Tampilkan postingan dengan label Artikel bebas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel bebas. Tampilkan semua postingan

29 Agustus 2011

Lebaran Hampir Pasti Berbeda



JAKARTA - Perbedaan Idul Fitri antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) sangat mungkin akan kembali terjadi tahun ini. Pasalnya, ketinggian hilal pada 29 Ramadan 1432 H (29 Agustus 2011) masih di bawah 2 derajat sehingga kecil kemungkinan terlihat dalam proses rukyat.

"Tidak ada teleskop secanggih apa pun yang mampu melihat hilal di ketinggian rendah. Hilal yang dapat dilihat melalui teleskop minimal di ketinggian 4 derajat. Kalau teleskop saja tidak bisa, teorinya melihat hilal dengan mata telanjang akan lebih sulit," jelas Deputi Sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Prof Thomas Djamaluddin di Jakarta, Minggu (28/8).

Hilal biasanya terlihat dengan mata telanjang bila jarak bulan dan matahari minimal 6,4 derajat dan perbedaan tinggi bulan dan matahari dari ufuk minimal 4 derajat. Bila ketinggiannya kurang dari 4 derajat, hilal mungkin sudah terbentuk (wujudul hilal), namun belum bisa dilihat dengan mata telanjang yang disyaratkan penganut metode imkan rukyat.

"Kalau posisi masih sangat rendah, mungkin rukyat akan gagal melihat hilal. Sehingga Ramadan digenapkan 30 hari dan Idul Fitri akan jatuh pada Rabu (31/8)," terang anggota Badan Hisab dan Rukyat (BHR) tersebut.

Sebelumnya, Pengurus Besar (PB) NU juga sudah memperkirakan, bakal ada dua Idul Fitri, yakni pada 30 dan 31 Agustus. Ketua Umum PB NU Said Aqil Siradj mengatakan, posisi hilal kurang dari 2 derajat sehingga mustahil bulan dilihat dengan mata telanjang. Karena itu, NU mungkin akan menggenapkan Ramadan menjadi 30 hari sehingga Idul Fitri jatuh pada 31 Agustus.

"NU berpatokan ke hadis, berpuasalah ketika kamu melihat bulan. Itu adalah petunjuk pelaksanaannya. Jadi, nanti akan dilihat ada atau tidak bulannya," terang Said Sabtu lalu (27/8).

Meski demikian, dia meminta potensi perbedaan tersebut tidak disikapi berlebihan. Penganut dua metode itu (hisab dan rukyat) diminta saling menghormati.

Sumber : http://www.jpnn.com/read/2011/08/29/101822/Lebaran-Hampir-Pasti-Berbeda-

16 Juli 2011

SISTEMATIKA PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH



Akhir-akhir ini banyak kita temui banyak teman-teman guru yang belum mengetahui sistematika penulisan karya tulis ilmiah. Semoga bermanfaat untuk teman-teman guru di seluruh Indonesia yang saat ini hendak mengusulkan dirinya untuk naik pangkat ke jenjang yang lebih tinggi.

SISTEMATIKA PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH

VERSI DEPDIKNAS UNTUK KENAIKAN PANGKAT

1. LAPORAN HASIL PENELITIAN :

A. Bagian Pembuka :
• Halaman judul.
• Lembar pengesahan.
• Kata pengantar.
• Daftar isi.
• Daftar Lampiran.

B. Bagian Isi :

Bab I Pendahuluan
- Latar belakang masalah.
- Rumusan masalah.
- Tujuan penelitian.
- Manfaat penelitian.

Bab II Kajian teori atau tinjauan kepustakaan
- Pemahasan teori
- Kerangka pemikiran dan argumentasi keilmuan
- Pengajuan hipotesis

Bab III Metodologi penelitian
- Waktu dan tempat penelitian.
- Metode dan rancangan penelitian
- Populasi dan sampel.
- Instrumen penelitian.
- Pengumpulan data dan analisis data.

Bab IV Hasil Penelitian
- Jabaran varibel penelitian.
- Hasil penelitian.
- Pengajuan hipotesis.
- Diskusi penelitian, mengungkapkan pandangan teoritis tentang hasil yang didapatnya.

Bab V Kesimpulan dan saran
- Bagian penunjang
- Daftar pustaka.
- Lampiran- lampiran antara lain instrument penelitian.



2. LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS :

A. Bagian Pembuka :
- Halaman judul.
- Lembar pengesahan.
- Kata pengantar.
- Daftar isi.
- Daftar Lampiran.

B. Bagian Isi :

Bab I Pendahuluan
- Latar belakang masalah.
- Identifikasi masalah.
- Pembatasan dan rumusan masalah.
- Tujuan penelitian.
- Manfaat hasil penelitian.

Bab II Kajian pustaka
- Kajian teori.
- Kajian hasil penelitian.

Bab III Metodologi / Metode penelitian
- Objek tindakan.
- Setting/Lokasi/Subjek penelitia.
- Metode pengumpulan data.
- Metode analisis data.
- Cara pengambilan kesimpulan.

Bab IV Hasil Penelitian
- Gambaran selintas tentang setting.
- Uraian penelitian secara umum – keseluruhan.
- Penjelasan per siklus.
- Proses menganalisa data.
- Pembahasan dan pengambilan kesimpulan.

Bab V Kesimpulan dan saran
- Kesimpulan.
- Saran untuk tindakan lebih lanjut.

C. Bagian penunjang/penutup
- Daftar pustaka.
- Lampiran- lampiran.



3. TINJAUAN/ULASAN ILMIAH HASIL GAGASAN SENDIRI :

A. Bagian Pendahuluan :
- Halaman judul.
- Lembar pengesahan.
- Kata pengantar.
- Daftar isi.
- Abstrak.

B. Bagian Isi :

Bab I : Pendahuluan uraian mengenai hal yang dipermasalahkan.

