketing itu strateginya, " katanya. -Sidiknas-Sumber : diknas.go.id



RENCANA PROGRAM KERJA SMKN1 BATANG ANGKOLA TP 2009-2010

Sekilas Rencana Program Kerja TP. 2009-2010

1. Uji Kompetensi Semester mulai tanggal 10 s/d 15 Desember 2009
2.. Ujian Teori 16 s/d 24 Desember 2009
3. Rapat Penentuan Nilai Semester Ganjil 26 Desember 2009
4. Penerimaan Raport tanggal 31 Desember 2009
5. Persiapan Semester Genap TP.2009-2010 awal Januari
6. Rapat Pembagian Tugas Semester Genap
7. Rapat Persiapan Pelaksanaan Tambahan Sore bagi kelas XII
8. Pelaksanaan Tambahan Sore
8. Rapat Persiapan Pelaksanaan Uji Kompetensi Nasional Kejuruan
9. Pelaksanaan Uji Kompetensi Nasional Kejuruan
10. Ujian Semester Genap Bagi Kelas XII
11. UN TP. 2009-2010
12. UAS TP. 2009-2010
13. Ujian Semester Genap kelas X dan kelas XI
14. Penerimaan Raport TP. 2009-2010
TTD.
AU

Mengetahui Kepsek SMKN 1 Bt.Angkola


06 Desember 2009

UJIAN PENYARINGAN CPNS

Sanggar Kegiatan Bersama (SKB) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) di Desa Pintu Padang, Kecamatan Batang Angkola direncanakan menjadi lokasi untuk tempat ujian penyaringan CPNS.

Demikian disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD) Tapsel, Drs Aswad Daulay SH MH melalui Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan dan Penerimaan Pegawai, Drs A Raja Nasution Msi bersama Kabid Diklat M Yamin Dalimunthe, dan Kepala Seksi (Kasi) Peningkatan Pegawai, H Syafii kepada METRO, Jumat (13/11).

Sementara untuk pengambilan nomor ujian bertempat di kantor BKD Tapsel, Jalan Kenanga, nomor 2, Kota Psp sejak tanggal 18-20 November kepada seluruh jurusan dan teknis baik itu kesehatan, tekhnis, dan juga tenaga pendidikan.

"Karena pelamarnya hanya 81 orang, maka kita berencana akan menggunakan lima ruangan SKB Pintu Padang saja daripada harus menggunakan ruangan salah satu sekolah yang bakal meliburkan sekolah itu, padahal jumlah ruangan yang kita butuhkan hanya sekitar lima saja," ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, tempat dan lokasi seleksi CPNS akan diumumkan pada ranggal 23-24 November mendatang di kantor BKD Tapsel. Waktu ujiannya sendiri tetap tanggal 25 November. Dan untuk hasil ujian seleksi akan diumumkan pada tanggal 7 Desember mendatang.

Adapun rincian 81 pelamar tersebut untuk tenaga guru yakni, jurusan budidaya tanaman sebanyak 22 orang sedangkan formasi yang dibutuhkan 7 orang, seni tari sebanyak 2 orang formasi yang dibutuhkan 3 orang, tekhnik mesin/otomotif sebanyak 21 orang formasi yang dibutuhkan 8 orang, Guru TIK sebanyak 10 orang formasi yang dibutuhkan 3 orang, guru Bimbingan Konseling sebanyak 5 orang formasi yang dibutuhkan 1 orang, Holtikultura sebanyak 1 orang formasi yang dibutuhkan 3 orang, tekhnologi tenun sebanyak 1 orang formasi yang dibutuhkan 3 orang, KKPI sebanyak 12 orang formasi yang dibutuhkan 4 orang, budi daya ikan sebanyak 3 orang formasi yang dibutuhkan 1 orang.

Untuk tenaga tekhnis yakni penyuluh perindustrian sebanyak 1 orang formasi yang dibutuhkan 1 orang, sedangkan untuk tenaga medis yakni dokter Spesialis dengan formasi yang dibutuhkan sebanyak 11 orang hingga hari penutupan tidak ada satupun yang mendaftar, adapun yang dibutuhkan dokter spesialis bedah, kandungan dan kebidanan, penyakit dalam, patologi klinik, anastesi, radiologi, penyakit mata, penyakit syaraf, dan penyakit THT.

"Hanya formasi tenaga guru dan tekhnis yang ada pelamarnya, sedangkan untuk tenaga kesehatan kosong sama sekali," ujar mereka.

Untuk tahun ini Pemkab Tapsel hanya menerima CPNS dari jalur umum sebanyak 45 orang dengan rincian tenaga guru sebanyak 33 orang, tenaga kesehatan sebanyak 11 orang dan tenaga teknis sebanyak 1 orang. Untuk pembuatan soal ujian dan pemeriksaan, Pemkab Tapsel bekerjasama dengan Universitas Sumatera Utara (USU).

Sementara itu di Kota Psp jumlah pelamar sebanyak 6.663 orang. Di mana sekitar 15 formasi untuk jurusan dokter spesialis kosong pelamar.

"Data kasar kita saat ini ada sekitar 6.663 orang tapi masih kita rinci per jurusannnya untuk mengetahui jumlahnya validnya, kalau jurusan yang tidak ada sama sekali pelamarnya untuk jurusan dokter formasinya sebanyak 15 orang sampai kita tutup pendaftaran tidak ada pelamar yang memasukkan berkas," ujar Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan dan Penerimaan Pegawai, Afdal Lubis kepada METRO, Rabu (18/11) melalui telepon selulernya dari Medan.

Di mana pengambilan nomor ujian sudah mulai dilaksanakan sejak tanggal 18-20 November, hanya saja untuk lokasi ujian masih sedang dalam proses, namun direncanakannya dalam waktu dua hari ke depan, dirinya sudah bisa memberikan keterangan perihal kepastian di mana-mana saja lokasi untuk ujian penyaringan CPNS.

sumber http://www.tapselkab.go.id/01/index.php?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=451

22 November 2009

SMKN 1 BATANG ANGKOLA IS THE CHAMPION !!!!

SMK Negeri 1 Batang Angkola is the WINNER FUTSAL SPORT HUT Pemkab Tapanuli Selatan melibas SMA Negeri Batang Toru dengan skor akhir 3-2 untuk SMKN 1 Batang Angkola

SMK ..............BISAA..............
Dimana-mana SMK mulai menunjukkan kemampuannya bahwa mereka memang mampu dan bisa bersaing dengan sekolah umum. SMK N 1 Batang Angkola dalam HUT Tap-Sel ke 59 telah berhasil menaklukkan lawan-lawannya dalam setiap pertandingan sampai melaju terus ke Final. Dimana SMKN 1 Batang Angkola berhadapan dengan SMAN Batang Toru. Pertandingan begitu ketat. Beberapa menit pertama SMA Batang Toru berhasil menjebol gawang SMKN 1 Batang Angkola. Namun kemudian dibalas oleh SMKN 1 Batang Angkola sehingga merubah kedudukan 1-1. Lima menit kemudian SMK berhasil menjebol lagi gawang SMA yang merubah kedudukan 2-1. Di babak kedua Lagi-lagi SMK menambah gol sehingga kedudukan 3 - 1. Pada menit-menit terakhir SMA berhasil menambah gol sehingga 3-2. kedudukan ini bertahan hingga waktu pertandingan habis.

Akhirnya SMK N 1 Batang Angkola berhasil memenangkan pertandingan dan menjadi Champion.

Selamat ........semoga kamu bisa selalu.

Kita patut bangga karena kita mulai menunjukkan jati diri kita sebagai SMK yang baru tumbuh namun secara perlahan dengan penuh kepercayaan diri yang tinggi baik itu di tingkat pimpinan maupun para staf pengajar SMKN 1 Batang Angkola penuh percaya diri mulai mempersiapkan diri untuk berkompetisi siap bersaing mengikuti perkembangan IPTEK apalagi didukung Ahli Jaringan di SMKN 1 Batang Angkola.

Mari kita bersyukur kita telah berhasil tahun ini. Tapi ingin Mempertahankan lebih sulit dari pada merebut. Untuk itu kepada segenap jajaran di SMKN Negeri 1 Batang Angkola agar terus mempersipakan demi masa depan SMKN 1 Batang Angkola yang lebih baik.

O..ya rekan-rekan mau tanya masalah jaringan silakan tanya Admin. Komputer anda bermasalah Jangan Lupa tanya ADMIN. Bukan promosi
TRIMS.
From AU.

SMKN 1 BATANG ANGKOLA IS THE CHAMPION !!!!

19 November 2009

SEKILAS INFO

Kepada segenap rekan-rekan staf pengajar SMK Negeri 1 Batang Angkola agar dapat hadir

di Kantor PU Kabupaten Tapanuli Selatan Pada hari Jum'at tanggal 20 November 2009 tepat pukul 14.00 WIB untuk menyaksikan pertandingan pinal pertandingan Footsal antara SMKN 1 BT. Angkola dengan SMAN 1 Batang Toru dalam rangka HUT Tap-Sel. Ingat !!!!! Ada absennya lho.

TTD. Manajer Tim Footsal SMKN 1 Batang Angkola


14 November 2009

BERITA SMKN 1 BATANG ANGKOLA

Info tentang SMKN 1 Batang Angkola ada disini di apakabarsidimpuan.com. Silahkan klik disini

FASTABIQUL KHOIROT

Mari teman, sobat dan rekan-rekan sekalian seperti judul di atas. Why ?

Hany kebaikan yang kita bawa dari dunia bukan avanza, grand atau lainnya. Hidup adalah permainan dan senda gurau, itu Kata-Nya. Maka berbahagialah orang-orang yang mati dalam kabaikan.
Kita semua tentu mau seperti itu, tapi apakah sudah cukup yang kita perbuat untuk memperoleh hal itu ? Jawabnya ada pada diri kira masing-masing. Penulis hanya bisa menyampaikan dengan harapan kita dapat melaksanakannya
Profesi seorang guru begitu mulia walau itu kurang berharga di mata orang lain, tapi dengan niat yang tulus dan ikhlas kita pasti mulia di mata Tuhan. Karena mari kawan semua rekan seperjuangan di SMK Negeri 1 Batang Angkola di sana kita mencari nafkah, mari kita laksanakan tugas dengan baik dengan iklas serta penuh tanggung jawab. Kita tidak mempertanggung jawab tugas kita kepada pemerintah tapi juga di hadapan Tuhan kelak. Tugas yang dibebankan hanya empat hari tapi apakah sudah semua kita laksanakan dengan baik dan benar. Apakah sudah maksimal ? Sekali lagi jawabnya ada pada diri kita sendiri.
Tiap kamu adalah pemimpin dan apa yang kamu perbuat akan kamu pertanggung jawabkan kelak. Apapun itu sekecil apapun akan kita pertanggung jawabkan semua.
Oleh karena itu penulis hanya dapat menghimbau kepada rekan-rekan sekalian mari kita laksanakan tugas kita dengan sebaik-baiknya semoga kita mendapat ridho dan anugerah dari Tuhan serta rezki yang baik. Amin..amin ya robbal alamin.
From. AU

11 November 2009

APA KABAR SIDIMPUAN ONLINE

http://apakabarsidimpuan.com/
salumpat saindege membangun kota sidimpuan



10 November 2009

FREE HOTSPOT DI SMKN1 BATANG ANGKOLA

Sekarang di SMKN 1 Batang Angkola sudah dibuka free akses Internet Telkom Speedy


08 November 2009

PRESSURE

Anda merasa ditekan ???
Hal ini pasti dirasakan oleh setiap orang baik itu dari tempat kerja ataupun lingkungan sekitarnya yang terkungkung oleh aturan-aturan yang berlaku dimana saja.

So!! gima cara ngatasinya ? nih...beberapa tipsnya biar bisa enjoy alias santai :
1. Jalani hidup ini seperti air mengalir alias nikmati aja men!!!!!! tp ada kontrol
2. Pekerjaan bukanlah beban yang harus dipikul sampai tujuan sehingga bisa ngganggu
pikiran, tetap easy man !!!!!!
3. Ingat selalu hidup hanya sementara pokoke ingat Penciptamu
4. Ingat Setiap problem pasti ada jalan keluarnya, yang penting ikhtiar jangan lupa berdo'a,
tawakkal man......
5. Hilangkan segala penyakit hati, itu kawannya setan
6. Perbanyak senyum he...hee....heee....itu adalah sedekah

Semoga ada manfaatnya bagi yang mau terutama dalam membina, membimbing dan mendidik anak didik kita di SMK Negeri 1 Batang Angkola.

Thanks. AU

06 November 2009

KOMPETENSI SMK N 1 BATANG ANGKOLA

Sejak SMK Negeri 1 Batang Angkola berubah dari yang namanya SMK Kecil di bawah naungan SMP dan berdiri sendiri di bawah kepemimpinan Bapak ADANAN HARAHAP,S.Pd. Beliau membuat terobosan-terobosan yang begitu berani walaupun di sana sini masih banyak kekurangan.


Salah terobosan atau program beliau yang hanya ada di SMK Negeri 1 Batang Angkola adalah Uji Kompetensi. Sebelum munculnya peraturan pelaksanaan Uji Kompetensi, SMK Negeri 1 Batang Angkola telah melaksanakan ujian Kompetensi terlebih dahulu melaksanakan Uji Kompetensi walau hanya Uji Kompetensi Semester. Dimana Uji Kompetensi Semester dilaksanakan sebelum Ujian teori. Mungkin SMK Negeri 1 Batang Angkola adalah sekolah yang paling lama melaksanakan Ujian Semester disebabkan dilaksanakannya Uji Kompetensi Semester. Dengan adanya Uji Kompetensi diharapkan dapat menjadikan dan mendidik para siswa agar lebih siap dan terdidik dalam mengikuti Ujian Nasional.

