Bagi peserta yang gagal di Ujian Nasional (UN) tahun 2010 untuk tingkat SMA dan SMK di Kota Padangsidimpuan (Psp) akan mengikuti UN ulangan pada tanggal 10-14 Mei 2010 mendatang.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Psp kepada METRO, Rabu (27/1). Dijelaskannya, pelaksanaan UN utama untuk tingkat SMP/MTs direncanakan akan di laksanakan mulai tanggal 29 Maret-1 April dengan jumlah peserta sebanyak 4.285 orang, sedangkan UN susulan atau bagi peserta yang tidak hadir pada UN utama dengan memiliki alasan yang jelas akan dilaksanakan mulai tanggal 5-8 April. Sedangkan UN ulangan bagi peserta yang gagal dalam UN setelah diumumkan hasilnya dua minggu kemudian akan dilaksanakan mulai tanggal 17-20 Mei.
Mata pelajaran yang akan di UN kan untuk tingkat SMP yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA dengan jumlah soal sebanyak 40-50. Dan akan diawasi oleh dua orang guru pengawas dengan sistem silang dari setiap sekolah di Kota Psp.
Sedangkan untuk tingkat SMA/MA dengan jumlah peserta sebanyak 3.180 siswa. Pelaksanaan UN utama akan dimulai tanggal 22-26 Maret dan UN susulan dimulai tanggal 29 Maret-5 April. UN ulangan bagi peserta yang gagal di UN akan dimulai tanggal 10-14 Mei. Mata pelajaran yang di UN kan untuk jurusan IPA yakni, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Kimia Fisika. Sedangkan untuk jurusan IPS yakni, Ekomoni, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Geografi dan Sosiologi.
Untuk tingkat SMK dengan jumlah peserta sebanyak 2.028 siswa. UN utama dilaksanakan mulai tanggal 22-25 Maret. Ujian susulan dilaksanakan mulai tanggal 29 Maret-1 April, sedangkan UN ulangan dilaksanakan mulai tanggal 10-14 Mei mendatang dengan mata pelajaran yang di UN kan adalah, Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Uji Praktek.
“Total peserta UN untuk tahun 2010 ini untuk SMP/MTs,SMA/MA, dan SMK yang sudah kita usulkan ke Medan pada Desember 2009 lalu sebanyak 9.836 siswa. Dan paling lambat di pertengahan Pebruari 2010 sudah dikirimkan kembali kepada kabupaten/kota di Sumut,” ujarnya.
Perbedaan yang mendasar secara tekhnis di bandingkan dengan tahun lalu, dikatakannya adalah jika tahun lalu peserta yang gagal di UN harus mengikuti pendidikan kesetaraan seperti paket B dan C, namun untuk tahun 2010 ini bagi peserta yang gagal UN bisa mengikuti ujian ulangan UN dan pendidikan paket kesetaraan akan dihapuskan untuk pendidikan formal.
Selain itu untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi UN ini, Disdik Psp akan menggelar try out dan akan bekerjasama dengan Primagama Kota Psp. Kemudian menekankan kepada setiap sekolah untuk mengadakan les tambahan. Dan dalam pelaksanan UN nanti akan dipantau oleh Tim Pemantau Independen (TPI) yang akan bekerja sama dengan Perguruan Tinggi, baik lokal maupun dari Sumut dengan pengawas sebanyak 2 orang dan setiap lokal diisi sebanyak 20 peserta UN.
Sedangkan untuk tingak Sekolah Dasar (SD) yang akan mengikuti Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) jumlah pesertanya sebanyak 4.285 siswa yang akan di laksanakan mulai tanggal 4-6 Mei. Dan UASBN susulan akan dilaksanakan mulai tanggal 10-12 Mei dengan mata pelajaran yang di UASBN yakni, Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA dengan jumlah soal sebanyak 50.
“Persiapan sudah kita lakskanakan sebaik mungkin, tinggal tunggu hari pelaksanaanya saja,” pungkasnya.
Sumber: http://apakabarsidimpuan.com/2010/01/tidak-lulus-un-siswa-kota-padangsidimpuan-bisa-ikuti-un-ulangan-10-14-mei-2010/
TEKNOLOGI dan REKAYASA - TEKNOLOGI INFORMASI dan KOMUNIKASI - BISNIS MANAJEMEN
01 Februari 2010
UN Tahun 2010 Tetap Berjalan
Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh menegaskan bahwa Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2009/2010 akan tetap berjalan.