Bab II: Kajian teori dan fakta mengenai hal yang dipermasalahkan.

BabIII: Tinjauan/ulasan.

Bab IV: Kesimpulan.

- Bagian penunjang :
- Daftar pustaka.
- Lampiran- lampiran.


4. BUKU

A. Bagian Pendahuluan
- Kata pengantar
- Daftar isi
- Penjelasan tujuan buku pelajaran
- Petunjuk penggunaan buku
- Petunjuk pengerjaan soal latihan

B. Bagian isi
- Judul bab atau topic isi bahasan
- Uraian singkat isi pokok bahasan
- Penjelasan tujuan bab
- Uraian isi pelajaran
- Penjelasan teori
- Sajian contoh
- Ringkasan isi bab
- Soal latihan
- Kunci jawaban soal latihan

C. Bagian penunjang
- Daftar pustaka
- Lampiran-lampiran


5. MODUL :

1. Judul

2. Pengantar

3. Petunjuk penggunaan modul

4. Tujuan umum pembelajaran

5. Kemampuan prasyarat

6. Pretest

7. Tujuan khusus pembelajaran

8. Isi bahasan

9. Kegiatan belajar

10. Rangkuman

11. Tes

12. Sumber media yang digunakan

13. Tes akhir dan umpan balik

14. Rancangan pengajaran

15. Daftar pustaka



6. DIKTAT PELAJARAN:

A. Bagian Pendahuluan :

- Halaman judul.
- Kata pengantar.
- Daftar isi.
- Penjelasan tujuan diktat pelajaran.

B. Bagian Isi :
- Judul bab atau topik isi bahasan.
- Penjelasan tujuan bab.
- Uraian isi pelajaran.
- Penjelasan teori.
- Sajian contoh.
- Soal latihan.

C. Bagian penunjang :
- Daftar pustaka.
- Lampiran- lampiran.


7. ALAT PERAGA

A.Bagian Pembuka
– Halaman judul
– Lembar pengesahan
– Kata pengantar
– Daftar isi

B. Bagian isi
– Latar belakang pembuatan alat peraga
– Manfaat alat peraga
– Bahan yang digunakan
– Keadaan siswa sebelum dans esudah menggunakan alat peraga
– Prestasi siswa sebelum dan sesudah menggunakan alat peraga
– Foto / gambar alat peraga


27 Mei 2010

Ilmuwan Muda RI Raih Penghargaan Internasional IEEE

Satu lagi ilmuwan muda Indonesia di luar negeri menorehkan prestasi membanggakan. Dr. Khoirul Anwar, berhasil meraih penghargaan dari Institute of Electrical and Electronics Engineers Vehicular Technology Conference (IEEE VTC) 2010-Spring, Taipei, Taiwan (16-19/5/2010) .

Penghargaan berupa Best Paper kategori Young Scientist itu diterima Khoirul untuk makalahnya berjudul Chained Turbo Equalization for Single Carrier Block Transmission without Guard Interval.

“Paper ini telah dipatenkan di Jepang dan sebuah perusahaan besar di Jepang telah membelinya pada awal Januari 2010. Royalty pertama paten tersebut saya berikan kepada orangtua di Indonesia,” tutur Khoirul kepada koresponden detikcom di Den Haag melalui Sekjen Ikatan Ilmuwan Internasional Indonesia (I4) hari ini, Selasa (25/5/2010).

Bagi Khoirul, Asisten Profesor pada Japan Advanced Institute of Science and Technolgy (JAIST) yang juga salah seorang Wakil Ketua I4, patennya tersebut adalah yang kedua selepas meraih gelar doktor dari Nara Institute of Science and Technology (NAIST), Jepang 2008 lalu.

Sebelumnya Khoirul telah mematenkan Orthogonal Frequency Division Multiplexing, yakni teknologi yang mampu menurunkan power sampai 5dB=100.000 kali lebih kecil dari yang diperlukan sebelumnya dan mampu menghilangkan sama sekali guard interval (GI).

“Saya berharap agar ke depan para ilmuwan di Indonesia lebih banyak mengambil kesempatan untuk berpartisipasi dalam konferensi–konferens i internasional serupa, sehingga dapat terus mengupdate teknologi terbaru, terutama yang ramah lingkungan, murah dan mudah,” pesan Khoirul.

Konferensi IEEE VTC dihadiri oleh sekitar 1000 ahli telekomunikasi, profesor dan doktor dari seluruh dunia. IEEE adalah asosiasi profesional terbesar bidang elektro dan informasi yang bertujuan untuk mendorong peningkatan teknologi dan ilmu pengetahuan untuk kepentingan masyarakat luas.

Kesimpulan konferensi bergengsi tersebut menyebutkan bahwa saat ini para ilmuwan telekomunikasi didesak untuk segera mengembangkan teknologi telekomunikasi ramah lingkungan. Antara lain teknologi yang mampu mencapai Shannon limit, energi sedikit, namun kemungkinan kesalahan juga sedikit.

21 Maret 2010

Paradigma CPNS.. Suatu refleksi..

Penerimaan kelulusan CPNS 2009 sudah di umumkan di berbagai tempat..
Jadi PNS masih menjadi primadona para anak2 generasi muda karena alasan jaminan masa depannya..Begitu kata Mereka..

Nah memang menjadi PNS enak loh buat sebagian orang... Nah ini merupakan beberapa saran buat para rekan2 yang mencoba untuk mengadu nasib menjadi CPNS atau merasa sudah telanjur menjadi PNS..

