23 Februari 2011

Akhir prakerin TAV di Gurning Service Sitombol Pasid



Prakerin TAV di Gurning Service Sitombol Pasid diakhiri dengan penyerahan cenderamata penghargaan dari sekolah SMKN 1 Batang Angkola sekaligus foto bersama.

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI SMKN 1 BATANG ANGKOLA

KEPALA SEKOLAH
ADANAN HARAHAP,S.Pd

WAKIL BIDANG KURIKULUM
SYARIFUL MAHYA,S.TP

WAKIL BIDANG KESISWAAN
ABDUL HAMID,S.Pd

WAKIL SARANA PRASARANA
SORI MONANG SIREGAR, S.Pd

WAKIL BIDANG DUNIA USAHA/INDUSTRI
MUHAMMAD THOIB PRAWIRA, ST

KETUA PROGRAM STUDI :
1. TEKNIK KENDARAAN RINGAN : DOROSLYN MAIJONES SIMAMORA, S.Pd
2. TEKNIK AUDIO VIDEO : KARIM AKMAL DALIMUNTHE, ST
3. TEKNIK PEMESINAN : FAISAL RANGKUTI, ST

STAF DEWAN GURU :
1. MHD. ISA, S.Pd
2. AMRON AMAN, S.Pd
3. NIRMALA SARI, S.Pd
4. RAHMA NUDAWIYAH Srg, S.Pd
5. TATY HARYANTI, S.Ag
6. ROSMINA, S.Pd
7. PARIDAWATI NASUTION, S.Pd
8. EDI DARDI, S.Pd
9. DERFINA HEPPY, S.Pd
10. SALMAIYAH, S.Ag
11. NURAINI, S.Pd
12. LANNA HAIRANI, S.Pd
13. LENI MARLINA, S.Ag
14. LINDA NORA, S.Pd
15. AISYAH FITRI, S.Pd
16. RIDUAN SALEH, S.Pd
17. MURSIDA SIREGAR, S.Pd
18. ELIDA HAFNI HARAHAP, S.Pd
19. YULI SAFITRI SIREGAR, S.Pd
20. RONI RAHMAT, S.Pd
21. PURBA ZAINUDDIN AS, S.Pd
22. ALIMATUSSAKDIAH, S.Pd
23. FARHAN HIDAYAT, S.Pd
24. ALI NURRAKHMAD SIREGAR,ST
25. ABDI NEGARA NAPITUPULU,ST
26. BATARA MULYA HARAHAP,ST
27. NOGI HANDEPI, S.Pd
28. NOVITA HARIYANI, ST
29. NANA OTRIANA ROSA, S.Sn
30. RAHIM, S.Pd
31. SUENDRI, ST
32. Drs. TUNGKET MUDA
33. RAHMAT SALEH LUBIS
34. ROBIANA HARIANJA
35. MUZAMMIL, S.PD.I
36. MESRAWATI, S.Pd
37. MANGAMAR PORTIBI, S.Pd
38. MAHYUNI HARAHAP, S.Pd
39. DEWI FAUZIAH HARAHAP, S.Pd
40. IRWAN EFENDI
44. SAFWAN DAHRIL NASUTION, ST
42. ELI EZE RITONGA, ST
43. FARIDA HANUM
44. AHMAD SUPRIADI
45. RAZKI ADAYANI DAULAY
46. INDAH SARI PULUNGAN
47. ROBINSON

25 Januari 2011

Sisi gelap Facebook


Bro en Sis, siswa en siswi dan para pelajar kami, deretan fakta terbaru untuk saat ini tentang sisi negatif Facebook perlu menjadi perhatian kita semua. Jangan sampe kejadian tersebut juga menimpa kita. Ih, nggak banget deh! Fakta berikut ini pun sekaligus meyakinkan kita semua bahwa teknologi, tetap saja memiliki sisi positif sekaligus negatif. Kita perlu waspada deh kalo kenyataannya kayak gini sih.