Dalam sejarah mengenai UN Mendiknas menuturkan, sebelum Indonesia merdeka sampai dengan tahun 1972 ada ujian negara yaitu satu ujian secara nasional yang menyelenggarakan negara. Mendiknas menyebutkan, pada saat itu tingkat kelulusan antara 30 - 40 persen. Sejalan dengan itu, lanjut Mendiknas, pada tahun 1969 dimulai Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita), yang salah satu programnya adalah menaikkan angka partisipasi kasar (APK). "Yaitu mendorong anak - anak supaya dia bisa melanjutkan sekolah. Oleh karena itu dibangun SD Inpres. SD yang didasarkan atas instruksi presiden supaya dia bisa masuk ke sekolah," katanya. Mengingat jumlah siswa yang tidak lulus banyak di ujian negara maka kesempatan orang bersekolah menjadi terbatas. "Melihat kondisi itu, kemudian dibuat kebijakan baru ujian sekolah yaitu kelulusannya diserahkan kepada sekolah," katanya.
Mendiknas mengatakan, kebijakan yang kemudian diterapkan selama 20 tahun ini berdampak siswa lulus semua. "100 persen semuanya lulus. Oleh karena itu muncul yang namanya Ebtanas," ujarnya.
Ebtanas adalah kombinasi antara ujian negara dengan ujian sekolah. Pada Ebtanas nilai siswa ditentukan menggunakan rumus PQR yaitu gabungan dari nilai rapor, ujian sekolah, dan ujian nasional. "Hasilnya ternyata ujian yang diselenggarakan oleh nasional tadi itu dengan ujian yang diselenggarakan oleh sekolah ada gap yang luar biasa dan akibatnya juga lulus semua," katanya.
Mendiknas mencontohkan, pada mata pelajaran yang sama seorang siswa yang diuji secara nasional mendapatkan nilai tiga, tetapi di ujian sekolah mendapatkan nilai delapan. "Jadi tadi itu mulai murni negara sudah, ditambah lagi murni sekolah juga sudah, dikombinasi dengan ujian sekolah juga sudah. Nah sekarang ini mata pelajarannya tertentu saja yang diuji oleh negara, yang lain sekolah yang menentukan," katanya.
"Jadi apa yang diperdebatkan oleh orang - orang sekarang serahkan kepada sekolah itu sudah dilakukan tahun 1972 dulu. Hasilnya jeblok, lulus semua. Munculah yang namanya seratus persenisasi. Lho kok sekarang mau ditarik lagi berarti kembali kepada (tahun) 1972 yang lalu," kata Mendiknas.
Mendiknas mengimbau kepada peserta didik untuk siap menghadapi ujian dan tidak terjebak pada perbedaan - perbedaan pendapat. "Orang yang paling baik adalah orang yang paling siap. Oleh karena itu, tugas utama guru mengajar, tugas utama murid adalah belajar. Kalau kita sudah siap, diuji oleh siapapun tidak ada masalah," katanya.
Mendiknas mendorong supaya siswa tahan banting dan mempunyai semangat yang tinggi. "Bagi saya tidak perlu dipertentangkan antara apakah itu pemetaan dan kelulusan," ujarnya.
Terkait usul untuk menjadikan UN hanya sebagai standar, Mendiknas mengatakan, kalau hanya dijadikan standar tidak melekat pada nilai itu pada orang per orang maka bisa menjadi bias lagi. "Sampeyan ujian negara, tidak saya pakai untuk menentukan kelulusan. Sampeyan akan menjawab sembarang ya kan? Wong nda menentukan, nda ada apa - apa nya. Berarti akan ada bias lagi. Kenapa harus kita kontroversikan? jauh lebih baik, sudah disamping untuk mementukan (kelulusan) juga untuk standar," ujarnya kepada media.
www.depdiknas.go.id
Dalam sejarah mengenai UN Mendiknas menuturkan, sebelum Indonesia merdeka sampai dengan tahun 1972 ada ujian negara yaitu satu ujian secara nasional yang menyelenggarakan negara. Mendiknas menyebutkan, pada saat itu tingkat kelulusan antara 30 - 40 persen. Sejalan dengan itu, lanjut Mendiknas, pada tahun 1969 dimulai Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita), yang salah satu programnya adalah menaikkan angka partisipasi kasar (APK). "Yaitu mendorong anak - anak supaya dia bisa melanjutkan sekolah. Oleh karena itu dibangun SD Inpres. SD yang didasarkan atas instruksi presiden supaya dia bisa masuk ke sekolah," katanya. Mengingat jumlah siswa yang tidak lulus banyak di ujian negara maka kesempatan orang bersekolah menjadi terbatas. "Melihat kondisi itu, kemudian dibuat kebijakan baru ujian sekolah yaitu kelulusannya diserahkan kepada sekolah," katanya.