CPNS tidak cocok untuk orang2 :
1. Dinamis, artinya menyukai hal2 yang baru, tidak terpaku oleh suatu kaidah atau aturan yang itu-itu saja selama bertahun2..dengan kata lain tidak mau menghabiskan hidupnya untuk pekerjaan yang itu2 aja...

2. Orang Yang suka Mencari Tantangan, maksudnya terkadang ada tipe orang yang bosan dengan hidup yang monoton, mereka mau mencari dan melakukan lonjakan hidup setinggi2nya dan mencoba untuk menguji sejauh mana kemampuannya..

3. Idealis, ...disini terkadang orang yang menjunjung tinggi idealisme akan diuji ketika mereka berada di lingkungan itu sendiri. Nah terkadang idealisme dikesampingkan disini, untuk kepentingan beberapa pihak.

Nah sebenarnya banyak sekali...makanya sebelum memutuskan menjadi PNS Anda harus pikir2 dulu. Apakah anda termasuk salah satu dari mereka. Banyak lahan lain yang membutuhkan kemampuan dan keahlian anda. Untuk menjadi diri anda sendiri terkadang dibutuhkan pengorbanan...ketidak kenyamanan dan lainnya..

Selamat bagi rekan2 yang telah ditempatkan di tempat tugas masing-masing pada tes penerimaaan CPNS 2009 terutama yang di tempatkan di SMKN 1 Batang Angkola.

06 Februari 2010

Banjir Bandang di Sidimpuan

Tiga dusun di Desa Labuhan Rasoki, Kecamatan Padangsidimpuan (Psp) Tenggara, Kota Psp dilanda banjir bandang akibat meluapnya Sungai Padang Sejati dan Kali Mati, Rabu (3/2) sekira pukul 05.10 WIB.

Terjangan air bercampur lumpur, kayu balok, dan pohon karet mengakibatkan 35 rumah warga rusak berat, puluhan rusak ringan, dan sekitar 60 hektare sawah rusak. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Desa Labuhan Rasoki, Rahmat Harahap kepada METRO di lokasi kejadian mengatakan, dini hari itu sekira pukul 02.00 sampai 04.30 WIB, terjadi hujan lebat. Subuh itu kebanyakan warga masih tertidur. Tiba-tiba sekira pukul 05.10 WIB, banjir bandang bercampur lumpur, balok, dan batu yang besar menghantam rumah penduduk dan sekitar 60 hektare tanaman padi yang telah memasuki masa panen.

Selain itu, ujarnya, harta benda sebagian warga hanyut dibawa air tanpa terselamatkan, seperti ternak warga yakni kambing sebanyak belasan ekor. Meluap air sungai Padang Sejati hingga ketinggian sekitar 3 meter, kemudian sungai Kali Mati naik hingga ketinggian 5 meter, dan anak Sungai Tangsi Manunggang sekitar 3 meter.

“Bencana alam ini sudah kita koordinasikan kepihak kecamatan. Dan kabarnya malam ini (Rabu, red), alat-alat berat seperti eskavator akan turun ke lokasi untuk membersihkan balok-balok dan bebatuan besar di perumahan warga. Kami mengimbau warga untuk sementara mengungsi ke lokasi-lokasi pengungsian yang telah sediakan pemerintah. Dan saat ini warga sudah mendapat bantuan seperti makanan berbentuk mie instan, roti, serta air mineral. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya saja seluruh harta benda warga banyak yang tidak terselamatakan. Kami perkirakan kerugian ratusan juta rupiah,” sebutnya.

Ditambahkannya, hingga pukul 20.00 WIB, warga kesulitan mendapatkan air bersih, karena keruh bercampur lumpur.

Adapun dusun yang terkena banjir bandang yakni, Sidomulyo Lorong 2 Sidodadi dengan jumlah penduduk sekitar 180 Kepala Keluarga (KK). Pada umumnya di dusun ini kerusakan rumah hanya pada bagian dapur, karena persis di lorong ini sebagian rumah membelakangi anak sungai Tangsi Manunggang.

Kemudian Dusun Manunggang Jae. Sebanyak 35 KK rumah rusak total, di antaranya milik Sukiman, Junaidi, Supriyadi, Warno, Rusman, Iman, Samian, Katimun, dan lainnya yang masih didata. Sedangkan di Dusun Padang Sejati Lorong 2, dari sekitar 50 KK yang ada di dusun itu, sekitar 10 rumah warga mengalami kerusakan.

“Sekira pukul 04.30 WIB, saya terbangun akibat suara keras dari arah sungai. Kemudian saya keluar, tiba-tiba saya melihat di depan pintu balok-balok besar. Kemudian saya membanguni keluarga untuk mengungsi dari pintu belakang menuju perkebunan di belakang rumah. Peristiwa ini yang terbesar semenjak saya lahir,” ujar Kadus Padang Sejati, Rianto. Pantauan METRO, jembatan penghubung antara Dusun Manunggang Jae dan Padang Sejati baru bisa dilewati kendaraan sekira pukul 07.30 WIB, setelah satu meter air mulai susut dan balok-balok yang berada di badan jalan diangkut ke pinggir jalan. Camat Psp Tenggara, Khoirul Sobegeon mengatakan, sebagai langkah pertama, pihaknya akan menfokuskan untuk mengevakuasi warga yang terkena banjir ke tempat yang aman. Disamping itu, mendirikan tenda-tenda darurat.

Ratusan warga korban banjir bandang yang meluluh lantahkan dua Desa di Kota Padangsidimpuan Rabu (3/2) pagi, terancam kelaparan dan terserang berbagai penyakit. Pasalnya hingga hari kedua, bantuan penanganan bencana alam dari Pemko P.Sidimpuan belum diterima para korban.