Semester Ganjil sudah hampir selesai dan tentu saja akan melaksankan Ujian Semester baik itu Kompetensi maupun teori atau tertulis.
Kepala SMK Negeri 1 Batang Angkola dengan motonya sendiri bahwa "Sebelum orang lain memikirkan sesuatu kita sudah terlebih dahulu melaksanakannya'. Ide-ide yang timbul dari beliau begitu memukau dan memang sudah seharusnya seorang mempunyai ide-ide semerlang. Hal ini beliau buktikan dalam tempo empat tahun telah terjadi perubahan yang sangat besar dan signifikan di SMK Negeri 1 Batang Angkola.

Nah pertanyaannya "Apakah personil yang dipimpinnya mampu dan siap mengikuti program-program yang telah dan akan lebih banyak lagi ditelurkan oleh beliau. Dengan usia yang relatif masih muda beliau punya wawasan yang begitu luas. Kami yakin kalau SMK Negeri 1 Batang Angkola akan mampu mengejar SMK lain yang lebih maju bila segenap yang tersangkut dengan dunia pendidikan mau satu derap langkah demi kemajuan SMK Negeri 1 Batang Angkola.

SMK Negeri 1 Batang Angkola saat ini masih dalam tahap pancaroba sehingga banyak yang shock atau terkejut dan tidak bisa mengikuti langkah dan program yang dikeluarkan oleh kepala sekolah. Dulu motto kita melangkah lebih maju. Dan memang sudah dibuktikan. Anda bisa lihat sendiri. Silahkan berkunjung ke SMK Negeri 1 Batang Angkola. Sekarang bermartabat, berdedikasi dan maju terus. Artinya SMK akan terus menunjukkan kemampuannya untuk lebih bekualitas dan lebih maju walau rintangan banyak menerpa dan menghadang.

Busungkan dada..maju terus..dengan semangat yang lebih tinggi.

Semoga!! amin

05 November 2009

TIM FUTSAL SMKN 1 BATANG ANGKOLA vs SMA Sayurmatinggi

Bravo ....... kepada Tim Footsal SMK N 1 Batang Angkola yang telah berjibaku akhirnya unggul 7 : 2

atas Tim Footsal SMA Sayurmatinggi.
Sekali lagi Bravo..............semoga menjadi Champion di Ultah Kab.Tap-Sel Tahun ini.
Kapokja Prakerin

Hasil Rapat Dewan Guru

Sesuai dengan rapat dewan guru SMK N 1 Batang Angkola tanggal 02 Nov 2009 membuat beberapa keputusan..

salah satu diantaranya untuk segera mungkin dilaksanakan yang berbunyi "Kepada seluruh kaprog. agar memerintahkan seluruh tim monitoring untuk memerintah siswa prakerin SMKN 1 Batang Angkola untuk segera melapor kepada panitia/POKJA, bagi yang belum mengikuti ujian semester agar melaporkan diri untuk segera mengikuti UjianSemester". Trims

TTD : POKJA Prakerin SMK N 1 Batang Angkola.



Sabar dan Tabah Dalam Mencapai Cita-Cita

Anak-anak kami siswa SMK N 1 Batang Angkola, ingat selalu Ilmu Pengetahuan itu sangat perlu tuk bekal hidup di hari tua. Dengan Ilmu kita akan sangat berharga di mata manusia dan mulia dihadapan ilahi robbi. "Ingat Tuntutlah Ilmu itu dari buaian sampai ke liang lahat" Tuntutlah ilmu itu dari sampai kenegeri cina".

Untuk mencapai derajat dan kemulian yang tinggi dibutuhkan perjuangan dan pengorbanan. Dengan kesabaran dan ketabahan mudah-mudahan bisa berhasil kelak. Amin.
Pertanyaannya kepada ananda sekalian...
Apa yang sudah anda perbuat untuk mencapai itu semua itu ?
Berusaha dengan semaksimal mungkin tapi jangan lupa berdo'a dan tawakkal.
Mulai sekarang berusaha dan belajarlah untuk merubah sikap dan prilakumu sehari-hari. Mau belajar, berusaha dan punya tekad yang kuat. SMK bisa maju terus. SMK berusaha membentuk dan mengluarkan manusia-manusia yang terampil mampu mengikuti kemajuan dan perkembangan teknologi yang semakin kiat pesat. Kita jangan hanya menerapkan disiplin yang tak kunjung selesai tapi motto guru SMK N 1 Batang Angkola adalah tidak pernah bosan sekali lagi tidak akan pernah bosan membimbing dan membina siswa-siswa demi mencerdaskan anak bangsa. Mudah-mudahan perjuangan kita semua adalah perjuangan yang diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Amin Good luck. Trims pak Admin Jaya Selalu sehat selalu maju teruuuuuuuus.

Dari : Bapak Syariful Mahya, S.TP


29 Oktober 2009

CONTOH LATIHAN SOAL CPNS 2009

Penerimaan CPNS Daerah telah dibuka dimana-mana. Mantapkan niat anda dengan memperbanyak latihan. Sebelum Anda mendownload materi soal dibawah ini, pastikan OS Windows anda telah terinstal program winRar.

Bagi rekan-rekan yang ingin berlatih soal-soal CPNS 2009 silahkan download disini

GAJI GURU NAIK 100 %

JAKARTA, SELASA – Berbahagialah bagi pahlawan tanpa tanda jasa alias guru dan dosen, nasib mereka berangsur-angsur bersinar lagi. Panitia Kerja (Panja) Belanja Pusat, Panitia Anggaran DPR telah menyetujui kenaikan gaji guru pada 2009 hingga 100 persen.

Bila pendapatan mereka pada tahun ini maksimal 2,4 juta (gol IV/E bersertifikat) , maka 2009 bakal mendapatkan gaji sebesar Rp 5,4 juta. Belum lagi tunjangan khusus bagi guru yang berada di daerah terpencil (gurdacil) yang diperkirakan sebesar Rp 5,1 juta. Jadi, perbulannya mereka bakal mendapat gaji di atas Rp 10 juta, kalau tunjangan gurdacilnya juga disetujui.

“Untuk besaran gaji sudah final. Sedangkan tunjangan khusus gurdacil hingga kini besarannya masih diperdepatkan, tetapi usulannya tetap akan dinaikkan yaitu bagi guru di daerah-daerah pedalaman seperti Papua, Maluku dan Kalimantan,” kata anggota Panja asal PDI Perjuangan, Rudianto Tjen kepada PersdaNetwork di Jakarta, Senin (20/10).

Lebih jauh, jelas anggota DPR asal Bangka Belitung ini, untuk gurdacil, bila pada 2008 ini kuotanya hanya untuk 20.000 orang gaji, pada 2009 mendatang akan ditambah 10.000 lagi hingga menjadi 30.000 orang guru.

Kenaikan gaji guru ini telah disepakati oleh seluruh anggota Panja Belanja Pusat dan Departemen Pendidikan Nasional. Disebutkan, gaji terendah yaitu untuk guru pegawai negari sipil (PNS) dengan golongan II/B tidak bersertifikat (0 tahun) yang tadinya mendapat gaji sebesar Rp 1,55 juta, akan mememperoleh gaji bulanan Rp 2,07 juta.

Sedangkan gaji untuk guru PNS tertinggi dengan golongan IV/E bersertifikat (0 tahun) yang saat ini digaji Rp 2,43 juta bakal melonjak menjadi Rp 5,42 juta.

Perubahan pendapatan juga bakal dialami oleh guru tetap non PNS. Bila pengajar PNS mendapatkan kenaikan gaji, maka tunjangan fungsional guru tetap non PNS akan naik, untuk yang non S1 naik dari Rp 200 ribu menjadi Rp 250.000, sedangkan yang S1 naik dari Rp 200 ribu menjadi Rp 300.000.

Untuk dosen PNS golongan III/B belum bersertifikat (0 tahun) yang tahun ini gajinya Rp 1,8 juta akan naik menjadi Rp 2,26 juta per bulan. Sedangkan untuk tingkat guru besar, gajinya bakal melonjak besar dari Rp 5,12 juta menjadi Rp 13,53 juta per bulan. “Gaji tersebut sudah termasuk seluruh pendapatan per bulan (take home pay/THP),” ujar Rudianto.

Anggota Komisi X (bidang pendidikan) asal PAN, Yasin Kara menyatakan, kenaikan gaji guru ini sebenarnya sudah diusulkan selama empat tahun berturut-turut. “Kita sudah mengusulkan sejak 2005 lalu, baru tahun depan dinaikkan. Apakah ini karena akan ada Pemilu atau tidak, yang penting perjuangan meningkatkan kesejahteraan guru bisa terlaksana,” kata Yasin saat dihubungi melalui ponsel.

Menurutnya, untuk gaji 2009 ini, pemerintah telah menyiapkan dana sebesar kurang lebih Rp 50 triliun. Anggaran tersebut akan dimasukkan dalam Undang-Undang APBN 2009 yang rencananya disahkan dalam rapat paripurna DPR tanggal 28 Oktober mendatang.

Selain itu, Sekretaris Fraksi PAN ini juga menandaskan, pemerintah harus terus meningkatkan jumlah guru yang bersertifikat. Guru nantinya akan disertifikasi agar memenuhi standar mutu pendidikan nasional.

Saat ini, dari 2,7 orang guru yang ada di Indonesia, baru hanya 300.000 saja yang tersentifikasi. Untuk meningkatkan mutu pendidikan, jelasnya, tahun 2009 ditargetkan jumlah guru yang tersertifikasi berjumlah 1 juta orang guru. “Lambat laut seluruh guru akan tersertifikasi, ” kata Yasin.

FARHAN HIDAYAT, S.Pd
Sumber : Persda Network
http://hsantoso.wordpress.com/

SEPUTAR TV

TEKNOLOGI LCD

LCD yang merupakan kependekan dari liquid crystal display memberikan keuntungan berupa ukuran layar yang lebih besar ketimbang layar CRT. Selain itu, konsumsi energi juga lebih hemat ketimbang CRT.


LCD terdiri dari beberapa macam lapisan penyusun. Lapisannya terdiri dari filter berwarna, dua keping gelas terpolarisasi, susunan matriks transistor film tipis, sebuah lapisan berisi molekul kristal cair, serta sebuah lapisan akhir berisi pencahayaan belakang berwarna putih terang. Ketika menghidupkan layar LCD, transistor akan mengatur tegangan pada lapisan molekul kristal cair yang terdiri dari tiga kelompok warna dasar (merah, hijau, dan biru). Molekul-molekul tersebut akan berputar dan melewatkan cahaya melalui lapisan gelas dan filter warna. Jadi, tampilan yang Anda saksikan adalah hasil kombinasi dari cahaya warna dari molekul-molekul cair tersebut.


Secara umum LCD memiliki keandalan teknis yang tidak berbeda jauh dari CRT, sehingga umur teknis LCD–menurut sejumlah beberapa produsen LCD– mencapai 60.000 jam (sekitar 15 tahun penggunaan normal). Pada periode ini, LCD akan mulai mengalami peredupan warna akibat menurunnya kemampuan teknis komponen cahaya belakang (backlight) yang akan mulai digantikan oleh beberapa produsen dengan komponen high-intensity LED (light emitting diode) – LED berintensitas tinggi. Tetapi, proses peredupan warna ini tidak akan terlalu dikenali karena penurunan tingkat keredupan ini akan berlangsung secara perlahan.

TEKNOLOGI PLASMA

Plasma adalah salah satu alternatif teknologi. Untuk menampilkan gambar berwarna, teknologi plasma menggunakan kombinasi fosfor merah, hijau, dan biru. Tetapi, berbeda dengan teknologi CRT, plasma memberi muatan kepada kantung-kantung yang berisi gas neon dan xeon yang berada di antara dua panel gelas.

Analogi mudahnya, jika CRT hanya berisi sebuah tabung sinar katoda (cathode-ray tube), maka plasma terdiri dari satu juta tabung fluorescent berukuran sangat kecil. Ketika tabung fluorescent tersebut diberi muatan, gas neon dan xeon akan mengeluarkan foton ultraviolet. Kemudian foton menumbuk fosfor yang akan mengeluarkan cahaya berwarna. Kombinasi cahaya ini akan menghasilkan gambar di televisi.

Masalah yang muncul di layar plasma berkisar pada kinerja fosfor yang mengeluarkan cahaya. Kinerja fosfor akan menurun seiring berjalannya waktu. Jika kinerja fosfor sudah menurun, maka cahaya yang dikeluarkan saat fosfor ditumbuk foton, akan semakin berkurang dan redup. Rasio kontras sendiri akan mengalami penurunan sebesar 50 persen dalam waktu penggunaan 4 – 5 tahun. Sedangkan untuk aspek brightness (rasio terang), beberapa produsen mengklaim, penurunan sebesar 50 persen, baru akan terjadi setelah penggunaan selama 60.000 jam (15 tahun penggunaan normal )

Plasma memungkinkan diproduksi dengan ukuran diagonal layar lebih besar dari LCD. Selain itu, plasma dapat dilihat secara jelas dari berbagai sudut dibandingkan teknologi LCD saat ini. Hanya saja plasma kalah kelas dari segi jumlah konsumsi listrik dan berat layar dibandingkan LCD.

Tetapi dari segi harga, keduanya memang belum mampu mengalahkan layar CRT. Jika Anda memiliki anggaran cukup besar, untuk mengganti CRT anda, LCD atau plasma bisa menjadi pilihan. Terlebih lagi, jika layar CRT Anda telah mengajukan pensiun dini dari ruang keluarga. Jika anggaran belum cukup, ada baiknya mempertimbangkan teknologi CRT layar datar. Atau sebaiknya menunggu beberapa waktu sampai ada perbaikan-perbaikan pada kedua teknologi tersebut, khususnya LCD dan turunnya harga sampai pada tingkat yang wajar.