Mendiknas mengatakan, kebijakan yang kemudian diterapkan selama 20 tahun ini berdampak siswa lulus semua. "100 persen semuanya lulus. Oleh karena itu muncul yang namanya Ebtanas," ujarnya.
Ebtanas adalah kombinasi antara ujian negara dengan ujian sekolah. Pada Ebtanas nilai siswa ditentukan menggunakan rumus PQR yaitu gabungan dari nilai rapor, ujian sekolah, dan ujian nasional. "Hasilnya ternyata ujian yang diselenggarakan oleh nasional tadi itu dengan ujian yang diselenggarakan oleh sekolah ada gap yang luar biasa dan akibatnya juga lulus semua," katanya.
Mendiknas mencontohkan, pada mata pelajaran yang sama seorang siswa yang diuji secara nasional mendapatkan nilai tiga, tetapi di ujian sekolah mendapatkan nilai delapan. "Jadi tadi itu mulai murni negara sudah, ditambah lagi murni sekolah juga sudah, dikombinasi dengan ujian sekolah juga sudah. Nah sekarang ini mata pelajarannya tertentu saja yang diuji oleh negara, yang lain sekolah yang menentukan," katanya.
"Jadi apa yang diperdebatkan oleh orang - orang sekarang serahkan kepada sekolah itu sudah dilakukan tahun 1972 dulu. Hasilnya jeblok, lulus semua. Munculah yang namanya seratus persenisasi. Lho kok sekarang mau ditarik lagi berarti kembali kepada (tahun) 1972 yang lalu," kata Mendiknas.
Mendiknas mengimbau kepada peserta didik untuk siap menghadapi ujian dan tidak terjebak pada perbedaan - perbedaan pendapat. "Orang yang paling baik adalah orang yang paling siap. Oleh karena itu, tugas utama guru mengajar, tugas utama murid adalah belajar. Kalau kita sudah siap, diuji oleh siapapun tidak ada masalah," katanya.
Mendiknas mendorong supaya siswa tahan banting dan mempunyai semangat yang tinggi. "Bagi saya tidak perlu dipertentangkan antara apakah itu pemetaan dan kelulusan," ujarnya.
Terkait usul untuk menjadikan UN hanya sebagai standar, Mendiknas mengatakan, kalau hanya dijadikan standar tidak melekat pada nilai itu pada orang per orang maka bisa menjadi bias lagi. "Sampeyan ujian negara, tidak saya pakai untuk menentukan kelulusan. Sampeyan akan menjawab sembarang ya kan? Wong nda menentukan, nda ada apa - apa nya. Berarti akan ada bias lagi. Kenapa harus kita kontroversikan? jauh lebih baik, sudah disamping untuk mementukan (kelulusan) juga untuk standar," ujarnya kepada media.
www.depdiknas.go.id
Jadwal Pelaksanan Ujian Nasional 2010
Sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimuat di http://ujiannasional.org, jadwal pelaksanaan UNAS 2010 telah ditetapkan
SD : UN utama 4-6 Mei 2010
UN Ulangan 10-12 Mei 2010
SMP : UN Utama 29 Maret - 1 April 2010
UN Susulan 5-8 Agustus 2010
UN Ulangan 17-20 Mei 2010
SMA/SMK : UN Utama 22-26 Maret 2010
UN Susulan 29 Maret-5 April 2010
UN Ulangan 10-14 Mei 2010
SD : UN utama 4-6 Mei 2010
UN Ulangan 10-12 Mei 2010
SMP : UN Utama 29 Maret - 1 April 2010
UN Susulan 5-8 Agustus 2010
UN Ulangan 17-20 Mei 2010
SMA/SMK : UN Utama 22-26 Maret 2010
UN Susulan 29 Maret-5 April 2010
UN Ulangan 10-14 Mei 2010
Siapkan diri anda untuk mengikuti UNAS 2010
Salah hal terpenting agar sukses UN adalah dengan berlatih sebanyak mungkin soal-soal standar UN, baik soal tahun-tahun sebelumnya (UN, UAN, Ebtanas).