“Kami belum menerima bantuan baik berupa makanan maupun obat-obatan dari Pemko P.Sidimpuan hingga hari kedua pasca banjir bandang, “ujar Jumanto (42) warga Desa Labuhan Rasoki Lorong Sidomulyo kepada Analisa di lokasi bencana, Kamis (4/2).

Dikatakan, untuk bertahan hidup para korban bencana banjir bandang di dua desa tersebut hanya mengandalkan sisa-sisa makanan yang masih ada ditambah dengan bantuan yang diberikan masyarakat yang merasa iba melihat kondisi yang dialami para korban.

“Untuk saat ini, kami masih mengandalkan makanan-makanan yang masih tersisa ditambah dengan bantuan makanan yang diberikan lembaga-lembaga sosial dan masyarakat yang berkunjung langsung kelokasi banjir, “ujarnya. Hal senada juga dikatakan, Iman (43) warga Desa Padang Silayu. “Untung kami masih memiliki sisa-sisa makanan , jika tidak entah bagaimana jadinya, “ujarnya dengan wajah penuh iba.

Diharapkannya, Pemko Padangsidimpuan melalui instansi terkait dapat segera menyalurkan bantuan berupa makanan dan obat-obatan karena memasuki hari kedua pasca banjir bandang bebaraop masyaraklat sudah mulai terserang berbagai penyakit seperti gatal-gatal dan diare.

“Tanpa bantuan makanan dan obat-obatan mustahil kami bisa bertahan hidup, sehingga kami mohon agar Pemko segera menyalurkan bantuan yang kami butuhkan, “terangnya.
Pantauan Analisa, ratusan korban banjir bandang itu ditampung disejumlah tenda-tenda yang didirikan dinas Sosial Pemko P. Sidimpuan, Polres P. Sidimpuan di lapangan rumput SMAN 8 yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi bencana.

Para korban banjir ini terkesan kurang mendapatkan perhatian berupa bantuan dan perawatan berarti dari Pemko P.Sidimpuan, malah pihak kepolisian dan TNI yang lebih condong antusia membantu para korban tersebut.

Sejak hari pertama bencana, pihak Polres P.Sidimpuan dan TNI sudah terjung langsung mengevakuasi para korban ke kawasan yang aman, hingga hari kedua mereka juga tetap antusias menyalurkan bantuan yang dibutuhkan para korban.

Aneh

Dari informasi diterima Analisa dilokasi bencana, ketidak tanggapan Pemko P.Sidimpuan menanggulangi bencana alam ini, diakibatkan tidak adanya titik kordinasi antara masing -masing instansi Pemko tersebut.

Parahnya Satkorlak Pemko yang tugasnya menangani bencana alam terkesan tidak tahu apa yang harus dilakukannya. “Sepengetahuan saya kepengurusan Satkorlak Pemko tidak jelas, makanya jangan heran bila para pejabat yang turun langsung kelokasi kejadian bingung apa yang harus diperbuat, “ujar salah PNS yang enggan disebut namanya.

Untuk diketahui, dihari pertama bencana banjir bandang yang melululantahkan dua desa ini, hampir seluruh pejabat teras Pemko P.Sidimpuan terjuan langsung ke lokasi, namun mereka terkesan enggan mengotori sereagmnya dan lebih memilih memantau dari jauh tanpa ada instruksi yang jelas kepada para stafnya tentang apa yang harus dilakukan.

Lain halnya dengan Kapolres P. Sidimpuan AKBP Roni Bachtiar Arif beserta jajarannya seperti Kasat Reskrim AKP Iskandar AR, Kabag Binamitra Darwin dan para personilnya yang terjun langsung ke lokasi meski seluruh seragam dan badannya harus dikotori lumpur. Demkian juga para personil TNI yang juga terjun langsung mengevakuasi para korban, meski harus berjuang dikubangan lumpur yang menggenangi lokasi.

Sumber : apakabarsidimpuan.com

29 Oktober 2009

SEPUTAR TV

TEKNOLOGI LCD

LCD yang merupakan kependekan dari liquid crystal display memberikan keuntungan berupa ukuran layar yang lebih besar ketimbang layar CRT. Selain itu, konsumsi energi juga lebih hemat ketimbang CRT.


LCD terdiri dari beberapa macam lapisan penyusun. Lapisannya terdiri dari filter berwarna, dua keping gelas terpolarisasi, susunan matriks transistor film tipis, sebuah lapisan berisi molekul kristal cair, serta sebuah lapisan akhir berisi pencahayaan belakang berwarna putih terang. Ketika menghidupkan layar LCD, transistor akan mengatur tegangan pada lapisan molekul kristal cair yang terdiri dari tiga kelompok warna dasar (merah, hijau, dan biru). Molekul-molekul tersebut akan berputar dan melewatkan cahaya melalui lapisan gelas dan filter warna. Jadi, tampilan yang Anda saksikan adalah hasil kombinasi dari cahaya warna dari molekul-molekul cair tersebut.


Secara umum LCD memiliki keandalan teknis yang tidak berbeda jauh dari CRT, sehingga umur teknis LCD–menurut sejumlah beberapa produsen LCD– mencapai 60.000 jam (sekitar 15 tahun penggunaan normal). Pada periode ini, LCD akan mulai mengalami peredupan warna akibat menurunnya kemampuan teknis komponen cahaya belakang (backlight) yang akan mulai digantikan oleh beberapa produsen dengan komponen high-intensity LED (light emitting diode) – LED berintensitas tinggi. Tetapi, proses peredupan warna ini tidak akan terlalu dikenali karena penurunan tingkat keredupan ini akan berlangsung secara perlahan.