Keunggulan Plasma :

· Warna hitam yang tegas.

· Tidak terjadi blur (gambar kabur) pada gerakan yang cepat sehingga cocok untuk film aksi dan olahraga.

· Sudut pandang plasma juga lebih baik dibandingkan LCD dimana jika ditonton pada sudut yang terlalu tajam LCD akan agak kabur.

· Plasma keluaran terakhir berusaha menyaingi LCD TV dalam hal resolusi dimana beberapa vendor sudah mengeluarkan plasma full HD tetapi harganya masih tinggi dibandingkan dengan LCD TV.


Keunggulan LCD :

· Layar LCD tidak mengkilap seperti Plasma yang megkilat seperti kaca menyebabkan pantulan yang mengganggu dari jendela dan lampu. Plasma lebih nyaman dilihat di ruangan gelap atau dengan pencahayaan khusus.

· Burn in, plasma juga memiliki kelemahan burn in, dimana jika menampilkan satu gambar yang sama untuk jangka waktu panjang seperti logo TV, game, pesan berjalan (ticker) akan mengakibatkan bekas terbakar dilayar yang mengganggu. Hal ini sudah disadari dan coba diatasi oleh beberapa produsen plasma.

· Plasma lebih berat dari LCD TV ( hal ini perlu menjadi perhatian jika anda bermaksud menggantungkan TV layar lebar anda di dinding).

· Resolusi, satu hal yang menurut penulis cukup penting adalah dengan harga yang sama, LCD TV memiliki resolusi yang lebih tinggi dibandingkan dengan plasma sehingga dapat memberikan tampilan gambar yang lebih tajam. Hal ini menyebabkan LCD TV sangat cocok untuk untuk permainan video game resolusi tinggi, monitor komputer dan melihat hasil foto digital.

· Kelemahan LCD dalam blur (gambar kabur) untuk gerakan cepat juga mulai diperbaiki sehingga cukup nyaman untuk menonton sajian olahraga atau film action yang bergerak cepat.

Sebagai gambaran TV Plasma 42” dengan resolusi standar pada tahun 2005 diluncurkan oleh LG Indonesia dengan harga US $ 6.000 atau > Rp. 50 juta. Tetapi, hari ini TV Plasma / LCD yang dapat dikatakan sudah matang teknologinya dengan spesifikasi jauh lebih tinggi dan sempurna serta memiliki beberapa fitur tambahan bisa di dapatkan dengan harga Rp. 11 juta atau harga 20 % dari saat pertama kali diluncurkan. Jika anda bertanya apakah harganya akan turun lagi ? Meskipun pertanyaan tersebut gampang-gampang sulit di jawab, tetapi diperkirakan harga sekitar Rp. 10 juta untuk TV layar lebar 42” sudah mendekati biaya produksinya dan sulit untuk ditekan lebih rendah lagi. Jika berpatokan dari harga LCD monitor, diperkirakan dalam beberapa tahun ke depan, rentang turunnya harga TV layar lebar 42” sudah makin sempit, paling maksimal 10 % karena sudah mencapai harga dasar produksinya.

Melihat harga TV layar datar 32“ hari ini berkisar antara 8 – 10 juta, dan TV 42“ memiliki range yang cukup lebar antara 11 juta s/d 20 juta. Jadi jika anda memiliki budget dan berminat pada TV layar lebar, harga saat ini untuk TV 42” sudah cukup ekonomis.


28 Oktober 2009

PENGUMUMAN PENERIMAAN CPNS PEMKO PADANGSIDIMPUAN FORMASI 2009

Bagi rekan-rekan yang membutuhkan informasi penerimaan CPNS Pemko Padangsidimpuan formasi 2009,

silahkan di download disini

PENGUMUMAN PENERIMAAN CPNS PEMKAB TAPANULI SELATAN FORMASI 2009

Bagi rekan-rekan yang membutuhkan informasi penerimaan CPNS Pemkab TAPSEL Formasi 2009 silahkan

dilihat disini
lalu disini kemudian disini dan disini


26 Oktober 2009

POKJA PRAKERIN SMK 1 BATANG ANGKOLA 2009-2010

Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) adalah merupakan suatu system pembelajaran yang dilakukan diluar Proses Belajar Mengajar dan dilaksanakan pada perusahaan/industri atau instansi yang relevan.

Secara umum pelaksanaan program Praktek Kerja Industri ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dibidang teknologi, penyesuaian diri dengan situasi yang sebenarnya, mengumpulkan informasi dan menulis laporan yang berkaitan. langsung dengan tujuan khusus.
Penyelenggaraan praktik kerja industri (PRAKERIN) pada SMK bertujuan untuk menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas, yaitu tenaga kerja yang memiliki tingkat pengetahuan, keterampilan, etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan pekerjaan, Memperkokoh link and match antara SMK dan dunia kerja, Meningkatkan efektifitas dan efesiensi proses pendidikan dan pelatihan kerja berkualitas, memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan.

Saat ini SMKN 1 Batang angkola sedang melaksanakan prakerin kelas XI yang dilaksanakan mulai 10 Oktober s.d. 10 Januari 2009

Sesuai dengan Keputusan Kepala Sekolah No 800/616/2009 tanggal 29 September 2009 tentang Pembentukan Kelompok Kerja (POKJA)Dalam Prakerin 2009/2010, dalam kepanitiaan tersebut ditetapkan nama-nama berikut :
1. Adanan Harahap, S.Pd sebagai Pembina/Penasihat
2. Syariful Mahya, S.TP sebagai Koordinator Pelaksana/Kapokja
3. Abdul Hamid Harahap, S.Pd sebagai Sekretaris
4. Nirmala Sari, S.Pd sebagai Bendahara
5. Mhd Arifin, S.Pd sebagai Anggota
6. Rosmina, S.Pd sebagai Anggota
7. Alim Atmadi sebagai Anggota
8. Ahmad Ramadan sebagai Anggota
9. Laila Khairani sebagai Anggota
10. Mhd Thoib Prawira sebagai Anggota
11. Karim Akmal Dalimunthe, ST sebagai anggota
12. Besar Harapan Rambe, ST sebagai Anggota

Adapun para guru pembimbing yang bertugas untuk memonitoring pelaksanaan praktek kerja industri adalah
1. Mhd Thoib Prawira, S.T
2. Robinson
3. Besar Harapan Rambe
4. Safwan, S.T
5. Rahmat Saleh Lubis
6. Ahmad Supriadi
7. Mangamar Portibi Hrp, S.Pd
8. Karim Akmal Dalimunthe, S.T
9. Farhan Hidayat, S.Pd

yang menyebar ke penjuru Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Mandailing Natal dan Kota Padangsidimpuan

13 September 2009

Bercermin pada Sistem Pendidikan di Jepang

Pesatnya perkembangan teknologi dan industri di negeri matahari terbit, sudah tak bisa disangkal lagi.

Berbagai negara berdatangan hendak mencontoh kesuksesan sistem pendidikan yang selama ini dikembangkan di negeri ini. Catatan performa para siswa Jepang terutama dalam bidang matematika dan ilmu alam selama dua dekade terakhir senantiasa menjadi tolok ukur kesuksesan itu.

Namun sebetulnya dibalik kesuksesan itu, Jepang sendiri sempat mengalami kekurangpuasan dengan sistem pendidikan yang mereka miliki, khususnya antara tahun 1980an sampai sekitar tahun 1990an. Akibatnya, kementrian pendidikan berupaya melakukan serangkaian reformasi yang berpengaruh pada kebijakan-kebijakan pendidikan yang berkembang saat ini. Meski begitu, kebijakan-kebijakan atas reformasi itu sendiri masih sering menjadi bahan perdebatan di kalangan para stakeholder dan pemerhati pendidikan.

Menurut catatan Christopher Bjork dan Ryoko Tsuneyoshi, berbagai penelitian yang dipublikasi selama periode dua dekade dari abad ke 20 banyak mengetengahkan isu komparatif guna mengetahui kelebihan dan kekurangan sistem pendidikan di Jepang dibanding dengan negara-negara yang lain. Hasilnya secara umum hanya menggarisbawahi aspek-aspek yang unggul dari sistem pendidikan tersebut, misalnya dasar yang kuat yang ditanam pada para siswa untuk bidang studi matematika dan ilmu pasti, komitmen masyarakat yang kuat pada keunggulan akademik, keselarasan hubungan antara pengajar dan peserta didik, serta budaya pengajaran yang sarat perencanaan dan implementasi yang matang.

Seiring dengan melimpahnya kekaguman berbagai bangsa luar, termasuk Indonesia atas sistem yang dikembangkan tersebut berbagai perdebatan seputar hakikat dan tujuan sistem itu beserta dampak-dampak yang ditimbulkannya mewarnai dinamika pendidikan di negara ini.

Perdebatan ini banyak terjadi antara mereka yang tamat dari sekolah-sekolah dalam negeri dan mereka yang tamat dari luar negara. Selain itu, selama bertahun-tahun sistem pendidikan di negeri sakura ini dinilai terlalu kaku dalam mengaplikasikan ujian masuk bagi para calon siswa baru serta semata-mata menekankan kemampuan ingatan terhadap fakta-fakta yang ada.

Fenomena inilah yang kemudian menggugah kementrian pendidikan, budaya, olahraga, ilmu pengetahuan serta teknologi (MEXT) untuk memelopori “Yutori Kyoiku”, suatu reformasi pendidikan guna meredam intensitas tersebut.

Namun demikian, aplikasi pada reformasi ini bukannya membuat perdebatan reda, tetapi justru menyulut berbagai percikan kritikan baru. Di satu pihak, ada yang berupaya mengembalikan sistem pendidikan Jepang pada agenda awal dengan mengembalikan fungsi kurikulum secara penuh. Di lain pihak ada yang bersikukuh mendorong Jepang makin meningkatkan standar akademik, seiring dengan pengembangan program “Super Science” untuk siswa-siswi sekolah lanjutan atas, yang notebene untuk mereka dengan kemampuan di atas rata-rata.

Kecenderungan sosial akademik ini tidak bisa dibendung dan sejumlah sekolah lokal mengembangkan kebijakan orientasi pada pasar (market-oriented policies) seperti misalnya berlomba-lomba untuk menjadi sekolah pilihan.

Berbagai perdebatan yang muncul tersebut seakan-akan mempertanyakan sistem pendidikan yang sedang berkembang di Jepang saat itu, bahkan ada beberapa dari mereka berpendapat bahwa sistem pendidikan Jepang saat itu ada dalam suatu titik genting. Di tengah-tengah tantangan untuk mengurangi beban tekanan akademis bagi para siswa, pengembangan motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis ada sejalan dengan upaya untuk membekali para siswa pada kemampuan-kemampuan akademik dasar.

Para pendidik pun disibukkan untuk menggali berbagai pendekatan yang sekiranya tidak hanya bisa menjawab pertanyaan para stakeholder tersebut, namun juga bisa tetap berada pada jalur kurikulum yang telah mereka sepakati.

Perkembangan dalam sistem pendidikan Jepang modern, yang sebetulnya sudah dimulai semenjak akhir Perang Dunia II membawa berbagai dampak dalam kehidupan masyarakatnya. Seiring dengan pesatnya perkembangan ekonomi negara ini, memungkinkan hampir seratus persen warganya bisa mengenyam pendidikan dasar dan tercatat 90 persen dari orang muda Jepang berkesempatan melanjutkan pendidikan sampai ke jenjang pendidikan menengah atas.

Disinilah fenomena ujian masuk menjadi suatu mekanisme utama guna menyalurkan para siswa muda tersebut. Namun karena tidak semua siswa berhasil, baik itu berhasil menjadi siswa dari sekolah yang mereka impikan atau bahkan berhasil untuk lulus ujian masuk sekalipun, maka “Yutori Kyoiku” mulai dicetuskan terlebih guna membuat para siswa lebih rileks menjalani proses pembelajaran yang selama ini mereka alami.

Kemudian kurikulum 2002 disahkan menjadi kurikulum nasional yang telah direvisi dari kurikulum sebelumnya serta disesuaikan dengan semangat “Yutori Kyoiku”. Muatan pada kurikulum itu sendiri dikurangi hingga 30 persen. Ini berpengaruh pada jumlah jam tatap muka guru dan siswa, termasuk untuk bidang studi matematika dan IPA dari 175 jam di tahun 1977 menjadi 150 jam di tahun 1998. Kebijakan ini selanjutnya mempengaruhi juga hari efektif sekolah yang berkurang dari 6 hari menjadi 5 hari.

“Yutori Kyouiku” juga memberi kesempatan bagi siswa kelas 3 sekolah dasar sampai dengan kelas 12 sekolah lanjutan untuk mengalami proses belajar di luar kelas, melalui program yang dikenal sebagai program terpadu (sogotekina gakushu). Tujuan utama program ini memberi kesempatan para siswa untuk belajar mandiri serta berpikir kritis.

Nilai hasil belajar tinggi yang mereka peroleh di kelas akan menjadi mubazir apabila mereka tidak bisa menterjemahkannya dalam lingkungan sosial mereka sehari-hari. Oleh sebab itu, atas kerjasama dengan pemerintah, sekolah dan dengan berbagai perusahan serta lembaga setempat, anak-anak sekolah dalam waktu-waktu tertentu dilibatkan dalam proses produksi suatu usaha atau layanan jasa. Melalui keterlibatan tersebut, siswa diminta untuk melakukan observasi dan terbuka dengan berbagai pertanyaan kritis. Hasil penelitian itu selanjutnya akan mereka catat dan presentasikan sebagai kesimpulan dari proses belajar.