Soal-soal UN 2009 tentu tidak jauh berbeda dengan soal-soal tahun sebelumnya. Untuk itu, agar sukses di UN, anda harus banyak berlatih soal-soal.
Dibawah ini, adik-adik dapat mendownload soal-soal persiapan UN 2009 dari situs pendidikan gratis Indonesia (oke.or.id), puspendik-Depdiknas, edukasi-net, dan banksoal.com.
Untuk latihan bank soal silakan buka URL berikut http://www.e-dukasi.net/uji/index.php
Silahkan klik kanan pada (download) dan simpan file dalam komputer (save link as)
Soal-Soal Latihan UN Matematika SMA
1. Latihan Matematika UN 2009 (download)
2. Soal dan Solusi UN Matematika IPS 2008 (download)
3. Soal UN Matematika 2006 (download)
Soal-Soal Latihan UN Matematika SMP
1. Latihan Matematika UN 2009 (download)
2. Soal dan Solusi UAN Matematika 2007 (download)
Soal-soal UN 2009 tentu tidak jauh berbeda dengan soal-soal tahun sebelumnya. Untuk itu, agar sukses di UN, anda harus banyak berlatih soal-soal.
Dibawah ini, adik-adik dapat mendownload soal-soal persiapan UN 2009 dari situs pendidikan gratis Indonesia (oke.or.id), puspendik-Depdiknas, edukasi-net, dan banksoal.com.
Untuk latihan bank soal silakan buka URL berikut http://www.e-dukasi.net/uji/index.php
Silahkan klik kanan pada (download) dan simpan file dalam komputer (save link as)
Soal-Soal Latihan UN Matematika SMA
1. Latihan Matematika UN 2009 (download)
2. Soal dan Solusi UN Matematika IPS 2008 (download)
3. Soal UN Matematika 2006 (download)
Soal-Soal Latihan UN Matematika SMP
1. Latihan Matematika UN 2009 (download)
2. Soal dan Solusi UAN Matematika 2007 (download)
11 Desember 2009
PENGUMUMAN HASIL TES CPNS PADANGSIDIMPUAN FORMASI 2009
Pengumuman kelulusan hasil tes CPNS Padangsidmpuan. Walikota Padangsidimpuan berdasarkan Keputusan Walikota No:217/KPTS/2009 mengumumkan pelamar yang lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Formasi Tahun 2009
Untuk hasil lengkap silahkan di download disini
Untuk hasil lengkap silahkan di download disini
10 Desember 2009
Workshop Pendidikan Kewirausahaan di SMK
Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh membuka Workshop Pendidikan Kewirausahaan di SMK ,...Gedung A lt.3 Depdiknas, Jakarta, Senin (30/11/2009) sore.
Dalam sambutannya, Mendiknas mengatakan, “syarat untuk menjadi seorang entrepreneur haruslah tahan banting menghadapi berbagai macam persoalan. Agar bisa tahan banting maka seseorang harus dapat memenej diri dengan potensi kemampuan psikologis yang dimilikinya. "Kalau syarat ini saja tidak dipenuhi tidak akan bisa jadi entrepreneur, syarat yang paling pokok tahan banting. Kalau belum dibanting saja sudah pecah tidak usah jadi entrepreneur, " katanya.Hadir pada acara Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Mandikdasmen) Depdiknas Suyanto, Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (Dir.PSMK) Joko Sutrisno, pengusaha Bob Sadino, pakar marketing Hermawan Kartajaya, dan 159 Kepala SMK se Indonesia."seorang entrepreneur harus memiliki pola pikir yang terbuka. Orang itu harus mampu melihat di luar dari dirinya. Kemampuan lain yang harus dimiliki, kata Mendiknas, adalah berpikir secara fleksibel. "Fleksibel itu bukan berarti lepas dari jalur. Tidak akan keluar dari jalur, tetap di jalur," katanya.Untuk lebih sempurna lagi, lanjut Mendiknas, seorang entrepreneur harus dibekali dengan kemampuan teknis. Dia mencontohkan, jika seseorang ingin mengembangkan wirausaha di bidang elektronika maka minimal dia paham tentang prinsip-prinsip elektronika. Jika seseorang ingin mengembangkan wirausaha di bidang agro maka dia pun juga harus mengetahui prinsip-prinsip agro. "Intinya