TEKNOLOGI PLASMA

Plasma adalah salah satu alternatif teknologi. Untuk menampilkan gambar berwarna, teknologi plasma menggunakan kombinasi fosfor merah, hijau, dan biru. Tetapi, berbeda dengan teknologi CRT, plasma memberi muatan kepada kantung-kantung yang berisi gas neon dan xeon yang berada di antara dua panel gelas.

Analogi mudahnya, jika CRT hanya berisi sebuah tabung sinar katoda (cathode-ray tube), maka plasma terdiri dari satu juta tabung fluorescent berukuran sangat kecil. Ketika tabung fluorescent tersebut diberi muatan, gas neon dan xeon akan mengeluarkan foton ultraviolet. Kemudian foton menumbuk fosfor yang akan mengeluarkan cahaya berwarna. Kombinasi cahaya ini akan menghasilkan gambar di televisi.

Masalah yang muncul di layar plasma berkisar pada kinerja fosfor yang mengeluarkan cahaya. Kinerja fosfor akan menurun seiring berjalannya waktu. Jika kinerja fosfor sudah menurun, maka cahaya yang dikeluarkan saat fosfor ditumbuk foton, akan semakin berkurang dan redup. Rasio kontras sendiri akan mengalami penurunan sebesar 50 persen dalam waktu penggunaan 4 – 5 tahun. Sedangkan untuk aspek brightness (rasio terang), beberapa produsen mengklaim, penurunan sebesar 50 persen, baru akan terjadi setelah penggunaan selama 60.000 jam (15 tahun penggunaan normal )

Plasma memungkinkan diproduksi dengan ukuran diagonal layar lebih besar dari LCD. Selain itu, plasma dapat dilihat secara jelas dari berbagai sudut dibandingkan teknologi LCD saat ini. Hanya saja plasma kalah kelas dari segi jumlah konsumsi listrik dan berat layar dibandingkan LCD.

Tetapi dari segi harga, keduanya memang belum mampu mengalahkan layar CRT. Jika Anda memiliki anggaran cukup besar, untuk mengganti CRT anda, LCD atau plasma bisa menjadi pilihan. Terlebih lagi, jika layar CRT Anda telah mengajukan pensiun dini dari ruang keluarga. Jika anggaran belum cukup, ada baiknya mempertimbangkan teknologi CRT layar datar. Atau sebaiknya menunggu beberapa waktu sampai ada perbaikan-perbaikan pada kedua teknologi tersebut, khususnya LCD dan turunnya harga sampai pada tingkat yang wajar.

Keunggulan Plasma :

· Warna hitam yang tegas.

· Tidak terjadi blur (gambar kabur) pada gerakan yang cepat sehingga cocok untuk film aksi dan olahraga.

· Sudut pandang plasma juga lebih baik dibandingkan LCD dimana jika ditonton pada sudut yang terlalu tajam LCD akan agak kabur.

· Plasma keluaran terakhir berusaha menyaingi LCD TV dalam hal resolusi dimana beberapa vendor sudah mengeluarkan plasma full HD tetapi harganya masih tinggi dibandingkan dengan LCD TV.


Keunggulan LCD :

· Layar LCD tidak mengkilap seperti Plasma yang megkilat seperti kaca menyebabkan pantulan yang mengganggu dari jendela dan lampu. Plasma lebih nyaman dilihat di ruangan gelap atau dengan pencahayaan khusus.

· Burn in, plasma juga memiliki kelemahan burn in, dimana jika menampilkan satu gambar yang sama untuk jangka waktu panjang seperti logo TV, game, pesan berjalan (ticker) akan mengakibatkan bekas terbakar dilayar yang mengganggu. Hal ini sudah disadari dan coba diatasi oleh beberapa produsen plasma.

· Plasma lebih berat dari LCD TV ( hal ini perlu menjadi perhatian jika anda bermaksud menggantungkan TV layar lebar anda di dinding).

· Resolusi, satu hal yang menurut penulis cukup penting adalah dengan harga yang sama, LCD TV memiliki resolusi yang lebih tinggi dibandingkan dengan plasma sehingga dapat memberikan tampilan gambar yang lebih tajam. Hal ini menyebabkan LCD TV sangat cocok untuk untuk permainan video game resolusi tinggi, monitor komputer dan melihat hasil foto digital.

· Kelemahan LCD dalam blur (gambar kabur) untuk gerakan cepat juga mulai diperbaiki sehingga cukup nyaman untuk menonton sajian olahraga atau film action yang bergerak cepat.

Sebagai gambaran TV Plasma 42” dengan resolusi standar pada tahun 2005 diluncurkan oleh LG Indonesia dengan harga US $ 6.000 atau > Rp. 50 juta. Tetapi, hari ini TV Plasma / LCD yang dapat dikatakan sudah matang teknologinya dengan spesifikasi jauh lebih tinggi dan sempurna serta memiliki beberapa fitur tambahan bisa di dapatkan dengan harga Rp. 11 juta atau harga 20 % dari saat pertama kali diluncurkan. Jika anda bertanya apakah harganya akan turun lagi ? Meskipun pertanyaan tersebut gampang-gampang sulit di jawab, tetapi diperkirakan harga sekitar Rp. 10 juta untuk TV layar lebar 42” sudah mendekati biaya produksinya dan sulit untuk ditekan lebih rendah lagi. Jika berpatokan dari harga LCD monitor, diperkirakan dalam beberapa tahun ke depan, rentang turunnya harga TV layar lebar 42” sudah makin sempit, paling maksimal 10 % karena sudah mencapai harga dasar produksinya.