Poin yang ingin digarisbawahi melalui program ini, bahwa proses belajar tidak hanya terbatas dalam lingkup sekolah saja. Memang sekolah diakui sebagai tempat pertama pengembangan aspek kognitif siswa, namun lingkungan di luar sekolah pun sama pentingnya, terutama sebagai ajang pembelajaran dan pengembangan aspek psikomotorik serta afektif mereka. Kesinambungan antar semua proses belajar ini akan membawa para siswa untuk memiliki “kemampuan baru” dan hal ini oleh kementrian pendidikan dijadikan batu pijakan reformasinya menuju suatu visi pendidikan ke depan.

Prinsip ini berusaha menjawab permasalahan yang dikritik sebelumnya tentang superioritas sekolah yang terlalu besar serta kaku. Sebelumnya pendekatan tradisional sekolah inilah yang disinyalir membuat para siswa pasif dengan lebih menekankan kemampuan siswa untuk mengingat fakta daripada membimbing mereka untuk berpikir serta berkreasi.

Apakah reformasi pendidikan di negeri asal Mushashi ini bisa berlangsung dengan lancar? Seperti telah disinggung sebelumnya, bahwa berbagai perdebatan sengit muncul seiring dengan diterapkannya kebijakan baru ini. Beberapa pihak mengkritik hasil ujian Matematika dan Ilmu Alam menurun sejak dibuatnya program yang membuat siswa lebih rileks dalam menjalani proses pendidikannya dan ini dinilai sebagai suatu kemunduran. Namun MEXT sendiri menanggapi bahwa fenomena hasil itu bukanlah suatu kemunduran tapi refleksi terhadap suatu proses.
Lebih lanjut beberapa ahli yang mendukung ide pendidikan liberal, berpendapat bahwa perdebatan terhadap krisis pendidikan adalah suatu reaksi kegelisahan sementara, yang secara kebetulan disulut oleh munculnya berbagai kesulitan dan stagnasi ekonomi global saat ini. Selain itu munculnya rasa kurang percaya diri mereka pada sistem politik national dan kekawatiran terhadap moral anak muda Jepang juga menjadi tren berbagai masalah sosial belakangan ini. Oleh karena itu, sekolah sangat diharapkan mampu mengembangkan pola berpikir kritis ini, yang dalam prakteknya tidak dipisahkan dari proses belajar secara keseluruhan itu sendiri.

Para pengajar dan orang tua pun mengalami dampak langsung dari aplikasi “Yutori Kyoiku” ini. Banyak staf pengajar juga awalnya cukup kelimpungan dengan sistem baru ini. Selain karena sistem ini seakan memutarbalikkan haluan yang selama ini sudah mereka telusuri secara nyaman, tuntutan pengembangan pola berpikir kritis menjadi tugas baru yang besar, di luar tugas utama mereka untuk tetap menjadikan para siswanya mahir dalam kemampuan pendidikan dasar.

Namun sebagian besar dari para pengajar ini mensyukuri kehadiran sistem baru ini beserta metode terpadunya karena mereka melihat para murid menjadi lebih termotivasi dengan apa yang ingin mereka tekuni. Lebih lanjut, para pengajar pun punya kesempatan lebih luas untuk mendalami konsep-konsep mengajar dengan adanya pengurangan waktu tatap muka tersebut.

Lalu bagaimana dengan pandangan orang tua? Dari hasil jajak pendapat yang dilakukan MEXT pada tahun 2003, diketahui bahwa hanya sebagian dari orang tua yang menyadari keberadaan sistem yang baru ini, namun kebanyakan dari mereka belum mengenal baik spesifikasi pada reformasi sistem ini. Mungkin hanya sekitar 20 persen dari mereka yang sudah mencermati dan mengerti sampai pada tujuan diterapkannya sistem ini. Akan tetapi bagi para orang tua yang memiliki tingkat mobilitas tinggi, keberadaan sistem ini akan membuat mereka lebih nyaman untuk membawa serta anak-anak ke tempat mereka bertugas, karena tuntuntan sekolah setempat tidak lagi seketat dan sekaku sebelumnya.

Akhir kata, sistem pendidikan Jepang modern yang dimulai setelah perang dunia II ini memang dirancang untuk sebuah negara dengan perkembangan modernisme yang tinggi. Selama ini sistem pendidikan di Jepang dianggap sukses dan efesien dalam mengajarkan para siswanya dan menjadikan mereka berprestasi, namun semua itu ternyata belum cukup. MEXT dan para ahli pendidikan jaman ini menegaskan apabila pendidikan hanya ditekankan guna menyiapkan siswanya untuk duduk pada ujian masuk, ditambah dengan beban sejumlah besar muatan kurikulumnya akan menumpulkan minat belajar mereka. Untuk menjawab tantangan ini, berbagai upaya guna penerapan pola berpikir kritis, aplikasi pengetahuan pada kehidupan nyata serta metode “hands-on learning” menjadi tren yang baru di negeri ini.

Di balik semua itu apa hikmah yang bisa kita ambil buat sistem pendidikan di negara kita? Memang sistem pendidikan di negara kita mungkin tidak sekaku apa yang terjadi di Jepang, tapi bagaimana dengan konsistensi, efisiensi dan efektifitas dari proses itu sendiri? Ini tidak hanya menjadi pekerjaan rumah bagi para penulis kebijakan, tapi juga semua aspek termasuk guru dan orang tua siswa. Walau lain lubuk memang lain belalangnya, namun semoga informasi ini bisa menggugah semua pihak yang berkecimpung atau tertarik dengan sistem pendidikan nasional Indonesia.

Sumber : KOMPAS.com

SMK sebagai Pusat Pelatihan Keterampilan Terpadu

Pada era sekarang, keterampilan telah menjadi satu poin khusus bagi setiap orang agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik. Setiap orang harus mempunyai keterampilan khusus jika menginginkan pola hidup yang lebih baik daripada yang lainnya.

SMK sebagai Pusat Pelatihan Keterampilan Terpadu

Keterampilan inilah yang selanjutnya menjadi brandingself setiap orang. Brandingself ini merupakan satu upaya untuk pencitraan diri sehingga menjadi satu pengakuan resmi bagi eksistensi dalam kehidupan. Dan selanjutnya, brandingself menjadi perhitungan atau pertimbangan khusus terkait dengan pemanfaatan sumber daya manusia, yaitu di lapangan pekerjaan.

Dengan brandingself yang dimiliki, maka anak mempunyai bekal sesuai dengan bidang keahliannya. Hal ini sangat penting mengingat pada jaman sekarang ini keterampilan atau brandingself menjadi nilai jual seseorang dalam dunia kerja. Pekerjaan adalah suatu kegiatan yang membutuhkan keterampilan sehingga setiap orang harus mampu menjawab, artinya seseorang harus mempunyai bekal yang mampu menyelesaikan setiap masalah hidup, khususnya terkait dengan pekerjaan. Setidaknya, seseorang harus berketerampilan agar dapat melakukan kegiatan terkait dengan pekerjaan. Keterampilan diartikan sebagai kemampuan untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang timbul dalam kehidupan.

Pekerjaan menjadi salah satu acuan yang dijadikan landasan seseorang untuk hidup lebih baik. Bahkan untuk sekedar survival, maka seseorang harus mempunyai pekerjaan. Dengan pekerjaan, maka seseorang memperoleh income yang selanjutnya dapat dipergunakan sebagai modal untuk ‘menjalankan’ roda kehidupan. Kita membutuhkan banyak hal untuk hidup, berarti kita membutuhkan dana agar kebutuhan dapat terpenuhi. Dan, dana tersebut hanya dapat diperoleh jika kita bekerja.

Oleh karena itulah, maka pada saat sekarang ini orangtua cenderung mengirimkan anak-anaknya ke sekolah kejuruan atau ke tempat-tempat pelatihan yang diharapkan dapat menambah bekal keterampilan. Orangtua menyadari bahwa kebutuhan tenaga kerja pada saat ini hanyalah bagi mereka yang terampil, bahkan sejak dulu keterampilan ini merupakan bekal utama seseorang untuk dapat melakukan pekerjaan. Oleh karena itulah, maka sejak kecil, anak-anak selalu diarahkan untuk melakukan berbagai kegiatan hidup sehingga terampil dan mampu menyelesaikan setiap permasalahan hidup. Dengan keterampilan tersebut, maka tumbuh kemampuan untuk survival dalam kehidupannya.

Dalam menghadapi konsep dan persepsi orangtua yang cenderung pada konsep praktis, dimana kebutuhan keterampilan merupakan harapan utama, maka sekolah kejuruan sebagai penyelenggara pendidikan dan sekaligus keterampilan, perlu meningkatkan proses sehingga terjadi perimbangan proses dan kebutuhan masyarakat. Sekolah tidak dapat mengabaikan kebutuhan masyarakat sebab masyarakat adalah konsumen utama hasil proses pendidikan dan pembelajaran. Kebutuhan masyarakat adalah hal utama dari orientasi proses yang dilaksanakan oleh sekolah. Tanpa masyarakat, orangtua anak didik, tentunya eksistensi sekolah hanyalah sebuah foto yang dipajang didinding yang hanya enak dipandang dan sama sekali tidak memberi manfaat praktisnya.

SMK adalah Sekolah Kejuruan, Keterampilan Khusus

Pada dasarnya sekolah sebagai penyelenggara proses pendidikan dan pembelajaran mencoba untuk memberikan hal terbaik bagi anak-anak didiknya. Berbagai cara dilakukan agar anak didik benar-benar mempunyai bekal hidup yang dapat membuat mereka survival. Selama ini yang terjadi adalah anak-anak yang tidak mampu berkiprah untuk kehidupannya karena mereka tidak mempunyai kemampuan untuk hal tersebut. Anak-anak lulus dan menamatkan proses belajarnya tetapi ternyata secara teknis tidak mempunyai keterampilan yang memadai.

Dan, kita sangat menyadari bahwa selama ini yang terjadi justru kebalikan dari keinginan bersama. Anak-anak yang sudah menyelesaikan masa pembelajarannya ternyata tidak mempunyai kemampuan untuk menghadapi hidup. Mereka justru menjadi kelompok orang yang terpinggirkan sebab mereka tergolong orang berpendidikan tetapi tidak mampu hidup dengan pendidikannya tersebut. Mereka menjadi pengangguran intelek, pengangguran terdidik dan hal tersebut sangat merendahkan nilai diri di pandangan masyarakat.

Masyarakat sekarang ini sudah mempunyai kemampuan untuk mengevaluasi setiap program dan kegiatan yang mereka lakukan sehingga setiap keputusan yang dibuatnya pasti sudah melalui pertimbangan matang. Termasuk dalam hal ini pendidikan anak-anaknya. Mereka tidak hanya mengharapkan pemelajaraan sebatas perubahan pengetahuan dan tingkah laku, melainkan secara utuh pada tiga aspek dasar pendidikan, yaitu afektif, kognitif dan psikomotor. Dan, dari ketiga aspek tersebut, psikomotor diharapkan memperoleh jatah pembelajaran lebih dibandingkan aspek yang lainnya. Hidup sangat butuh keterampilan sebab setiap saat kita pasti menghadapi permasalahan dan untuk menyelesaikannya, maka kita harus mempunyai keterampilan khusus. Tanpa keterampilan, tentunya kita akan terpuruk dalam ketidakberdayaan. Kita bakal menjadi kelompok orang-orang yang pandai tetapi sama sekali tidak mempunyai kemampuan untuk hidup.

Dan, sekolah kejuruan menjadi pilihan hampir semua orangtua yang mengharapkan anak anaknya setelah mengikuti proses pendidikan dan pembelajaran dapat langsung bekerja. Para orangtua berharap anak-anaknya mendapatkan bekal keterampilan yang dapat dijadikan sebagai bekal hidupnya. Begitu sederhana pola pemikiran para orangtua. Asal anak-anaknya mempunyai keterampilan yang dapat digunakan untuk bekerja, maka orangtua sudah sangat bahagia.

Oleh karena itulah, maka SMK sebagai sekolah kejuruan memberikan pelayanan pendidikan khas, dimana pendidikan dan pembelajaran kejuruan menajdi skala prioritas dalam proses pembelajarannya. Anak didik diberikan proses pendidikan yang lebih menekankan pada pembekalan keterampilan aplikatif bagi kehidupan. Sekolah kejuruan memberikan pembelajaran kejuruan, keterampilan sesuai dengan program keahliannya. Dengan demikian, maka bekal anak didik benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

SMK adalah sekolah kejuruan, maka tentunya aspek kejuruan menjadi pertimbangan utama pada setiap penentuan kebijakan sehingga sekolah tidak menjadi institusi yang mengumbar program tanpa kenyataan. Aspek kejuruan menjadi citra utama bagi sekolah kejuruan dan kejuruan yang kita maksudkan dalam hal ini adalah program keahlian yang secara jelas memberi satu bentuk kegiatan terkait dengan kejuruan tersebut.

Di dalam proses pendidikan dan pembelajaran yang dilaksanakan secara formal ini, SMK memberikan pembelajaran secara sistematis dan terstruktur sehingga peningkatan kemampuan anak didik adalah sesuai dengan kemampuan dasar yang dimilikinya. Dengan penyampaian materi pelajaran sesuai dengan kemampuan anak didik, maka penguasaan atas materi pelajaran, baik teori maupun praktik terjadi sedemikian rupa sehingga secara utuh dimiliki oleh anak didik.

Khususnya pada pembelajaran kejuruan atau keterampilan, sekolah memberikan-nya secara tersistem dan terpogram secara berurutan dari yang bersifat dasar, menengah dan lanjut serta pada akhirnya materi pembelajaran kejuruan yang diberikan adalah mahir. Pada tahun pertama anak didik diberikan pembelajaran dasar untuk kejuruan sehingga anak didik lebih mengenal segala hal terkait dengan materi kejuruan tersebut. Mulai dari konsep dasar hingga praktek dasarnya.