ada minimum teknical skill yang terkait dengan lingkup yang mau dikembangkan kewirausahaannya itu," katanya.Mendiknas menambahkan, seorang entrepreneur bukan untuk memenuhi dirinya sendirinya semata. Wirausaha, kata Mendiknas, pasti ada interaksi dengan masyarakat luar dan ada interaksi dengan dunia disiplin yang berbeda. "Tidak ada ceritanya seorang itu dikatakan wirausahawan entrepreneur kelas dunia, tapi dia membuat sendiri, dipakai-pakai sendiri. Itu bukan tipe wirausaha," ujarnya.Mendiknas mengemukakan, kebijakan pendidikan baik yang tertuang di dalam program 100 hari kerja Depdiknas maupun Rencana Strategis (Renstra) lima tahun ke depan memberikan ruang untuk pendidikan yang mampu mendorong kewirausahaan. "Itu adalah sesuatu hasil introspeksi dan refleksi dari sekian panjang perjalanan dunia pendidikan kita. Ternyata ada slot yang belum tergarap, sehingga sayang slot itu (kewirausahaan) kalau tidak digarap dengan baik," katanya.Dirjen Mandikdasmen Depdiknas Suyanto melaporkan, pada workshop yang akan diselenggarakan selama tiga hari ini membahas berbagai penajaman program implementasi kewirausahaan di SMK agar seperti yang diprogramkan oleh Presiden yaitu tercapai kesinambungan relevansi antara pendidikan dengan dunia kerja. "Workshop kewirausahaan ini bertujuan untuk mendiseminasikan berbagai peraturan baru yang berkaitan dengan program kewirausahaan SMK dan menggalang kemitraan dengan industri dan juga berbagai informasi antara kepala SMK tentang pengembangan kewirausahaan, " katanya.Pakar marketing Hermawan Kartajaya memandang tepat jika kewirausahaan itu dikembangkan di SMK. Lulusan SMK, kata dia, setelah lulus maka dia bisa langsung bekerja dan jadi entrepreneur atau dapat juga melanjutkan ke jenjang sarjana (S1). "SMK itu harusnya lebih advanced," katanya.Selain kewirausahaan, lanjut Hermawan, siswa SMK juga perlu dibekali dengan kemampuan marketing. "Entrepreneurship itu semangatnya, marketing itu strateginya, " katanya. -Sidiknas-Sumber : diknas.go.id
Dalam sambutannya, Mendiknas mengatakan, “syarat untuk menjadi seorang entrepreneur haruslah tahan banting menghadapi berbagai macam persoalan. Agar bisa tahan banting maka seseorang harus dapat memenej diri dengan potensi kemampuan psikologis yang dimilikinya. "Kalau syarat ini saja tidak dipenuhi tidak akan bisa jadi entrepreneur, syarat yang paling pokok tahan banting. Kalau belum dibanting saja sudah pecah tidak usah jadi entrepreneur, " katanya.Hadir pada acara Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Mandikdasmen) Depdiknas Suyanto, Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (Dir.PSMK) Joko Sutrisno, pengusaha Bob Sadino, pakar marketing Hermawan Kartajaya, dan 159 Kepala SMK se Indonesia."seorang entrepreneur harus memiliki pola pikir yang terbuka. Orang itu harus mampu melihat di luar dari dirinya. Kemampuan lain yang harus dimiliki, kata Mendiknas, adalah berpikir secara fleksibel. "Fleksibel itu bukan berarti lepas dari jalur. Tidak akan keluar dari jalur, tetap di jalur," katanya.Untuk lebih sempurna lagi, lanjut Mendiknas, seorang entrepreneur harus dibekali dengan kemampuan teknis. Dia mencontohkan, jika seseorang ingin mengembangkan wirausaha di bidang elektronika maka minimal dia paham tentang prinsip-prinsip elektronika. Jika seseorang ingin mengembangkan wirausaha di bidang agro maka dia pun juga harus mengetahui prinsip-prinsip agro. "Intinya ada minimum teknical skill yang terkait dengan lingkup yang mau dikembangkan kewirausahaannya itu," katanya.Mendiknas menambahkan, seorang entrepreneur bukan untuk memenuhi dirinya