Melihat harga TV layar datar 32“ hari ini berkisar antara 8 – 10 juta, dan TV 42“ memiliki range yang cukup lebar antara 11 juta s/d 20 juta. Jadi jika anda memiliki budget dan berminat pada TV layar lebar, harga saat ini untuk TV 42” sudah cukup ekonomis.


28 Oktober 2009

PENGUMUMAN PENERIMAAN CPNS PEMKO PADANGSIDIMPUAN FORMASI 2009

Bagi rekan-rekan yang membutuhkan informasi penerimaan CPNS Pemko Padangsidimpuan formasi 2009,

silahkan di download disini

PENGUMUMAN PENERIMAAN CPNS PEMKAB TAPANULI SELATAN FORMASI 2009

Bagi rekan-rekan yang membutuhkan informasi penerimaan CPNS Pemkab TAPSEL Formasi 2009 silahkan

dilihat disini
lalu disini kemudian disini dan disini


06 September 2009

LINK SITUS PEMKAB TAPSEL

http://www.tapselkab.go.id/



HINDARI VIRUS, JANGAN BUKA SITUS PORNO

HINDARI VIRUS, JANGAN BUKA SITUS PORNO

Gaya hidup online diyakini menentukan ancaman masuknya virus dalam sistem personal komputer atau komputer jinjing seiring makin tingginya pemakaian internet oleh masyarakat.

Gaya hidup online diyakini menentukan ancaman masuknya virus dalam sistem personal komputer atau komputer jinjing seiring makin tingginya pemakaian internet oleh masyarakat.

"Apabila gaya hidup berinternet kita salah, potensi ancaman semakin berlipat," kata Technical Security Consultant ESET Indonesia, Yudhi Kukuh di Jakarta, sore ini.

Menurut dia, ancaman selalu mengincar situs dengan hit tinggi. Bahkan,"game online saat ini juga menjadi sasaran empuk untuk ancaman masuk. Untuk itu, masyarakat perlu memakai antivirus karena mereka bersentuhan dengan banyak data.

"Khususnya, bagi kalangan akademika kami sarankan menggunakan antivirus yang bisa melakukan real time scanning saat menggunakan USB dan memiliki kemampuan sistem yang dapat mendeteksi ancaman baru secara proaktif," ujarnya.

Ia menyatakan, kemampuan tersebut sangat penting untuk dimiliki oleh antivirus tertentu. Apalagi, komunitas kampus dan masyarakat pada umumnya banyak bersentuhan dengan warnet atau "Internet Cafe", hingga "free internet access" (wi-fi) dengan lalu lintas pemakaian internet yang tinggi.

"Kami berharap, dengan pemakaian antivirus yang benar dan tepat, maka potensi ancaman yang masuk dapat diminimalkan. Ingat, virus atau ancaman selalu mengincar.

Ia menyebutkan, perilaku berkomputer online yang benar, antara lain rajin mengup date sistem operasi, memastikan selalu terkoneksi dengan internet yang aman, tidak membuka situs yang berpotensi menghadirkan ancaman.

"Semisal, tidak membuka situs porno, menggunakan software dari sumber yang terpercaya, memakai password yang berbeda untuk setiap akun jangan mudah percaya terhadap informasi yang diterima via internet, tidak mengumbar informasi sensitif (personal) di internet, dan back up data," katanya.

Singkatnya, tambah dia, jika kemudahan dan kenyamanan berinternet tidak ingin terganggu, pengguna internet harus memiliki kebiasaan yang baik dan benar dalam memakai komputer. Mereka bisa memulainya dengan pemilihan sistem proteksi komputer atau antivirus yang baik.

"Kadang pemilihan hanya didasarkan pada harga murah semata atau tren yang tidak selalu benar," katanya.

Untuk menghindari hal tersebut, lanjut dia, perlu ada sosialisasi pemahaman teknologi antivirus. "Setelah memilih antivirus yang baik, pemakai komputer juga harus memiliki kebiasaan yang benar agar gaya hidup online mereka selalu aman dan nyaman," katanya.

LAPTOP LAYAR GANDA PERTAMA DI DUNIA SIAP MENGGEBRAK

LAPTOP LAYAR GANDA PERTAMA DI DUNIA SIAP MENGGEBRAK

Sebuah laptop inovasi baru dengan layar ganda diklaim sebagai yang pertama di dunia. Laptop ini dinamakan Spacebook, produksi dari perusahaan Amerika Serikat, gScreen.


Sebuah laptop inovasi baru dengan layar ganda diklaim sebagai yang pertama di dunia. Laptop ini dinamakan Spacebook, produksi dari perusahaan Amerika Serikat, gScreen.

Layar ganda tersebut antara lain ditujukan untuk memudahkan pengguna melakukan banyak tugas secara simultan. Spacebook dibekali dua layar masing-masing berukuran 15,4 Inch yang bisa digeser-geser dan ditumpuk untuk memudahkan mobilitas pemakai.

Gordon Stewart selaku pendiri gScreen menyatakan kalau Spacebook rencananya bakal dijual via toko online Amazon pada Desember 2009 nanti.

Laptop dua layar tersebut ternyata membidik pangsa pasar khusus seperti editor video profesional, fotografer dan desainer. Harganya terbilang 'aduhai', yakni di kisaran US$ 3000 atau sekitar Rp 30 juta.

Akan tetapi meski terkesan canggih, Spacebook jelas punya kelemahan. Layar gandanya membuat laptop ini lebih berat ketimbang laptop umumnya. Selain itu baterainya rentan habis menjalankan dua monitor sekaligus.

Dikutip detikINET dari Telegraph, Senin (31/8), sebelumnya memang sudah ada laptop dengan dua layar, namun layar kedua lebih kecil dibanding layar utama. Sedangkan Spacebook diyakini sebagai model laptop pertama dengan dua layar yang sama besarnya.