Pembelajaran di SMK memang berbeda dengan pembelajaran yang diterapkan di SMU atau sekolah umum. Di sekolah umum, anak didik diarahkan untuk mendapatkan pengetahuan sebanyak-banyaknya sebagai bekal untuk pendidikan lebih lanjut, sementara di sekolah kejuruan, anak didik diarahkan pada dua jalan, yaitu pendidikan lebih lanjut atau menuju pada lapangan pekerjaan. Menempuh pendidikan di sekolah kejuruan sebenarnya sangatlah menguntungkan sebab ada dua kesempatan yang kita peroleh ketika kita menyelesaikan masa belajar, yaitu meneruskan pendidikan lebih lanjut atau langsung bekerja dengan berbekal keterampilan yang didapat dari proses pendidikan dan pembelajaran.

Terkait dengan hal tersebut, maka selanjutnya SMK menjadi satu acuan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mampu menjadi manusia pembangun bagi negeri yang besar ini. Kita menyadari bahwa hanya orang-orang yang mempunyai keterampilan yang dapat menjadi pembangun bagi negerinya. Khusunya negeri seperti Indonesia yang masih terus berjuang untuk membangun peradaban yang mendasarkan pada kemampuan anak bangsanya sendiri.

Sekolah kejuruan telah menjadi satu icon yang diharapkan dapat menjadi pensuplai tenaga kerja terbesar untuk pembangunan di negeri ini dan juga untuk kebutuhan tenaga kerja diluar negeri. Berbagai keterampilan harus dimiliki, dikuasai oleh para tenaga kerja jika ingin diterima dalam jajaran tenaga kerja di sebuah pabrik atau kantor. Tentunya dalam hal ini terkait dengan jenis pekerjaan yang harus ditangani oleh tenaga kerja bersangkutan. Semakin sulit pekerjaan, tentunya diperlukan tenaga kerja yang terampil dalam bidang keahlian tersebut.

Dan, SMK adalah sekolah kejuruan, maka merupakan satu konsekuensi logis jika di dalam proses pendidikan dan pembelajarannya harus memberikan pembelajaran kejuruan lebih banyak daripada materi pelajaran lainnya. Dan, pembelajaran kejuruan ini terutama ditekankan pada materi kejuruan atau keterampilan keahlian. Itulah brandingself dari sekolah kejuruan!

Perlu Kemitraan Sekolah Dengan Masyarakat.

Kemitraan didalam kehidupan merupakan satu keharusan yang tidak dapat diabaikan oleh semua orang. Hal ini mengacu pada konsep bahwa manusia bukanlah makhluk individu, melainkan makhluk sosial yang tentunya membutuhkan orang lain agar dapat hidup dengan sebaik-baiknya. Dan sebagai makhluk sosial, maka manusia tidak dapat terpisahkan dari manusia lainnya.

Hubungan antar manusia ini sedemikian pentingnya sehingga tumbuhlah satu bentuk interaksi yang saling menguntungkan di antara mereka yang berinteraksi, yaitu kemitraan. Kemitraan merupakan satu bentuk interaksi yang dalam hal ini kedua belah pihak berperan aktif untuk menumbuhkan dan meningkatkan kualitas hasil dari interaksi tersebut.

Sekolah sebagai institusi pendidikan dan pembelajaran yang mempunyai tugas dan kewajiban untuk melakukan perubahan signifikan pada diri anak didik sehingga mempunyai kompetensi diri. Sementara, masyarakat adalah pihak yang secara langsung memanfaatkan hasil proses pendidikan dan pembelajaran untuk kebutuhan kehidupan manusia secara umum. Dengan demikian, maka terdapat link yang kuat antara keduanya. Link inilah yang selanjutnya menjadi satu pengikat untuk setiap kegiatan yang dilakukan bersama.

Selama ini link sekolah dengan masyarakat, khususnya dalam hal ini orangtua anak didik hanya bersifat antara produsen dengan konsumen. Sekolah sebagai produsen dan orangtua anak didik sebagai konsumen. Mereka belum terikat secara emosional terhadap proses pendidikan dan pembelajaran yang diselenggarakan di sekolah. Tidak heran jika ternyata ada permasalahan, maka yang menjadi kambing hitam adalah sekolah, khususnya guru. Guru selalu menjadi pihak yang disalahkan jika ternyata ada kegagalan di dalam proses pembelajaran dan justru hal tersebut datang dari orangtua anak didik. Padahal sebenarnya, orangtua juga mempunyai tugas dan kewajiban yang sama terhadap proses pendidikan dan pembelajaran anak-anak.

Tentunya jika hal seperti ini terus terjadi, maka proses pendidikan dan pembelajaran akan timpang. Proses pendidikan dan pembelajaran hanya berjalan dengan satu kakinya saja. Bahwa ada banyak pihak yang sebenarnya bertanggungjawab atas keberhasilan proses pendidikan dan pembelajaran, guru dan sekolah adalah salah satunya. Hal ini karena yang bergerak menangani secara langsung proses pendidikan dan pembelajaran adalah guru dan sekolah sehingga jika ada kegagalan atau hal negatif dalam proses pendidikan dan pembelajaran, tentunya dua pihak inilah yang paling bertanggungjawab. Tetapi, kesalahan memang selalu jatuh pada mereka yang melakukan kegiatan secara langsung, apalagi masyarakat adalah konsumen dan konsumen adalah raja, sehingga mareka bebas menilai dan tidak perlu instrospekdi pada kebeperanannya dalam kegiatan pembelajaran anak-anak. To mereka sudah membayar ke sekolah.

Hal seperti ini jelas tidak berimbang dan menyebabkan tidak stabilnya pola pemikiran guru, artinya guru yang sebenarnya sudah melaksanakan tugas secara ikhlas dan sepenuh hati bakal, tetapi menjadi tidak berimbang sebab tidak adanya rewward dari masyarakat atas segala usahanya. Para guru merasa tidak ada penghargaan yang sesuai dengan segala upaya yang sudah dilakukannya, bahkan yang ada justru punnishment yang memojokkannya sebagai pesakitan. Sungguh sangat mengecewakan. Tentunya mereka merasa tidak dianggap dalam segala pekerjaannya.

Jika hal seperti ini dibiarkan, tentunya institusi pendidikan dan pembelajaran bakal menjadi institusi yang berisi orang-orang yang penuh kecewa. Dan, orang-orang yang kecewa cenderung untuk tidak maksimal dalam bekerjanya. Jika para guru tidak bekerja secara maksimal, karena rasa kecewa yang menumpuk di dalam hati, tentunya hal tersebut secara signifikan menyebabkan penurunan kualitas hasil proses pembelajaran yang dijalankannya. Dan, selanjutnya berdampak pada mindset masyarakat terhadap instiusi sekolah secara umum.

Untuk mencegah hal tersebut jangan sampai terjadi, maka tidak dapat tidak harus ada interaksi intens antara sekolah dan masyarakat dalam bentuk kemitraan aktif. Secara aktif orangtua juga ikut mengawasi dan membimbing anak-anak di dalam proses pembelajarannya. Bukan berarti orangtua masuk kelingkungan sekolah untuk ikut secara aktif memberikan pembelajaran kepada anak-anak melainkan cukup secara aktif memantau perkembangan dan mendampingi anak-anaknya saat belajar di lingkungan keluarga atau di lingkungan masyarakat. Bagaimanapun waktu pendampingan dan pembimbingan belajar oleh guru hanyalah sebatas jam tujuh pagi hingga jam satu siang. Sangat terbatas dan diharapkan memberikan hasil maksimal. Walau sebenarnya para guru menyadari bahwa dilingkungan sekolah, anak-anak adalah tanggungjawab mereka untuk proses pendidikan dan pembelajarannya, bahkan tidak jarang saat di lingkungan masyarakat-pun jika mereka menemukan anak-anak yang melakukan tindakan salah, para guru masih memberikan bimbingan, memberikan nasihat agar anak didik tidak melakukan kesalahan tersebut. Hal ini secara otomatis muncul pada setiap guru karena sekali guru mendampingi anak didik, maka secara emosional bahkan psikis, mereka sudah terikat perjanjian hati untuk terus membimbing anak-anak sehingga anak-anak tidak melakukan kesalahan dalam hidupnya.

Pada sisi lainnya, sekolah kejuruan adalah sekolah keterampilan khusus yang didalam proses pendidikan dan pembelajarannya selain memberikan bekal pengetahuan dan nilai-nilai positif kehidupan, juga memberikan bekal keterampilan bagi anak didiknya. Oleh karena itulah, maka bentuk kemitraan yang dibangun sekolah dengan masyarakat tidak hanya terbatas pada proses donatur dana penyelenggaraan pendidiakn dan pembelajaran. Tetapi, lebih dari itu adalah perlu dibentuk kemitraan yang memungkinkan terjadinya simbiosis mutualisme antara sekolah dengan masyarakat. Simbiosis mutualisme terutama ditekankan pada pemanfaatan keterampilan khusus yang didapatkan anak didik dari proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah.

Bentuk kemitraan yang kita maksudkan dalam hal ini adalah kemitraan kerja. Sebagai institusi yang melaksanakan proses pembelajaran kejuruan, keterampilan, sudah pasti materi yang diberikan kepada anak didik adalah materi aplikatif. Materi aplikatif adalah materi yang diterapkan secara langsung di dalam kehidupan bermasyarakat. Materi aplikatif ini diberikan pada proses pembelajaran di bengkel sekolah dan isinya tidak lain adalah materi yang pada umumnya diterapkan di bengkel-bengkel masyarakat industri.

Dengan program dan proses pembelajaran seperti ini, sebenarnya anak didik adalah sumber daya manusia yang telah siap memasuki pangsa kerja dan beraktivitas secara ekonomis. Dalam konteks ini, maka perlu kemitraan kerja bagi anak didik dengan dunia industri. Setidaknya, dunia industri mengambil kesempatan dan juga memberi kesempatan kepada sekolah, khususnya anak didik untuk berperan aktif dalam pengerjaan barang-barang yang diproduksi oleh perusahaan.

Dalam kemitraan ini diharapkan perusahaan, masyarakat mempercaya kan pekerjaan tekniknya ke sekolah, anak didik. Dengan cara seperti ini, maka sekolah, dalam hal ini anak didik memperoleh pekerjaan yang harus dikerjakan di bengkel sekolah. Anak-anak dapat mengerjakan pekerjaan pada saat proses pembelajaran teknik atau praktek. Job mereka adalah pekerjaan yang didapatkan dari masyarakat. Sekolah, guru hanya memberi dasar pekerjaan tetapi secara keseluruhan pekerjaan adalah dikerjakan oleh anak didik tersebut.

SMK sebagai Bengkel Masyarakat atau PPKT

Pada dasarnya proses pembelajaran di SMK ditekankan pada transfer of skill sehingga anak didik dapat berubah menjadi SDM yang mumpuni di bidang keahliannya. Khususnya di SMK kelompok teknologi dan industri, Skill merupakan trade mark, pencitraan yang harus diberikan pada anak didik agar benar-benar menguasai teknologi dan menerapkannya dalam kehidupan sebagai bekal survivsl of life nya.

Survival of life merupakan satu konsep penting untuk mempertahan -kan eksistensi diri, baik sebagai individual maupun sosial. Hal ini mengingat tingkat persaingan hidup semakin ketat sehingga setiap orang sebagai individu maupun sebagai makhluk social harus dapat menjaga kelangsungan hidupnya. Dan, salah satu aspek yang dianggap dapat menjadi sarana untuk survival adalah skill, keterampilan. Manusia tanpa keterampilan adalah seperti boneka yang dijadikan permainan oleh siapapun dan riskan stiap saat. Oleh karena itulah, maka setiap orang harus membekali diri dengan keterampilan khusus, special skill atau spesific skill. Dengan keterampilan khusus ini, maka tingkat persaingan yang dihadapi menjadi lebih rendah, apalagi jika keterampilan tersebut tidak dikuasai sama sekali olah orang lain!

Bahwa setiap kegiatan hidup memang membutuhkan satu keterampilan sehingga dapat diselesaikan sesuai dengan ketentuannya. Tanpa keterampilan tentunya seseorang akan kesulitan dan tersisihkan dari kompetisi. Setiap kesempatan terbuang sebab spesifikasi keahlian yang dibutuhkan untuk setiap kesempatan tidak dapat dipenuhi secara teknis. Mereka terbuang sebelum berkompetisi. Kalaupun sempat berkompetisi, mereka terlempar dan jatuh saat bersaing keterampilan teknis terkait dengan keahlian yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut. Kondisi ini tentunya sangat merugikan.

Dan, proses pembekalan keterampilan khusus seharusnya tidak hanya terbatas untuk mereka yang masih mengikuti proses pembelajaran di SMK. Justru, SMK seharusnya menjadi wahana bagi upaya untuk mengembangkan dan meningkatkan kegiatan peningkatan kompetensi keahlian sumber daya manusia yang dalam masa tunggu pekerjaan. SMK harus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pembekalan keterampilan aplikatif dengan nilai cost yang tidak terlalu membebani, jika perlu ditanggung oleh institusi-institusi pengembangan sumber daya manusia.

Pada umumnya, sarana pembelajaran di SMK, khususnya untuk pembelajaran pelatihan teknik sudah cukup memadai untuk kegiatan pelatihan sumber daya manusia (SDM). Dengan sarana tersebut, maka masyarakat dapat diberikan kesematan untuk mengikuti pelatihan khusus keahlian yang ada. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka perlu adanya kerjasama secara intens antara sekolah dengan masyarakat. Kerjasama ini diwujudkan dalam suatu kemitraan program kegiatan. Sekolah menyediakan sarana prasarana serta instrukturnya dan masyarakat mendukung pembiayaannya. Masyarakat memikirkan dan mencarikan biaya kegiatan, walaupun diputuskan minimal. Atau jika memungkinkan institusi yang terkait dengan sumber daya manusia merencanakan program pelatihan yang sasarannya adalah anak-anak usia kerja tetapi belum mempunyai keterampilan khusus untuk bekerja.