sendirinya semata. Wirausaha, kata Mendiknas, pasti ada interaksi dengan masyarakat luar dan ada interaksi dengan dunia disiplin yang berbeda. "Tidak ada ceritanya seorang itu dikatakan wirausahawan entrepreneur kelas dunia, tapi dia membuat sendiri, dipakai-pakai sendiri. Itu bukan tipe wirausaha," ujarnya.Mendiknas mengemukakan, kebijakan pendidikan baik yang tertuang di dalam program 100 hari kerja Depdiknas maupun Rencana Strategis (Renstra) lima tahun ke depan memberikan ruang untuk pendidikan yang mampu mendorong kewirausahaan. "Itu adalah sesuatu hasil introspeksi dan refleksi dari sekian panjang perjalanan dunia pendidikan kita. Ternyata ada slot yang belum tergarap, sehingga sayang slot itu (kewirausahaan) kalau tidak digarap dengan baik," katanya.Dirjen Mandikdasmen Depdiknas Suyanto melaporkan, pada workshop yang akan diselenggarakan selama tiga hari ini membahas berbagai penajaman program implementasi kewirausahaan di SMK agar seperti yang diprogramkan oleh Presiden yaitu tercapai kesinambungan relevansi antara pendidikan dengan dunia kerja. "Workshop kewirausahaan ini bertujuan untuk mendiseminasikan berbagai peraturan baru yang berkaitan dengan program kewirausahaan SMK dan menggalang kemitraan dengan industri dan juga berbagai informasi antara kepala SMK tentang pengembangan kewirausahaan, " katanya.Pakar marketing Hermawan Kartajaya memandang tepat jika kewirausahaan itu dikembangkan di SMK. Lulusan SMK, kata dia, setelah lulus maka dia bisa langsung bekerja dan jadi entrepreneur atau dapat juga melanjutkan ke jenjang sarjana (S1). "SMK itu harusnya lebih advanced," katanya.Selain kewirausahaan, lanjut Hermawan, siswa SMK juga perlu dibekali dengan kemampuan marketing. "Entrepreneurship itu semangatnya, marketing itu strateginya, " katanya. -Sidiknas-Sumber : diknas.go.id
RENCANA PROGRAM KERJA SMKN1 BATANG ANGKOLA TP 2009-2010
Sekilas Rencana Program Kerja TP. 2009-2010
1. Uji Kompetensi Semester mulai tanggal 10 s/d 15 Desember 2009
2.. Ujian Teori 16 s/d 24 Desember 2009
3. Rapat Penentuan Nilai Semester Ganjil 26 Desember 2009
4. Penerimaan Raport tanggal 31 Desember 2009
5. Persiapan Semester Genap TP.2009-2010 awal Januari
6. Rapat Pembagian Tugas Semester Genap
7. Rapat Persiapan Pelaksanaan Tambahan Sore bagi kelas XII
8. Pelaksanaan Tambahan Sore
8. Rapat Persiapan Pelaksanaan Uji Kompetensi Nasional Kejuruan
9. Pelaksanaan Uji Kompetensi Nasional Kejuruan
10. Ujian Semester Genap Bagi Kelas XII
11. UN TP. 2009-2010
12. UAS TP. 2009-2010
13. Ujian Semester Genap kelas X dan kelas XI
14. Penerimaan Raport TP. 2009-2010
TTD.
AU
Mengetahui Kepsek SMKN 1 Bt.Angkola
1. Uji Kompetensi Semester mulai tanggal 10 s/d 15 Desember 2009
2.. Ujian Teori 16 s/d 24 Desember 2009
3. Rapat Penentuan Nilai Semester Ganjil 26 Desember 2009
4. Penerimaan Raport tanggal 31 Desember 2009
5. Persiapan Semester Genap TP.2009-2010 awal Januari
6. Rapat Pembagian Tugas Semester Genap
7. Rapat Persiapan Pelaksanaan Tambahan Sore bagi kelas XII
8. Pelaksanaan Tambahan Sore
8. Rapat Persiapan Pelaksanaan Uji Kompetensi Nasional Kejuruan
9. Pelaksanaan Uji Kompetensi Nasional Kejuruan
10. Ujian Semester Genap Bagi Kelas XII
11. UN TP. 2009-2010
12. UAS TP. 2009-2010
13. Ujian Semester Genap kelas X dan kelas XI
14. Penerimaan Raport TP. 2009-2010
TTD.
AU
Mengetahui Kepsek SMKN 1 Bt.Angkola
06 Desember 2009
UJIAN PENYARINGAN CPNS
Sanggar Kegiatan Bersama (SKB) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) di Desa Pintu Padang, Kecamatan Batang Angkola direncanakan menjadi lokasi untuk tempat ujian penyaringan CPNS.