PROFESOR TERMUDA DI USA TERNYATA ORANG INDONESIA

PROFESOR TERMUDA DI USA TERNYATA ORANG INDONESIA

Nelson Tansu meraih gelar Profesor di bidang Electrical Engineering di Amerika sebelum berusia 30 tahun. Karena last name-nya mirip nama Jepang, banyak petinggi Jepang yang mengajaknya "pulang ke Jepang" untuk membangun Jepang. Tapi Prof. Tansu mengatakan kalau dia adalah pemegang paspor hijau berlogo Garuda Pancasila. Namun demikian, ia belum mau pulang ke Indonesia. Kenapa?

Profesor Termuda Di As Ternyata Orang Indonesia
Nelson Tansu lahir di Medan , 20 October 1977. Lulusan terbaik dari SMA Sutomo 1 Medan. Pernah menjadi finalis team Indonesia di Olimpiade Fisika. Meraih gelar Sarjana dari Wisconsin University pada bidang Applied Mathematics, Electrical Engineering and Physics (AMEP) yang ditempuhnya hanya dalam 2 tahun 9 bulan, dan dengan predikat Summa Cum Laude. Kemudian meraih gelar Master pada bidang yang sama, dan meraih gelar Doktor (Ph.D) di bidang Electrical Engineering pada usia 26 tahun. Ia mengaku orang tuanya hanya membiayai-nya hingga sarjana saja. Selebihnya, ia dapat dari beasiswa hingga meraih gelar Doktorat. Dia juga merupakan orang Indonesia pertama yang menjadi Profesor di Lehigh University tempatnya bekerja sekarang.

Thesis Doktorat-nya mendapat award sebagai "The 2003 Harold A. Peterson Best ECE Research Paper Award" mengalahkan 300 thesis Doktorat lainnya. Secara total, ia sudah menerima 11 scientific award di tingkat internasional, sudah mempublikasikan lebih 80 karya di berbagai journal internasional dan saat ini adalah visiting professor di 18 perguruan tinggi dan institusi riset. Ia juga aktif diundang sebagai pembicara di berbagai even internasional di Amerika, Kanada, Eropa dan Asia .

Karena namanya mirip dengan bekas Perdana Menteri Turki, Tansu Ciller, dan juga mirip nama Jepang, Tansu, maka pihak Turki dan Jepang banyak yang mencoba membajaknya untuk "pulang". Tapi dia selalu menjelaskan kalau dia adalah orang Indonesia . Hingga kini ia tetap memegang paspor hijau berlogo Garuda Pancasila dan tidak menjadi warga negara Amerika Serikat. Ia cinta Indonesia katanya. Tetapi, melihat atmosfir riset yang sangat mendukung di Amerika , ia menyatakan belum mau pulang dan bekerja di Indonesia . Bukan apa-apa, harus kita akui bahwa Indonesia terlalu kecil untuk ilmuwan sekaliber Prof. Nelson Tansu.

Ia juga menyatakan bahwa di Amerika, ilmuwan dan dosen adalah profesi yang sangat dihormati di masyarakat. Ia tidak melihat hal demikian di Indonesia . Ia menyatatakan bahwa penghargaan bagi ilmuwan dan dosen di Indonesia adalah rendah. Lihat saja penghasilan yang didapat dari kampus. Tidak cukup untuk membiayai keluarga si peneliti/dosen. Akibatnya, seorang dosen harus mengambil pekerjaan lain, sebagai konsultan di sektor swasta, mengajar di banyak perguruan tinggi, dan sebagianya. Dengan demikian, seorang dosen tidak punya waktu lagi untuk melakkukan riset dan membuat publikasi ilmiah. Bagaimana perguruan tinggi Indonesia bisa dikenal di luar negeri jika tidak pernah menghasilkan publikasi ilmiah secara internasional?

Prof. Tansu juga menjelaskan kalau di US atau Singapore , gaji seorang profesor adalah 18-30 kali lipat lebih dari gaji professor di Indonesia . Sementara, biaya hidup di Indonesia cuma lebih murah 3 kali saja. Maka itu, ia mengatakan adalah sangat wajar jika seorang profesor lebih memilih untuk tidak bekerja di Indonesia . Panggilan seorang profesor atau dosen adalah untuk meneliti dan membuat publikasi ilmiah, tapi bagaimana mungkin bisa ia lakukan jika ia sendiri sibuk "cari makan".

21 Agustus 2009

MARHABAN YA RAMADHAN 1430H

Seluruh umat Islam kini menyerukan 'Marhaban Ya Ramadhan, Marhaban Ya Ramadhan", selamat datang Ramadhan, Selamat datang Ramadhan. Di masjid-masjid, musholla, koran-koran, stasiun televisi dan radio dan berbagai mailing list, ungkapan selamat datang Ramadhan tampil dengan berbagai ekpresi yang variatif.

Seluruh umat Islam kini menyerukan 'Marhaban Ya Ramadhan, Marhaban Ya Ramadhan", selamat datang Ramadhan, Selamat datang Ramadhan. Di masjid-masjid, musholla, koran-koran, stasiun televisi dan radio dan berbagai mailing list, ungkapan selamat datang Ramadhan tampil dengan berbagai ekpresi yang variatif.

Setiap media telah siap dengan dengan sederet agendanya masing-masing. Ada rasa gembira, ke-khusyu'-an, harapan, semangat dan nuansa spiritualitas lainnya yang sarat makna untuk diekpresikan. Itulah Ramadhan, bulan yang tahun lalu kita lepas kepergiannya dengan linangan air mata, kini datang kembali.