Program kemitraan antara sekolah dengan masyarakat dalam hal ini adalah berbentuk pelatihan khusus program keahlian aplikatif. Peserta pelatihan yan berasal dari anak-anak usia kerja diberikan pelatihan dengan materi keahlian yang diperlukan. Dalam interval waktu yang disepakati, pelatihan keterampilan dilaksanakan secara intens dengan system learning by doing peserta pelatihan tidak terlalu banyak diberikan bekal teoritis, melainkan langsung mengerjakan barang-barang kebutuhan masyarakat. Dalam hal ini pihak pelatih atau instruktur, penyelenggara harus secara aktif mencari dan mendapatkan pekerjaan bagi peserta pelatihan.

Program kemitraan ini menjadikan sekolah sebagai pusat pelatihan keterampilan terpadu sebab dalam hal ini ada kolaborasi aktif dari beberapa institusi terkait. Kolaborasi inilah yang selanjutnya diharapkan dapat menjadikan keberhasilan peserta pelatihan. Peserta pelatihan tidak hanya mendapatkan pengalaman, keterampilan tetapi juga follow up dari program. Hal ini karena selama proses pelatihan, pihak-pihak terkait membuka link dengan pihak terkait, terutama Dunia Usaha/ Dunia Industri (DU/DI).

Secara terbuka, SMK membuka kesempatan pada masyarakat untuk memanfaatkan segala fasilitas di sekolah untuk peningkatan keterampilan. Dengan cara seperti ini, maka eksistensi sekolah bukanlah sebagai ‘dunia tersendiri’ bagi masyarakat. Akan tumbuh dan berkembang suatu keterikatan dari masyarakat terhadap sekolah, begitu juga sebaliknya. Sekolah dan masyarakat menjadi satu kesatuan institusi yang integral dan sinergis serta mutualisme dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya.

Pada akhirnya, kita hanya berharap agar segala program, konsep yang dicanangkan adalah satu kesatuan visi untuk menjalankan misi pendidikan yang tidak hanya memberikan bekal pengetahuan dan nilai-nilai positif kehidupan, tetapi juga mampu memberi bekal keterampilan aplikatif untuk bekerja. Keterampilan aplikatif inilah yang selanjutnya diharapkan dapat menjadi satu brand individu dan selajutnya mengangkat brand sekolah di mata masyarakat. Bagaimana-pun eksistensi sekolah kejuruan sebagai institusi yang mengelola pendidikan kejuruan harus dipertahankan bahkan ditingkatkan sehingga sumber daya manusia yang selama ini selalu menjadi permasalahan akibat rendahya kualitas. Kita harus mengakui bahwa kualitas sumber daya manusia kita masih di bawah standar sehingga di dalam persaingan tenaga kerja sering kali kita tersisih.

Perbaikan kualitas sumber daya manusia secara intens dilakukan dengan berbagai cara. Salah satu cara yang ditempuh adalah peningkatan kualitas pendidikan dan pembelajaran yang bersentuhan langsung dengan pengelolaan tenaga kerja atau penggarapan sumber daya manusia. Dan, SMK adalah salah satu institusi pendidikan yang harus memanggul tugas peningkatan kualitas sumber daya manusia tersebut. SMK menjadi wahana bagi upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan penerapan berbagai program yang secara langsung bersentuhan dengan kehidupan.

Dan, untuk kebutuhan tersebut, sekolah kejuruan harus memberikan kontribusi positif pada pengelolaan calon-calon sumber daya manusia yang benar-benar mempunyai kualifikasi keahlian yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri, baik lokal, regional maupun internasional. Selanjutnya hal tersebut merupakan pendorong pada penyediaan sumber daya manusia yang siap bersaing dalam dunia kerja.

Secara teknis, sekolah menyediakan sarana yang ada di dalam bengkel pembelajaranya untuk kebutuhan masyarakat. Begitu juga proses pembelajarannya yang diwujudkan dalam bentuk kegiatan pelatihan keahlian. Masyarakat diberikan kesempatan untuk melakukan berbagai kegiatan yang terkait dengan peningkatan kualitas kompetensi dirinya. Masyarakat memanfaatkan segala alat dan bahan yang ada bengkel untuk melakukan pekerjaan yang diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dirinya tersebut.

Bahkan, masyarakat diberikan kesempatan untuk mencari barang-barang yang perlu dikerjakan di bengkel dengan kompetensi keahlian yang dilatihkan kepada mereka. Mereka melatih keterampilan, kompetensi dirinya dengan mengerjakan barang-barang yang rusak atau mungkin membuat barang-barang baru kebutuhan masyarakat lainnya. Barang-barang ini dapat dikategorikan pada barang-barang sederhana hingga barang-barang yang membutuhkan tingkat pengerjaan yang sulit. Mereka harus menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan tingkat standar barang konsumsi dan bukan barang latihan bekerja.

Dengan memasang target sebagai barang konsumsi, maka terbangun sikap kerja, kinerja yang bagus di hati peserta pelatihan. Peserta pelatihan akan terangsang untuk melakukan kegiatan dengan standar kerja yang berlaku di dunia industri. Mereka melakukan pekerjaan dengan sepenuh hati dan sesuai dengan tingkat kompetensi yang dimilikinya sehingga diharapkan hasilnya adalah maksimal. Jika peserta pelatihan di bengkel sekolah melaksanakan kegiatan dengan penuh semangat dan mengeksplorasi kompetensinya secara penuh, tentunya hasil yang diperoleh adalah maksimal. Hasilnya adalah yang terbaik dari kemampuan yang dapat dikerjakannya.

Demikianlah, peranan SMK di dalam kehidupan bermasyarakat, dimana dalam hal ini SMK dijadikan sebagai pusat pelatihan keterampilan terpadu (PPKT). Dengan demikian, maka sumber daya manusia (SDM) yang, mungkin belum terasah keterampilannya dapat meningkat dan selanjutnya mampu menjadi sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dalam bidang keahliannya. Dan, semua itu tidak lepas dari kesadaran sekolah kejuruan untuk secara aktif ikut memikirkan solusi dari tertumpuknya tenaga kerja produktif tanpa pekerjaan. Bagaimanapun para pengangguran terdidik merupakan potensi terbesar bagi pembangunan negeri ini pada saat mendatang. Yang kita perlu lakukan hanyalah memoles mereka sedenikian rupa sehingga keterdidikan mereka tidak hanya pada pengetahuan dan pola nilai positif kehidupan, melainkan juga pada sisi keterampilannya.

Begitulah peranan SMK di dalam kehidupan bermasyarakat yang sebenarnya merupakan satu bentuk kesadaran seutuhnya untuk menjaga keutuhan bangsa dan secara langsung adalah ikut berperan dalam pemberian bekal aplikatif bagi warga masyarakat sebagai sumber daya manusia (SDM) yang terpenting dalam kehidupan. Semoga harapan ini bukan sekedar fatamorgana di gurun yang tandus.

Oleh: Mohammad Saroni, Guru SMK Brawijaya Mojokerto
Mojokerto, Agustus 2009

06 September 2009

LINK SITUS PEMKAB TAPSEL

http://www.tapselkab.go.id/



HINDARI VIRUS, JANGAN BUKA SITUS PORNO

HINDARI VIRUS, JANGAN BUKA SITUS PORNO

Gaya hidup online diyakini menentukan ancaman masuknya virus dalam sistem personal komputer atau komputer jinjing seiring makin tingginya pemakaian internet oleh masyarakat.

Gaya hidup online diyakini menentukan ancaman masuknya virus dalam sistem personal komputer atau komputer jinjing seiring makin tingginya pemakaian internet oleh masyarakat.

"Apabila gaya hidup berinternet kita salah, potensi ancaman semakin berlipat," kata Technical Security Consultant ESET Indonesia, Yudhi Kukuh di Jakarta, sore ini.

Menurut dia, ancaman selalu mengincar situs dengan hit tinggi. Bahkan,"game online saat ini juga menjadi sasaran empuk untuk ancaman masuk. Untuk itu, masyarakat perlu memakai antivirus karena mereka bersentuhan dengan banyak data.

"Khususnya, bagi kalangan akademika kami sarankan menggunakan antivirus yang bisa melakukan real time scanning saat menggunakan USB dan memiliki kemampuan sistem yang dapat mendeteksi ancaman baru secara proaktif," ujarnya.

Ia menyatakan, kemampuan tersebut sangat penting untuk dimiliki oleh antivirus tertentu. Apalagi, komunitas kampus dan masyarakat pada umumnya banyak bersentuhan dengan warnet atau "Internet Cafe", hingga "free internet access" (wi-fi) dengan lalu lintas pemakaian internet yang tinggi.

"Kami berharap, dengan pemakaian antivirus yang benar dan tepat, maka potensi ancaman yang masuk dapat diminimalkan. Ingat, virus atau ancaman selalu mengincar.

Ia menyebutkan, perilaku berkomputer online yang benar, antara lain rajin mengup date sistem operasi, memastikan selalu terkoneksi dengan internet yang aman, tidak membuka situs yang berpotensi menghadirkan ancaman.

"Semisal, tidak membuka situs porno, menggunakan software dari sumber yang terpercaya, memakai password yang berbeda untuk setiap akun jangan mudah percaya terhadap informasi yang diterima via internet, tidak mengumbar informasi sensitif (personal) di internet, dan back up data," katanya.

Singkatnya, tambah dia, jika kemudahan dan kenyamanan berinternet tidak ingin terganggu, pengguna internet harus memiliki kebiasaan yang baik dan benar dalam memakai komputer. Mereka bisa memulainya dengan pemilihan sistem proteksi komputer atau antivirus yang baik.

"Kadang pemilihan hanya didasarkan pada harga murah semata atau tren yang tidak selalu benar," katanya.

Untuk menghindari hal tersebut, lanjut dia, perlu ada sosialisasi pemahaman teknologi antivirus. "Setelah memilih antivirus yang baik, pemakai komputer juga harus memiliki kebiasaan yang benar agar gaya hidup online mereka selalu aman dan nyaman," katanya.

LAPTOP LAYAR GANDA PERTAMA DI DUNIA SIAP MENGGEBRAK

LAPTOP LAYAR GANDA PERTAMA DI DUNIA SIAP MENGGEBRAK

Sebuah laptop inovasi baru dengan layar ganda diklaim sebagai yang pertama di dunia. Laptop ini dinamakan Spacebook, produksi dari perusahaan Amerika Serikat, gScreen.


Sebuah laptop inovasi baru dengan layar ganda diklaim sebagai yang pertama di dunia. Laptop ini dinamakan Spacebook, produksi dari perusahaan Amerika Serikat, gScreen.

Layar ganda tersebut antara lain ditujukan untuk memudahkan pengguna melakukan banyak tugas secara simultan. Spacebook dibekali dua layar masing-masing berukuran 15,4 Inch yang bisa digeser-geser dan ditumpuk untuk memudahkan mobilitas pemakai.

Gordon Stewart selaku pendiri gScreen menyatakan kalau Spacebook rencananya bakal dijual via toko online Amazon pada Desember 2009 nanti.

Laptop dua layar tersebut ternyata membidik pangsa pasar khusus seperti editor video profesional, fotografer dan desainer. Harganya terbilang 'aduhai', yakni di kisaran US$ 3000 atau sekitar Rp 30 juta.

Akan tetapi meski terkesan canggih, Spacebook jelas punya kelemahan. Layar gandanya membuat laptop ini lebih berat ketimbang laptop umumnya. Selain itu baterainya rentan habis menjalankan dua monitor sekaligus.

Dikutip detikINET dari Telegraph, Senin (31/8), sebelumnya memang sudah ada laptop dengan dua layar, namun layar kedua lebih kecil dibanding layar utama. Sedangkan Spacebook diyakini sebagai model laptop pertama dengan dua layar yang sama besarnya.

PROFESOR TERMUDA DI USA TERNYATA ORANG INDONESIA

PROFESOR TERMUDA DI USA TERNYATA ORANG INDONESIA

Nelson Tansu meraih gelar Profesor di bidang Electrical Engineering di Amerika sebelum berusia 30 tahun. Karena last name-nya mirip nama Jepang, banyak petinggi Jepang yang mengajaknya "pulang ke Jepang" untuk membangun Jepang. Tapi Prof. Tansu mengatakan kalau dia adalah pemegang paspor hijau berlogo Garuda Pancasila. Namun demikian, ia belum mau pulang ke Indonesia. Kenapa?

Profesor Termuda Di As Ternyata Orang Indonesia
Nelson Tansu lahir di Medan , 20 October 1977. Lulusan terbaik dari SMA Sutomo 1 Medan. Pernah menjadi finalis team Indonesia di Olimpiade Fisika. Meraih gelar Sarjana dari Wisconsin University pada bidang Applied Mathematics, Electrical Engineering and Physics (AMEP) yang ditempuhnya hanya dalam 2 tahun 9 bulan, dan dengan predikat Summa Cum Laude. Kemudian meraih gelar Master pada bidang yang sama, dan meraih gelar Doktor (Ph.D) di bidang Electrical Engineering pada usia 26 tahun. Ia mengaku orang tuanya hanya membiayai-nya hingga sarjana saja. Selebihnya, ia dapat dari beasiswa hingga meraih gelar Doktorat. Dia juga merupakan orang Indonesia pertama yang menjadi Profesor di Lehigh University tempatnya bekerja sekarang.

Thesis Doktorat-nya mendapat award sebagai "The 2003 Harold A. Peterson Best ECE Research Paper Award" mengalahkan 300 thesis Doktorat lainnya. Secara total, ia sudah menerima 11 scientific award di tingkat internasional, sudah mempublikasikan lebih 80 karya di berbagai journal internasional dan saat ini adalah visiting professor di 18 perguruan tinggi dan institusi riset. Ia juga aktif diundang sebagai pembicara di berbagai even internasional di Amerika, Kanada, Eropa dan Asia .