Setelah kasus heboh Nova-Ari yang mengaku mereka suka sama suka melakukan hubungan badan, Facebook kian disorot. Khususnya sisi negatifnya. Ya, melalui perantaraan situs jejaring sosial inilah Nova dan Ari bertemu dan sekaligus dilanjutkan berkencan di dunia nyata. Nggak hanya kasus Nova-Ari, berikutnya muncul kasus ‘menghilangnya’ gadis berumur 20 tahun asal Bantul. Ada juga mahasiswi asal Jambi yang kuliah di salah satu perguruan tinggi di Semarang, tak diketahui jejaknya, dan belakangan ketahuan kalo dia ada di suatu tempat bersama kekasihnya asal Brebes. Pertemuan mereka, via Facebook. Oya, nggak ketinggalan kasus 4 orang siswa yang dipecat dari sekolahnya gara-gara menghina salah seorang guru mereka. Nah, mereka melakukan penghinaan tersebut di Facebook. Waduh!

Fenomena Facebook
Facebook memang fenomenal! Situs jejaring sosial bikinan Mark Zuckerberg ini digilai oleh lebih dari 350 juta manusia di seluruh dunia. Di sini setiap orang bisa berkomunikasi, bergaul, berinteraksi, bahkan bertransaksi bisnis. Facebook menjadi dunia sendiri. Dunia yang dihuni oleh ratusan juta orang yang memang senang berhubungan dengan sesamanya. Ini membuktikan bahwa manusia adalah makhluk sosial.

Fasilitas yang diberikan Facebook memang tak tanggung-tanggung. Selain daftarnya free alias gratis, juga di dalamnya terdapat fasilitas standar yang dibutuhkan manusia dalam berkomunikasi di dunia maya. Facebook sudah menanam beragam fitur yang oke punya (setidaknya sampai saat ini). Ada “note” ini untuk mengekspresikan perasaan dan pemikiran kita. Catat sepuasnya di sana. Jika belum puas bahwa catatan kita akan dibaca banyak orang, kita bisa bikin grup. Facebook menjembatani upaya merengkuh banyak orang melalui sebuah grup.

Masih ingat kan tentang dukungan Facebookers (sebutan untuk jamaah facebookiyah alias orang-orang yang bergaul di dalam komunitas Facebook) terhadap KPK, khususnya Bibit dan Chandra? Juga menggalang dukungan bagi Prita dan Balqis. Melalui grup ini, pembuatnya bisa mengundang banyak orang untuk bergabung. Disediakan juga “Wall” tempat menumpahkan segala pendapat. Member grup bisa mengeluarkan unek-uneknya di sini. Kalo mau kirim pesan juga bisa. Menyebarkan pesan berharga kepada sebanyak orang itu, dan dengan fasilitas yang gratis, tentu sangat menyenangkan. Kita hanya membayar pulsa telepon atau bayar di warnet, bisa juga nebeng dari fasilitas kantor.

Selain bikin “grup” dan “note”, pengelola Facebook juga memahami betul keinginan manusia untuk interaksi, maka fasilitas chat disediakan, pencarian teman yang unik yang dilacak berdasarkan nama perusahaan, asal sekolah, asal daerah, dan sejenisnya. Selama member yang bersangkutan meng-input data yang sebenarnya, maka biarkan mesin pintar Facebook mencarikannya untuk kamu. Saya sering mengalaminya. Tiba-tiba muncul “saran teman” dari Facebook di beranda akun kita. Beberapa kali mengamati nama-nama yang muncul memori saya mengingatkan masa lalu. Hehehe.. ada teman yang pernah ngilang sejak lulus SMP sekitar 20 tahun yang lalu, eh ketemu lagi. Ada yang loss contact sejak beberapa tahun lalu, tiba-tiba nongol dan nyapa minta di-confirm jadi teman. Wah, asik benar.