Demikian disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD) Tapsel, Drs Aswad Daulay SH MH melalui Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan dan Penerimaan Pegawai, Drs A Raja Nasution Msi bersama Kabid Diklat M Yamin Dalimunthe, dan Kepala Seksi (Kasi) Peningkatan Pegawai, H Syafii kepada METRO, Jumat (13/11).
Sementara untuk pengambilan nomor ujian bertempat di kantor BKD Tapsel, Jalan Kenanga, nomor 2, Kota Psp sejak tanggal 18-20 November kepada seluruh jurusan dan teknis baik itu kesehatan, tekhnis, dan juga tenaga pendidikan.
"Karena pelamarnya hanya 81 orang, maka kita berencana akan menggunakan lima ruangan SKB Pintu Padang saja daripada harus menggunakan ruangan salah satu sekolah yang bakal meliburkan sekolah itu, padahal jumlah ruangan yang kita butuhkan hanya sekitar lima saja," ungkapnya.
Lebih lanjut dijelaskannya, tempat dan lokasi seleksi CPNS akan diumumkan pada ranggal 23-24 November mendatang di kantor BKD Tapsel. Waktu ujiannya sendiri tetap tanggal 25 November. Dan untuk hasil ujian seleksi akan diumumkan pada tanggal 7 Desember mendatang.
Adapun rincian 81 pelamar tersebut untuk tenaga guru yakni, jurusan budidaya tanaman sebanyak 22 orang sedangkan formasi yang dibutuhkan 7 orang, seni tari sebanyak 2 orang formasi yang dibutuhkan 3 orang, tekhnik mesin/otomotif sebanyak 21 orang formasi yang dibutuhkan 8 orang, Guru TIK sebanyak 10 orang formasi yang dibutuhkan 3 orang, guru Bimbingan Konseling sebanyak 5 orang formasi yang dibutuhkan 1 orang, Holtikultura sebanyak 1 orang formasi yang dibutuhkan 3 orang, tekhnologi tenun sebanyak 1 orang formasi yang dibutuhkan 3 orang, KKPI sebanyak 12 orang formasi yang dibutuhkan 4 orang, budi daya ikan sebanyak 3 orang formasi yang dibutuhkan 1 orang.
Untuk tenaga tekhnis yakni penyuluh perindustrian sebanyak 1 orang formasi yang dibutuhkan 1 orang, sedangkan untuk tenaga medis yakni dokter Spesialis dengan formasi yang dibutuhkan sebanyak 11 orang hingga hari penutupan tidak ada satupun yang mendaftar, adapun yang dibutuhkan dokter spesialis bedah, kandungan dan kebidanan, penyakit dalam, patologi klinik, anastesi, radiologi, penyakit mata, penyakit syaraf, dan penyakit THT.
"Hanya formasi tenaga guru dan tekhnis yang ada pelamarnya, sedangkan untuk tenaga kesehatan kosong sama sekali," ujar mereka.
Untuk tahun ini Pemkab Tapsel hanya menerima CPNS dari jalur umum sebanyak 45 orang dengan rincian tenaga guru sebanyak 33 orang, tenaga kesehatan sebanyak 11 orang dan tenaga teknis sebanyak 1 orang. Untuk pembuatan soal ujian dan pemeriksaan, Pemkab Tapsel bekerjasama dengan Universitas Sumatera Utara (USU).
Sementara itu di Kota Psp jumlah pelamar sebanyak 6.663 orang. Di mana sekitar 15 formasi untuk jurusan dokter spesialis kosong pelamar.
"Data kasar kita saat ini ada sekitar 6.663 orang tapi masih kita rinci per jurusannnya untuk mengetahui jumlahnya validnya, kalau jurusan yang tidak ada sama sekali pelamarnya untuk jurusan dokter formasinya sebanyak 15 orang sampai kita tutup pendaftaran tidak ada pelamar yang memasukkan berkas," ujar Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan dan Penerimaan Pegawai, Afdal Lubis kepada METRO, Rabu (18/11) melalui telepon selulernya dari Medan.
Di mana pengambilan nomor ujian sudah mulai dilaksanakan sejak tanggal 18-20 November, hanya saja untuk lokasi ujian masih sedang dalam proses, namun direncanakannya dalam waktu dua hari ke depan, dirinya sudah bisa memberikan keterangan perihal kepastian di mana-mana saja lokasi untuk ujian penyaringan CPNS.
sumber http://www.tapselkab.go.id/01/index.php?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=451
Demikian disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD) Tapsel, Drs Aswad Daulay SH MH melalui Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan dan Penerimaan Pegawai, Drs A Raja Nasution Msi bersama Kabid Diklat M Yamin Dalimunthe, dan Kepala Seksi (Kasi) Peningkatan Pegawai, H Syafii kepada METRO, Jumat (13/11).