Karena namanya mirip dengan bekas Perdana Menteri Turki, Tansu Ciller, dan juga mirip nama Jepang, Tansu, maka pihak Turki dan Jepang banyak yang mencoba membajaknya untuk "pulang". Tapi dia selalu menjelaskan kalau dia adalah orang Indonesia . Hingga kini ia tetap memegang paspor hijau berlogo Garuda Pancasila dan tidak menjadi warga negara Amerika Serikat. Ia cinta Indonesia katanya. Tetapi, melihat atmosfir riset yang sangat mendukung di Amerika , ia menyatakan belum mau pulang dan bekerja di Indonesia . Bukan apa-apa, harus kita akui bahwa Indonesia terlalu kecil untuk ilmuwan sekaliber Prof. Nelson Tansu.

Ia juga menyatakan bahwa di Amerika, ilmuwan dan dosen adalah profesi yang sangat dihormati di masyarakat. Ia tidak melihat hal demikian di Indonesia . Ia menyatatakan bahwa penghargaan bagi ilmuwan dan dosen di Indonesia adalah rendah. Lihat saja penghasilan yang didapat dari kampus. Tidak cukup untuk membiayai keluarga si peneliti/dosen. Akibatnya, seorang dosen harus mengambil pekerjaan lain, sebagai konsultan di sektor swasta, mengajar di banyak perguruan tinggi, dan sebagianya. Dengan demikian, seorang dosen tidak punya waktu lagi untuk melakkukan riset dan membuat publikasi ilmiah. Bagaimana perguruan tinggi Indonesia bisa dikenal di luar negeri jika tidak pernah menghasilkan publikasi ilmiah secara internasional?

Prof. Tansu juga menjelaskan kalau di US atau Singapore , gaji seorang profesor adalah 18-30 kali lipat lebih dari gaji professor di Indonesia . Sementara, biaya hidup di Indonesia cuma lebih murah 3 kali saja. Maka itu, ia mengatakan adalah sangat wajar jika seorang profesor lebih memilih untuk tidak bekerja di Indonesia . Panggilan seorang profesor atau dosen adalah untuk meneliti dan membuat publikasi ilmiah, tapi bagaimana mungkin bisa ia lakukan jika ia sendiri sibuk "cari makan".

23 Agustus 2009

STRUKTUR ORGANISASI SMKN 1 BATANG ANGKOLA

STRUKTUR ORGANISASI SMKN 1 BATANG ANGKOLA
KEPALA SEKOLAH : ADANAN HARAHAP,S.Pd
NIP 132 183 692
WAKIL BIDANG KESISWAAN : ABDUL HAMID,S.Pd
NIP. 131 401 668
WAKIL BIDANG KURIKULUM : SYARIFUL MAHYA,S.TP
NIP. 400 053 404
WAKIL BIDANG SARANA PRASARANA : MHD. ARIFIN,S.Pd
NIP. 400 064 853



KETUA PROGRAM STUDI :
1. TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF (TMO) : MUHAMMAD THOIB PRAWIRA, ST
NIP. 197801012009041002
2. TEKNIK AUDIO VIDEO (TAV) : KARIM AKMAL DALIMUNTHE, ST
NIP. 197511172009041002
3. TEKNIK PEMESINAN (TP) : BESAR HARAPAN, ST
NIP. –

GURU – GURU :
1. MHD. ISA, S.Pd NIP. 131 252 465
2. AMRON AMAN, S.Pd NIP. 132 183 598
3. NIRMALA SARI, S.Pd NIP. 400 053 372
4. SORI MONANG SIREGAR, S.Pd NIP. 400 059 056
5. RAHMA NUDAWIYAH Srg, S.Pd NIP. 400 059 054
6. TATY HARYANTI, S.Ag NIP. 400 078 915
7. ROSMINA, S.Pd NIP. 400 089 891
8. PARIDAWATI NASUTION, S.Pd NIP. 400 090 302
9. EDI DARDI, S.Pd NIP. 400 090 458
10. DERFINA HEPPY, S.Pd NIP. 400 090 417
11. SALMAIYAH, S.Ag NIP. 400 090 276
12. NURAINI, S.Pd NIP. 400 090 234
13. LANNA HAIRANI, S.Pd NIP. 400 090 272
14. LENI MARLINA, S.Ag NIP. 400 090 301
15. LINDA NORA, S.Pd NIP. 400 090 275
16. AISYAH FITRI, S.Pd NIP. 198208052009042004
17. RIDUAN SALEH, S.Pd NIP. 198006172009041004
18. MURSIDA SIREGAR, S.Pd NIP. 197910122009042004
19. ELIDA HAFNI HARAHAP, S.Pd NIP. 198509242009042007
20. YULI SAFITRI SIREGAR, S.Pd NIP. 198407212009042005
21. RONI RAHMAT, S.Pd NIP. 198201092009041004
22. PURBA ZAINUDDIN AS, S.Pd NIP. 197802102009041003
23. ALIMATUSSAKDIAH, S.Pd NIP. 198305062009042003
24. FARHAN HIDAYAT, S.Pd NIP. 197811062009041001
25. Drs. TUNGKET MUDA
26. ROBINSON
27. RAHMAT SALEH LUBIS
28. ROBIANA HARIANJA
29. MUZAMMIL, S.PD.I
30. MESRAWATI, S.Pd
31. IKHWAN JULIANDI, S.Pd
32. MANGAMAR PORTIBI, S.Pd
33. MAHYUNI HARAHAP, S.Pd
34. IRWAN EFENDI
35. RAHMAD HIDAYAH, S.Pd
36. LASMI ANI CHANDRA, S.Pd
37. MISKA WAHYUNI, S.Pd
38. HILDA HOLILA LUBIS, S.Pd
39. SAFWAN DAHRIL NASUTION, ST
40. ELI EZE RITONGA, ST
41. FARIDA HANUM
42. AHMAD SUPRIADI



21 Agustus 2009

HISTORY OF BATANG ANGKOLA

Batang Angkola adalah suatu kecamatan yang mana nama ini diambil dari nama sebuah sungai yang di sebut dengan sungai "batang angkola". hulu sungai berasal dari mata air dolok barisan dan bermuara hingga sungai batang gadis.

Pada Zaman Belanda, Kabupaten Tapanuli Selatan disebut AFDELLING PADANGSIDIMPUAN yang dikepalai oleh Residen yang berkedudukan di padangsidimpuan.

Afdeeling padangsidimpuan dibagi atas 3 onder afdelling, masing-masing dikepalai oleh seorang Contreleur dibantu oleh Demang yaitu :

a) OnderAfdeeling Angkola dan Sipirok berkedudukan di Padangsidimpuan onder afdeeling ini dibagi atas 3 onder distrik, masing-masing dikepalai oleh seorang Asisten demang yaitu :

1. Distrik Angkola berkedudukan di Padangsidimpuan;
2. Distrik Batangtoru berkedudukan di Batangtoru;
3. Distrik Sipirok berkedudukan di Sipirok;

b)Onder Afdeeling Padanglawas, berkedudukan di Sibuhuan. Onder Afdeeling ini dibagi atas 3 onder distrik, masing-masing dikepalai oleh seorang Asisten demang yaitu :

1. Distrik Padangbolak berkedudukan di Gunungtua;
2. Distrik Barumun dan Sosa berkedudukan di sibuhuan;
3. Distrik Dolok berkedudukan di Sipiongot

c) Onder Afdeeling Mandailing dan Natal, berkedudukan di Kota Nopan.onder ini dibagi atas 5 onder distrik, masing-masing dikepalai oleh seorang Asisten Demang yaitu :

1. Distrik Penyabungan berkedudukan di Panyabungan;
2. Distrik Kota Nopan berkedudukan di Kota Nopan;
3. Distrik Muara Sipongi berkedudukan di Muara Sipongi
4. Distrik Natal berkedudukan di Natal;
5. Distrik Batang Natal berkedudukan di Muara Soma;

Tiap-tiap onder distrik dibagi atas beberapa Luhat yang dikepalai oleh seorang Kepala Luhat (Kepala Kuria) dan tiap-tiap Luhat dibagi atas beberapa Kampung yang dikepalai oleh seorang Kepala Hoofd dan dibantu oleh seorang Kepala Ripo apabila kampung tersebut mempunyai penduduk yang besar jumlahnya.

Daerah angkola Sipirok dibentuk menjadi Suatu kabupaten yang dikepalai oleh seorang Bupati Berkedudukan di Padangsidimpuan

Daerah angkola Sipirok dibentuk menjadi Suatu kabupaten yang dikepalai oleh seorang Bupati berkedudukan di Panyabungan Bupati Pertama adalah Junjungan Lubis dan kemudian Fachruddin Nasution;

Daerah Padanglawas dijadikan suatu Kabupaten yang dikepalai seorang Bupati berkedudukan di Gunungtua, Bupati Pertama adalah Parlindungan lubis Kemudian Sutan Katimbung;

sesudah tentera belanda Memasuki Kota Padangsidimpuan dan Gunungtua, daerah administrasi pemerintahan masih tetap sebagaimana biasa, hanya kantor bupati dipindahkan secara gerilya ke daerah yang aman yang belum dimasuki belanda;

Setelah RI menerima Kedaulatan pada akhir tahun 1949, maka pembagian daerah administrasi pemerintah mengalami perubahan pula.

Semenjak awal tahun 1950 terbentuklah Daerah Tapanuli Selatan dan seluruh pegawai yang ada pada kantor bupati Angkola Sipirok, Padanglawas dan Mandailing Natal ditentukan menjadi pegawai kantor bupati Kabupaten Tapanuli Selatan yang berkedudukan di Padangsidimpuan.

Pada periode Bupati KDH Tapanuli Selatan Raja Junjungan Lubis, terjadi penambahan 6 kecamatan sehingga menjadi 17 kabupaten

Penambahan Kecamatan tersebut antara lain :

1. Kecamatan Batang Angkola berasal dari sebahagian Kecamatan Padangsidimpuan dengan negerinya Pintu Padang.
2. Kecamatan Siabu berasal dari sebahagian kecamatan Panyabungan dengan ibu negerinya Siabu.
3. Kecamatan Saipar Dolok Hole berasal dari sebahagian Kecamatan sipirok dengan ibu Negerinya Siapgimbar
4. Kecamatan sosa berasal dari sebahagian kecamatan Barumun yang ibu negerinya Pasar Ujung Batu.
5. Kecamatan Sosopan Berasal dari Sebahagian Kecamatan Barumun Sosa dengan ibu negerinya Sosopan
6. kecamatan Barumun Tengah Berasal dari Sebahagian Kecamatan Padang Bolak dengan ibu negerinya Binanga.

Sejak tanggal 30 Nopenber 1982, Wilayah Padangsidimpuan dimekarkan menjadi Kecamatan Padangsidimpuan Timur, Padangsidimpuan Barat, Padangsidimpuan Utara, Padangsidimpuan Selatan dan Dimana Kecamatan Padangsidimpuan Utara dan Kecamatan Padangsidimpuan Selatan menjadi Kota Administrasi Padangsidimpuan (PP Nomor 32 tahun 1982).

Pada tahun 1992 Kecamatan Natal dimekarkan menjadi 3 kecamatan yaitu :

1. Kecamatan Natal dengan ibu kota Natal.
2. Kecamatan Muara Batang Gadis dengan ibu kota Singkuang.
3. Kecamatan Batahan Dengan Ibu Kota Batahan.

Pada tahun 1992 itu juga dibentuk kecamatan Siais dengan ibu kotanya Simarpinggan yang Berasal dari Kecamatan Padangsidimpuan Barat. Kemudian pada tahun 1996 dibentuk Kecamatan Halongonan dengan Ibu Kotanya Hutaimbaru, yang merupakan Pemekaran dari kecamatan Padangbolak, Dengan Keluarnya UU Nomor 12 tahun 1998 dan disahkan pada tanggal 23 Nopember 1998 tentang pembentukan Kabupaten Mandailing Natal maka Kabupaten Mandailing Natal (ibu Kotanya Panyabungan) dengan daerah Administrasi 8 Kecamatan dan Kabupaten Tapanuli Selatan (Ibu Kotanya Padangsidimpuan) dengan Jumlah Daerah administrasi 16 Kecamatan.
Selanjutnya tahun 1999 sesuai dengan PP Nomor 43 tahun 1999 tanggal 20 Mei 1999 Terjadi Pemekaran Kecamatan di kabupaten Tapanuli Selatan antara lain:

1. Kecamatan Sosopan dimekarkan menjadi 2 kecamatan yaitu Kecamatan Sosopan dengan Ibu Kota Sosopan dan Kecamatan Batang Onang dengan Ibu Kota Pasar Matinggor.
2. Kecamatan Padang Bolak dimekarkan menjadi 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Padang Bolak denga Ibu Kota Gunung Tua dan kecamatan Padang Bolak Julu Dengan Ibu Kota Batugana.
3. Kecamatan Sipirok dimekarkan menjadi 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Sipirok dengan ibu kotaSipirok dan Kecmatan Arse Dengan Ibu Kota Arse.
4. Kecamatan Dolok dimekarkan menjadi 2 kecamatan yaitu Kecamatan dolok dengan ibu kota Sipiongot dan Kecamatan Dolok Sigompulon dengan Ibukota Pasar Simundol.