Oya, pengguna Facebook tahu betul fitur-fitur yang ada di dalamnya. Termasuk fasilitas “status” kita yang selalu ‘ditanya’ “apa yang anda pikirkan?” Lalu kita jawab semau kita. Ada yang ngocol, ada yang asal tulis, ada yang protes, ada yang maki-maki, pengeluh, tukang ngasih motivasi, ada yang jualan, dan sebagainya. Di situ setiap orang yang sudah tergabung dengan orang tersebut bisa tahu update statusnya dan bisa ngasih komentar. Paling banter kalo malas ngasih komen, cukup ngasih “jempol” dengan meng-klik “like/suka” terhadap status temannya tersebut. Tapi, di sini kudu ati-ati lho, karena siapa tahu kamu malah jadi ngikutin jejak Evan Brimob yang bikin heboh karena komentarnya yang emosional menyikapi kasus KPK vs Polri. Hehehe… yang aktif di Facebook pasti tahu deh kasus detilnya. Iya nggak?

Bro en Sis, inilah Facebook, salah satu situs jejaring sosial yang ngetren saat ini. Saya punya pengalaman tentang hal ini. Seorang tetangga uda saya di idimpuan, minta dibikinkan akun facebook saat saya browsing internet pas berkunjung ke sana dalam suatu acara. Meski dengan pengetahuan seadanya, ia nekat minta dibikinkan akun facebook. Ya, gimana nggak bisa disebut seadaanya, istilah e-mail saja dia masih bingung. Apalagi dengan cara buat e-mail, dia nggak tahu. Padahal, untuk bisa daftar ke facebook kudu punya e-mail. Akhirnya, ya dibuatkan dulu e-mailnya. Lucunya, alasan yang bersangkutan pengen punya akun facebook biar bisa gaul. Nggak kuper lah. Hehehe.. padahal usia udah menjelang pensiun, anaknya udah ada yang kuliah. Tragisnya, pake komputer aja masih gagap. Tapi, dia nggak putus asa, karena Facebook bisa diakses via ponsel. Waduh, benar-benar sudah tergoda Facebook. Prikitiew!

Lain waktu, teman saya cerita bahwa ada parbecak minta dibikinkan akun Facebook. Teman saya yang jaga warnet itu sempat bingung, tapi kemudian parbecak itu bilang bahwa nanti pakenya di ponsel. Wedeh, gaul juga nih parbecak!

Dunia maya lebih menggoda?
Sejak kenal dunia maya, kita penasaran banget. Kenapa penasaran? Karena bisa berhubungan dengan banyak orang di ‘seberang’ kita hanya melalui komputer yang terhubung dengan modem dan perangkat lainnya yang dibutuhkan untuk menjalankan internet. Meski komunikasi lebih banyak via tulisan, tapi rasanya asik-asik aja. Pertama kali diajari chatting, langsung nyetel dan betah berlama-lama. Apalagi ketika sudah kenal e-mail, wuih, makin anteng aja dah di depan komputer. Punya e-mail seperti punya alamat kotak pos sendiri. Urusan komunikasi jarak jauh lebih lancar terjalin. Meski tentu saja nggak interaktif. Tapi tetap asik. Lebih keren lagi ketika era web 2.0 yang ditandai dengan munculnya blog, maka komunikasi di dunia maya jadi lebih dinamis dan lebih variatif. Bahkan melalui blog yang dimilikinya, seorang blogger bisa menyampaikan pendapatnya tanpa perlu kena sensor pihak lain. Kecuali kalo diketahui melanggar term of service yang dibuat situs penyedia blog gratis tersebut, maka situs itu bakalan dibekukan.

Bro en Sis,siswa siswi kami, dunia maya itu ibarat pasar. Apa aja ada. Mau yang gratis, harga murah, dan juga harga mahal. Semua bisa diatur dan ada. Konten atau isi situs yang halal, yang subhat, bahkan yang haram tersedia di sana. Tergantung kita, apakah akan memilihnya atau tidak. Semua berdasarkan pilihan dan tentu saja ada konsekuensinya atas pilihan tersebut. Dunia maya sama seperti halnya dunia nyata, ada yang buruk dan ada yang baik. Ada yang tercela dan ada yang terpuji. Ada yang halal dan ada yang haram. Pornografi ada, judi ada, gosip bejibun, fitnah marak, motivasi kehidupan banyak, dan dakwah pun gencar. Kebaikan akan selalu berhadapan dengan keburukan. Kesalahan akan bertarung dengan kebenaran. Kelebihannya (sekaligus kekurangannya) di dunia maya, semua orang bisa jadi apa saja dan bisa jadi siapa saja.