Sementara untuk pengambilan nomor ujian bertempat di kantor BKD Tapsel, Jalan Kenanga, nomor 2, Kota Psp sejak tanggal 18-20 November kepada seluruh jurusan dan teknis baik itu kesehatan, tekhnis, dan juga tenaga pendidikan.
"Karena pelamarnya hanya 81 orang, maka kita berencana akan menggunakan lima ruangan SKB Pintu Padang saja daripada harus menggunakan ruangan salah satu sekolah yang bakal meliburkan sekolah itu, padahal jumlah ruangan yang kita butuhkan hanya sekitar lima saja," ungkapnya.
Lebih lanjut dijelaskannya, tempat dan lokasi seleksi CPNS akan diumumkan pada ranggal 23-24 November mendatang di kantor BKD Tapsel. Waktu ujiannya sendiri tetap tanggal 25 November. Dan untuk hasil ujian seleksi akan diumumkan pada tanggal 7 Desember mendatang.
Adapun rincian 81 pelamar tersebut untuk tenaga guru yakni, jurusan budidaya tanaman sebanyak 22 orang sedangkan formasi yang dibutuhkan 7 orang, seni tari sebanyak 2 orang formasi yang dibutuhkan 3 orang, tekhnik mesin/otomotif sebanyak 21 orang formasi yang dibutuhkan 8 orang, Guru TIK sebanyak 10 orang formasi yang dibutuhkan 3 orang, guru Bimbingan Konseling sebanyak 5 orang formasi yang dibutuhkan 1 orang, Holtikultura sebanyak 1 orang formasi yang dibutuhkan 3 orang, tekhnologi tenun sebanyak 1 orang formasi yang dibutuhkan 3 orang, KKPI sebanyak 12 orang formasi yang dibutuhkan 4 orang, budi daya ikan sebanyak 3 orang formasi yang dibutuhkan 1 orang.
Untuk tenaga tekhnis yakni penyuluh perindustrian sebanyak 1 orang formasi yang dibutuhkan 1 orang, sedangkan untuk tenaga medis yakni dokter Spesialis dengan formasi yang dibutuhkan sebanyak 11 orang hingga hari penutupan tidak ada satupun yang mendaftar, adapun yang dibutuhkan dokter spesialis bedah, kandungan dan kebidanan, penyakit dalam, patologi klinik, anastesi, radiologi, penyakit mata, penyakit syaraf, dan penyakit THT.
"Hanya formasi tenaga guru dan tekhnis yang ada pelamarnya, sedangkan untuk tenaga kesehatan kosong sama sekali," ujar mereka.
Untuk tahun ini Pemkab Tapsel hanya menerima CPNS dari jalur umum sebanyak 45 orang dengan rincian tenaga guru sebanyak 33 orang, tenaga kesehatan sebanyak 11 orang dan tenaga teknis sebanyak 1 orang. Untuk pembuatan soal ujian dan pemeriksaan, Pemkab Tapsel bekerjasama dengan Universitas Sumatera Utara (USU).
Sementara itu di Kota Psp jumlah pelamar sebanyak 6.663 orang. Di mana sekitar 15 formasi untuk jurusan dokter spesialis kosong pelamar.
"Data kasar kita saat ini ada sekitar 6.663 orang tapi masih kita rinci per jurusannnya untuk mengetahui jumlahnya validnya, kalau jurusan yang tidak ada sama sekali pelamarnya untuk jurusan dokter formasinya sebanyak 15 orang sampai kita tutup pendaftaran tidak ada pelamar yang memasukkan berkas," ujar Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan dan Penerimaan Pegawai, Afdal Lubis kepada METRO, Rabu (18/11) melalui telepon selulernya dari Medan.
Di mana pengambilan nomor ujian sudah mulai dilaksanakan sejak tanggal 18-20 November, hanya saja untuk lokasi ujian masih sedang dalam proses, namun direncanakannya dalam waktu dua hari ke depan, dirinya sudah bisa memberikan keterangan perihal kepastian di mana-mana saja lokasi untuk ujian penyaringan CPNS.
sumber http://www.tapselkab.go.id/01/index.php?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=451
Langganan:
Postingan (Atom)