Sejumlah nilai-nilai dan hikmah-hikmah yang terkandung dalam ibadah puasa pun marak dikaji dan kembangkan. Ada nilai sosial, perdamaian, kemanusiaan, semangat gotong royong, solidaritas, kebersamaan, persahabatan dan semangat prularisme. Ada pula manfaat lahiriah seperti: pemulihan kesehatan (terutama perncernaan dan metabolisme), peningkatan intelektual, kemesraan dan keharmonisan keluarga, kasih sayang, pengelolaan hawa nafsu dan penyempurnaan nilai kepribadian lainnya. Ada lagi aspek spiritualitas: puasa untuk peningkatan kecerdasan spiritual, ketaqwaan dan penjernihan hati nurani dalam berdialog dengan al-Khaliq. Semuanya adalah nilai-nilai positif yang terkandung dalam puasa yang selayaknya tidak hanya kita pahami sebagai wacana yang memenuhi intelektualitas kita, namun menuntut implementasi dan penghayatan dalam setiap aspek kehidupan kita.

Yang juga penting dalam menyambut bulan Ramadhan tentunya adalah bagaimana kita merancang langkah strategis dalam mengisinya agar mampu memproduksi nilai-nilai positif dan hikmah yang dikandungnya. Jadi, bukan hanya melulu mikir menu untuk berbuka puasa dan sahur saja. Namun, kita sangat perlu menyusun menu rohani dan ibadah kita. Kalau direnungkan, menu buka dan sahur bahkan sering lebih istemawa (baca: mewah) dibanding dengan makanan keseharian kita. Tentunya, kita harus menyusun menu ibadah di bulan suci ini dengan kualitas yang lebih baik dan daripada hari-hari biasa. Dengan begitu kita benar-benar dapat merayakan kegemilangan bulan kemenangan ini dengan lebih mumpuni.

Ramadhan adalah bulan penyemangat. Bulan yang mengisi kembali baterai jiwa setiap muslim. Ramadhan sebagai 'Shahrul Ibadah' harus kita maknai dengan semangat pengamalan ibadah yang sempurna. Ramadhan sebagai 'Shahrul Fath' (bulan kemenangan) harus kita maknai dengan memenangkan kebaikan atas segala keburukan. Ramadhan sebagai "Shahrul Huda" (bulan petunjuk) harus kita implementasikan dengan semangat mengajak kepada jalan yang benar, kepada ajaran Al-Qur'an dan ajaran Nabi Muhammad Saw. Ramadhan sebagai "Shahrus-Salam" harus kita maknai dengan mempromosikan perdamaian dan keteduhan. Ramadhan sebagai 'Shahrul-Jihad" (bulan perjuangan) harus kita realisasikan dengan perjuangan menentang kedzaliman dan ketidakadilan di muka bumi ini. Ramadhan sebagai "Shahrul Maghfirah" harus kita hiasi dengan meminta dan memberiakan ampunan.

Dengan mempersiapkan dan memprogram aktifitas kita selama bulan Ramadhan ini, insya Allah akan menghasilkan kebahagiaan. Kebahagiaan akan terasa istimewa manakala melalui perjuangan dan jerih payah. Semakin berat dan serius usaha kita meraih kabahagiaan, maka semakin nikmat kebahagiaan itu kita rasakan. Itulah yang dijelaskan dalam sebuah hadist Nabi bahwa orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan.

Pertama yaitu kebahagiaan ketika ia "Ifthar" (berbuka). Ini artinya kebahagiaan yang duniawi, yang didapatkannya ketika terpenuhinya keinginan dan kebutuhan jasmani yang sebelumnya telah dikekangnya, maupun kabahagiaan rohani karena terobatinya kehausan sipritualitas dengan siraman-siraman ritualnya dan amal sholehnya.

Kedua, adalah kebahagiaan ketika bertemu dengan Tuhannya. Inilah kebahagian ukhrawi yang didapatkannya pada saat pertemuannya yang hakiki dengan al-Khaliq. Kebahagiaan yang merupakan puncak dari setiap kebahagiaan yang ada.

Akhirnya, hikmah-hikmah puasa dan keutamaan-keutaman Ramadhan di atas, dapat kita jadikan media untuk bermuhasabah dan menilai kualitas puasa kita. Hikmah-hikmah puasa dan Ramadhan yang sedemikian banyak dan mutidimensional, mengartikan bahwa ibadah puasa juga multidimensional. Begitu banyak aspek-aspek ibadah puasa yang harus diamalkan agar puasa kita benar-benar berkualitas dan mampu menghasilkan nilai-nilai positif yang dikandungnya. Seorang ulama sufi berkata "Puasa yang paling ringan adalah meninggalkan makan dan minum". Ini berarti di sana masih banyak puasa-puasa yang tidak sekedar beroleh dengan jalan makan dan minum selama sehari penuh, melainkan 'puasa' lain yang bersifat batiniah.

Semoga dengan mempersiapkan diri kita secara baik dan merencanakan aktifitas dan ibadah-ibadah dengan ihlas, serta berniat "liwajhillah wa limardlatillah", karena Allah dan karena mencari ridha Allah, kita mendapatkan kedua kebahagiaan tersebut, yaitu "sa'adatud-daarain" kebahagiaan dunia dan akherat. Semoga kita bisa mengisi Ramadhan tidak hanya dengan kuantitas harinya, namun lebih dari pada itu kita juga memperhatikan kualitas puasa kita.

Akhirul Kalam...
Segenap keluarga besar SMKN1 Batang Angkola mengucapkan
SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA BULAN SUCI RAMADHAN 1430H


SISWA/I BERPRESTASI SEMESTER GANJIL T.P 2011-2012

Peringatan Hari PGRI 25 Nopember 2011

Kunjungan Bupati Tapanuli Selatan

PROFIL 1