Iya, karena meski di dunia nyata dan dunia maya bisa sama-sama berbohong, tapi di dunia maya kebohongan kita sulit dideteksi. Jika di dunia nyata orang tak mudah untuk mengelabui orang lain dengan penampilan beda jenis, tapi dunia maya hal itu bisa dilakukan. Kita hampir tidak pernah bisa melacak keberadaan seseorang apakah dia berjenis kelamin laki-laki atau wanita. Kita pun hampir tak pernah bisa mendeteksi apakah teman misterius itu baik atau jahat. Ya, di satu sisi, orang bisa ‘bersembunyi’ untuk menasihati orang lain, dan hal itu bisa menjadi kebaikan karena ingin ikhlas dalam beramal. Tapi di sisi lain, orang bisa ‘sembunyi’ untuk melakukan kemaksiatan, dan tentu bisa menjadi bahaya dan dosa bagi pelaku dan juga orang lain. Waspadalah!

Dunia maya memang lebih menggoda. Baik untuk hal yang bermanfaat maupun berbuat jahat. Sebenarnya sama dengan di dunia nyata. Orang bisa berbuat salah dan bisa berbuat baik. Namun, di dunia maya orang akan lebih ‘agresif’ karena halangan-halangan seperti minder, malu, segan, dan rasa inferior lainnya, bisa dikikis habis di balik topeng kepalsuan (jika mau). Percaya atau tidak, banyak yang sudah membuktikannya. Saya juga insya Allah banyak tahu bahwa ada orang yang lebih tampil percaya diri di dunia maya, padahal aslinya di dunia nyata dia orang yang agak minder. Well.. dunia maya memang lebih memberikan atmosfir rasa yang lain.

Seringkali bisa ‘memanipulasi’ fakta yang sesungguhnya dan bisa juga menjadi pemicu orang untuk menunjukkan kemampuan terpendamnya (termasuk aksi jahatnya).

Namun demikian, dunia maya tetaplah dunia maya. Tak selamanya kita hidup di dunia tersebut. Emangnya kalo mau nikah bisa secara virtual? Hehe.. nanti anaknya virtual juga dong? Tetap saja kita akan lebih banyak berhubungan di dunia nyata. Meski dunia maya lebih menggoda, tapi waspadalah, kita tetap hidup bersama orang lain yang bisa saja mereka berbuat nggak benar kepada kita. So, sewajarnya sajalah. Jangan sampai lupa diri, lupa daratan, apalagi lupus alias lupa usia (umur udah bangkotan tapi kelakuan kayak bocah). Jangan juga mudah percaya sama orang yang belum kita kenal, apalagi awal mengenalnya via Facebook. Kalo diajak ketemuan, tolak saja. Nggak ada jaminan kan kalo dia bakalan baik sama kita? Terus, jangan memberikan informasi detil tentang diri kamu. Kita nggak tahu kan, kalo kita ternyata jadi sasaran kejahatan mereka? So, waspadalah!

22 Januari 2011

Studi Banding ke SMKN 1 Barumun


Sejumlah siswa dan beberapa guru SMK Negeri 1 Batang Angkola Sabtu 23/1/2011 berangkat ke Sibuhuan, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara dalam rangka studi banding sekaligus kunjungan balasan dimana sebelumnya beberapa bulan yang lalu , SMKN 1 Batang Angkola telah kedatangan tamu dari SMKN 1 Barumun.


Keberangkatan ke Sibuhuan menggunakan tiga bus yang khusus di datangkan dari dinas pendidikan Kab Tapanuli Selatan.