Pada tauhun 2002 sesuai dengan peraturan Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan Nomor 4 tahun 2002 tentang pembentukan Kecamatan Sayur Matinggi, Marancar, Aek Bilah, Ulu Barumun, Lubuk Barumun, Portibi, Hutaraja Tinggi, Batang Lubu Sutam, Simangambat, dan Kecamatan Huristak.
Kecamatan-kecamatan tersebut diatas di mekarkan dari:

1. Kecamatan Sayur Matinggi dengan ibukota Sayur Matinggi Berasal dari Sebahagian Kecamatan Batang Angkola.
2. Kecamatan Marancar dengan ibukota Marancar Berasal dari Sebahagian Kecamatan Batang toru.
3. Kecamatan Aek Bilah dengan ibukota Biru berasal dari Sebahagian Kecamatan Saipar Dolok Hole.
4. Kecamatan Ulu Barumun dengan ibu kota Pasar paringgonan berasal dari sebahagian Kecamatan barumun.
5. Kecamatan Lubuk Barumun dengan ibu kota Pasar latong Berasal dari Sebahagian Kecamatan Barumun.
6. Kecamatan Portibi dengan ibu kota Portibi Berasal dari Sebahagian Kecamatan Padang Bolak
7. Kecamatan Huta Raja dengan ibu kota Pasar latong Berasal dari Sebahagian Kecamatan Barumun.
8. Kecamatan Batang Lubu Sutam dengan ibu kota Pinarik Berasal dari Sebahagian Kecamatan Sosa
9. Kecamatan Simangambat dengan ibu kota Langkimat Berasal dari Sebahagian Kecamatan Barumun Tengah.
10. Kecamatan Huristak dengan ibu kota Huristak Berasal dari Sebahagian Kecamatan Barumun Tengah.

KOMPUTER ANTI VIRUS

Anda tidak mau repot dengan selalu update antivirus PC atau notebook, serta capek dengan perilaku Virus, maka kami anjurkan komputer Anda di protek atau dilindungi saja dengan aplikasi Deep Freeze. Download DF versi 5.7 version 6 atau Deep Freeze untuk Win XP, Windows Vista, Standard atau Professional.

Anda tidak mau repot dengan selalau update antivirus PC atau notebook, serta capek dengan perilaku Virus, maka kami anjurkan komputer Anda di protek atau dilindungi saja dengan aplikasi Deep Freeze.Download DF versi 5.7 version 6 atau Deep Freeze untuk Win XP, Windows Vista, Standard atau Professional.
Nah manfaat dari DF inilah yang membuat komputer menjadi kebal dari segala bentuk virus, sebab cara kerjanya adalah akan merestore semua data akan kembali seperti ketika komputer di restart. Tentu saja semua data akan hilang jika anda menyimpan di hardisk yang anda freeze. Saran saya hardisk dipartisi minimal 2, drive C dan drive D, deepfreeze diaktifkan di drive C: saja, Jadi data bisa disimpan ke folder D, agar tidak hilang kalau direstart. Semoga bisa membantu, dalam memgamankan PC dari gangguan Virus, Spyware, atau Trojan. Download disini DFwinXP or DFwinVista

MARHABAN YA RAMADHAN 1430H

Seluruh umat Islam kini menyerukan 'Marhaban Ya Ramadhan, Marhaban Ya Ramadhan", selamat datang Ramadhan, Selamat datang Ramadhan. Di masjid-masjid, musholla, koran-koran, stasiun televisi dan radio dan berbagai mailing list, ungkapan selamat datang Ramadhan tampil dengan berbagai ekpresi yang variatif.

Seluruh umat Islam kini menyerukan 'Marhaban Ya Ramadhan, Marhaban Ya Ramadhan", selamat datang Ramadhan, Selamat datang Ramadhan. Di masjid-masjid, musholla, koran-koran, stasiun televisi dan radio dan berbagai mailing list, ungkapan selamat datang Ramadhan tampil dengan berbagai ekpresi yang variatif.

Setiap media telah siap dengan dengan sederet agendanya masing-masing. Ada rasa gembira, ke-khusyu'-an, harapan, semangat dan nuansa spiritualitas lainnya yang sarat makna untuk diekpresikan. Itulah Ramadhan, bulan yang tahun lalu kita lepas kepergiannya dengan linangan air mata, kini datang kembali.

Sejumlah nilai-nilai dan hikmah-hikmah yang terkandung dalam ibadah puasa pun marak dikaji dan kembangkan. Ada nilai sosial, perdamaian, kemanusiaan, semangat gotong royong, solidaritas, kebersamaan, persahabatan dan semangat prularisme. Ada pula manfaat lahiriah seperti: pemulihan kesehatan (terutama perncernaan dan metabolisme), peningkatan intelektual, kemesraan dan keharmonisan keluarga, kasih sayang, pengelolaan hawa nafsu dan penyempurnaan nilai kepribadian lainnya. Ada lagi aspek spiritualitas: puasa untuk peningkatan kecerdasan spiritual, ketaqwaan dan penjernihan hati nurani dalam berdialog dengan al-Khaliq. Semuanya adalah nilai-nilai positif yang terkandung dalam puasa yang selayaknya tidak hanya kita pahami sebagai wacana yang memenuhi intelektualitas kita, namun menuntut implementasi dan penghayatan dalam setiap aspek kehidupan kita.

Yang juga penting dalam menyambut bulan Ramadhan tentunya adalah bagaimana kita merancang langkah strategis dalam mengisinya agar mampu memproduksi nilai-nilai positif dan hikmah yang dikandungnya. Jadi, bukan hanya melulu mikir menu untuk berbuka puasa dan sahur saja. Namun, kita sangat perlu menyusun menu rohani dan ibadah kita. Kalau direnungkan, menu buka dan sahur bahkan sering lebih istemawa (baca: mewah) dibanding dengan makanan keseharian kita. Tentunya, kita harus menyusun menu ibadah di bulan suci ini dengan kualitas yang lebih baik dan daripada hari-hari biasa. Dengan begitu kita benar-benar dapat merayakan kegemilangan bulan kemenangan ini dengan lebih mumpuni.

Ramadhan adalah bulan penyemangat. Bulan yang mengisi kembali baterai jiwa setiap muslim. Ramadhan sebagai 'Shahrul Ibadah' harus kita maknai dengan semangat pengamalan ibadah yang sempurna. Ramadhan sebagai 'Shahrul Fath' (bulan kemenangan) harus kita maknai dengan memenangkan kebaikan atas segala keburukan. Ramadhan sebagai "Shahrul Huda" (bulan petunjuk) harus kita implementasikan dengan semangat mengajak kepada jalan yang benar, kepada ajaran Al-Qur'an dan ajaran Nabi Muhammad Saw. Ramadhan sebagai "Shahrus-Salam" harus kita maknai dengan mempromosikan perdamaian dan keteduhan. Ramadhan sebagai 'Shahrul-Jihad" (bulan perjuangan) harus kita realisasikan dengan perjuangan menentang kedzaliman dan ketidakadilan di muka bumi ini. Ramadhan sebagai "Shahrul Maghfirah" harus kita hiasi dengan meminta dan memberiakan ampunan.

Dengan mempersiapkan dan memprogram aktifitas kita selama bulan Ramadhan ini, insya Allah akan menghasilkan kebahagiaan. Kebahagiaan akan terasa istimewa manakala melalui perjuangan dan jerih payah. Semakin berat dan serius usaha kita meraih kabahagiaan, maka semakin nikmat kebahagiaan itu kita rasakan. Itulah yang dijelaskan dalam sebuah hadist Nabi bahwa orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan.

Pertama yaitu kebahagiaan ketika ia "Ifthar" (berbuka). Ini artinya kebahagiaan yang duniawi, yang didapatkannya ketika terpenuhinya keinginan dan kebutuhan jasmani yang sebelumnya telah dikekangnya, maupun kabahagiaan rohani karena terobatinya kehausan sipritualitas dengan siraman-siraman ritualnya dan amal sholehnya.

Kedua, adalah kebahagiaan ketika bertemu dengan Tuhannya. Inilah kebahagian ukhrawi yang didapatkannya pada saat pertemuannya yang hakiki dengan al-Khaliq. Kebahagiaan yang merupakan puncak dari setiap kebahagiaan yang ada.

Akhirnya, hikmah-hikmah puasa dan keutamaan-keutaman Ramadhan di atas, dapat kita jadikan media untuk bermuhasabah dan menilai kualitas puasa kita. Hikmah-hikmah puasa dan Ramadhan yang sedemikian banyak dan mutidimensional, mengartikan bahwa ibadah puasa juga multidimensional. Begitu banyak aspek-aspek ibadah puasa yang harus diamalkan agar puasa kita benar-benar berkualitas dan mampu menghasilkan nilai-nilai positif yang dikandungnya. Seorang ulama sufi berkata "Puasa yang paling ringan adalah meninggalkan makan dan minum". Ini berarti di sana masih banyak puasa-puasa yang tidak sekedar beroleh dengan jalan makan dan minum selama sehari penuh, melainkan 'puasa' lain yang bersifat batiniah.

Semoga dengan mempersiapkan diri kita secara baik dan merencanakan aktifitas dan ibadah-ibadah dengan ihlas, serta berniat "liwajhillah wa limardlatillah", karena Allah dan karena mencari ridha Allah, kita mendapatkan kedua kebahagiaan tersebut, yaitu "sa'adatud-daarain" kebahagiaan dunia dan akherat. Semoga kita bisa mengisi Ramadhan tidak hanya dengan kuantitas harinya, namun lebih dari pada itu kita juga memperhatikan kualitas puasa kita.

Akhirul Kalam...
Segenap keluarga besar SMKN1 Batang Angkola mengucapkan
SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA BULAN SUCI RAMADHAN 1430H


UPDATE E-MAIL SMKN 1 BATANG ANGKOLA

Sesuai instruksi dari kepala sekolah bahwa perlu kiranya pembuatan alamat email baru, dengan ini kami sampaikan kepada rekan, relasi, kolega, komite, dan seluruh keluarga besar SMKN1 Batang Angkola bahwa alamat email SMKN1 Batang Angkola sudah berubah.

Sesuai instruksi dari kepala sekolah bahwa perlu kiranya pembuatan alamat email baru, dengan ini kami sampaikan kepada rekan, relasi, kolega, komite, dan seluruh keluarga besar SMKN1 Batang Angkola bahwa alamat email SMKN1 Batang Angkola sudah berubah.

LAMA : email: smkn1_bt_angkola@yahoo.co.id

BARU : email: smkn1batangangkola@yahoo.co.id

PERKEMBANGAN SMK

Hampir setiap hari iklan TV tentang Sekolah Menengah Kejuruan di tayangkan. Dan hampir setiap tahun pula beberapa SMK baru bermunculan.


Adapula beberapa SMK yang mulai menambah jurusan-jurusan (program studi) baru yang diluar rumpun jurusan sebelumnya. Banyak beberapa SMK yang dulunya SMEA membuka jurusan baru berupa jurusan Teknologi Informasi Komunikasi - Teknik Komputer Jaringan (TKJ). Lihat saja misalnya SMKN 1 Pasid yang dulunya SMEAN, sudah ada jurusan TKJ Atau SMKS Panca Darma yang dulunya SMEAS membuka TKJ. SMKS Teruna yang dulunya bernama STM Teruna dan mempunyai tiga jurusan , sekarang sudah ada jurusan baru yang bertambah yakni jurusan RPL (mungkin satu-satunya saat ini di Padangsidimpuan). Intinya SMK lagi menggeliat. Dan perlu diketahui dari semua jurusan (prodi) yang ada, ada satu materi yang pasti diajarkan yaitu IT. Kalau di SMP dan SMA disebut dengan TIK sedangkan di SMK disebut dengan KKPI.

Terus terang kita merasa bangga dengan perkembangan SMK yang sedemikian pesatnya sehingga mulai menjadi pilihan utama melanjutkan sekolah setelah SMP. Dan memang harus kita akui ternyata lulusan SMK banyak terserap didunia kerja lebih produktif dibandingkan lulusan SMA. Info ini didapatkan setelah beberapa lama mengelola website ini. Dari info yang masuk, banyak alumni-alumni yang mereka lebih bisa bersaing dengan yang lainnya khususnya yang hanya lulusan SMA biasa. Anda tahu kenapa anak-anak SMK lebih produktif? Ini karena semenjak di sekolah mereka sudah diajarkan untuk bekerja secara efisien dan efektif. Mereka diasah untuk bekerja dulu baru berfikir dan bukan berfikir dulu baru bekerja. Mental-mental seperti inilah yang memudahkan produktifitas tenaga kerja dapat ditingkatkan.

Dengan semakin berkembangnya SMK tentu mau tidak mau Teknologi Informasi harus terlibat didalamnya. Bukan hanya karena TI sudah menjadi materi wajib tapi juga karena TI juga menjadi sarana penunjang utama dalam kemudahan transfer ilmu dan skill. Banyak bahan-bahan ajar SMK yang sudah tersebar luas melalui kemajuan TI. Atau banyak guru-guru SMK tidak memerlukan waktu yang lama untuk menerangkan satu materi karena sudah ada laptop dan LCD dengan materi yang siap saji. Hal ini menjadikan guru bisa lebih fokus dalam mengontrol anak didik dan meningkatkan kemampuan anak didik.

Dengan semakin menyebarnya akses internet ke SMK-SMK juga menambah semarak kemajuan SMK. Tidak hanya bahan-bahan ajar menjadi jauh lebih mudah lagi di akses tetapi interaksi antar komunitas di SMK juga semakin terjalin lebih erat. Para alumni-alumni yang sudah berhasil bisa langsung menjadi guru bagi junior-juniornya yang sedang belajar. Atau tugas, soal ujian dan materi-materi baru dari guru-guru sudah dapat diterima siswa tanpa menunggu waktu lama.
SMK BISA!

SISWA/I BERPRESTASI SEMESTER GANJIL T.P 2011-2012

Peringatan Hari PGRI 25 Nopember 2011

Kunjungan Bupati Tapanuli Selatan

PROFIL 1