SMKN 1 Barumun yang beralamat di Jl. Karya Pembangunan No. 7 - Pasar Sibuhuan Kec. Barumun Kab. Tapanuli Selatan memiliki enam kompetensi keahlian yakni Teknik Konstruksi Batu dan Beton, Teknik Konstruksi Kayu, Teknik Pemesinan, Teknik Kendaraan Ringan dan Teknik Audio Video serta Teknik Komputer Jaringan berdiri tahun 2004 (Tanggal SK :17-06-2004)

Semoga kunjungan studi banding ini dapat meningkatkan kemampuan, skill, kekeluargaan sesama SMK

Info lebih jelas tentang SMKN 1 Barumun silakan klik disini

30 Desember 2010

Ikhlas bekerja

IKHLAS BEKERJA (catatan Bapak Syariful Mahya, S.TP)

Harta, uang, pangkat, kemewahan dan sebagainya bukanlah ukuran suatu kebahagian tapi jalan untuk mendapatkan kebahagiaan. Harta, pangkat maupun kemewahan bisa dicari, dan tidak ada yang tidak mungkin asal kita mau berusaha. Tapi kebahagiaan sulit diperoleh. Hanya orang-orang yang beriman dan takwalah yang tahu arti kebahagiaan yang hakiki. Kebahagiaan yang sebenarnya adalah memperoleh kebahagiaan di akhirat tapi jalannya ada di dunia.

Kebahagiaan di dunia sifatnya hanya sementara, tapi kebahagiaan di akhirat adalah "kekal" dan "selamanya"

Wahai rekan-rekan seperjuangan jangan kamu cari harta dan kemewahan itu sampai melupakan tujuan akhir dari hidup ini. Yaitu Akhir zaman dimana pada saat itu keluarga dan orang lain tidak akan mampu membantu kita kecuali hanya amal ibadah.

Sengaja saya curahkan isi hati di sini, agar kita memiliki keikhlasan dan kerelaan dalam melaksanakan tugas dan kewajiban kita. Jangan jadikan beban segala sesuatu yang akan dikerjakan tapi mari kita nikmati dengna penuh kerelaan dan keikhlasan. Menjadi seorang guru atau pendidik adalah tugas yang begitu mulia sehingga ada istilah 'Guru adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa'. Untuk apa kita peroleh begitu banyak penghargaan kalau hanya membuat kita menjadi manusia yang besar kepala dan sombong. Manusia tidak berhak sombong, karena manusia itu adalah makhluk yang lemah dan tidak ada apa-apanya di hadapan Ilahi Robbi. Biar tidak ada penghargaan tapi kita punya banyak pengahargaan di mata Tuhan. Hina di hadapan manusia belum tentu hina di hadapan Tuhan, tapi malah mungkin lebih mulia di hadapan Tuhan.

Susah di dunia belum tentu susah di akhirat, miskin di dunia belum tentu miskin di akhirat. Kuncinya mari kita ingat mati selagi kita masih hidup, mari kita pergunakan hidup dengan sebaik-baiknya sebelum tiba masanya napas berhenti. Karena apapun itu yang kita peroleh tidak akan ada yang kita bawa kecuali hanya amal ibadah. Oleh karena dalam mengemban tugas kita ke depan marilah kita isi dengan penuh keikhlasan sehingga dalam melaksanakannya penuh nilai di hadapan Tuhan.

Kasek SMKN 1 Batang Angkola selalu bilang, 'Masa Lalu adalah Kenangan, Masa kini adalah kenyataan, Masa depan adalah cita-cita dan harapan'. ungkapan yang penuh arti dan makna. Sebagai manusia yang punya pikiran dan punya hati mari kita renungkan dengan harapan ke dapan kita bisa menjadi pahlawan-pahlawan yang lebih punya arti di hadapan Tuhan, penuh keikhlasan dan kerelaan tanpa ada sedikitpun ada kebencian di dalam hati.

SISWA/I BERPRESTASI SEMESTER GANJIL T.P 2011-2012

Peringatan Hari PGRI 25 Nopember 2011

Kunjungan Bupati Tapanuli Selatan

PROFIL 1