25 Februari 2010

Uji Praktek kelas XII SMKN 1 Batang angkola telah selesai

SMK Negeri 1 Batang Angkola telah selesai melaksanakan kegiatan uji praktek tanggal 17 s.d 19 Pebruari 2010, siswa kelas XII program studi Teknik Audio Video dan Teknik Mekanik Otomotif Kendaraan Ringan.
Selain penguji internal dari guru produktif, ikut dalam pelaksaan tersebut penguji eksternal dari Depnaker Kab Tapanuli Selatan

Ujian praktek dilakukan secara individu, tidak ada lagi ujian grup, kalau dulu ada ujian proyek kelompok sekarang tidak lagi, supaya bisa memastikan bahwa siswa bisa melaksanakan prakteknya masing masing.

“Praktik Kejuruan termasuk mata uji bukan embeded tetapi termasuk pembagi rata-rata sehingga ada nilai praktik, nilai teori, nilai bahasa Indonesia, nilai bahasa Inggris dan nilai matematika”, kata Joko Sutrisno, selaku Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Kementerian Pendidikan Nasional dalam memberikan keterangan Pers di lantai 13 gedung E, Kementerian Pendidikan Nasional, pada Selasa, (26/01).


06 Februari 2010

Banjir Bandang di Sidimpuan

Tiga dusun di Desa Labuhan Rasoki, Kecamatan Padangsidimpuan (Psp) Tenggara, Kota Psp dilanda banjir bandang akibat meluapnya Sungai Padang Sejati dan Kali Mati, Rabu (3/2) sekira pukul 05.10 WIB.

Terjangan air bercampur lumpur, kayu balok, dan pohon karet mengakibatkan 35 rumah warga rusak berat, puluhan rusak ringan, dan sekitar 60 hektare sawah rusak. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Desa Labuhan Rasoki, Rahmat Harahap kepada METRO di lokasi kejadian mengatakan, dini hari itu sekira pukul 02.00 sampai 04.30 WIB, terjadi hujan lebat. Subuh itu kebanyakan warga masih tertidur. Tiba-tiba sekira pukul 05.10 WIB, banjir bandang bercampur lumpur, balok, dan batu yang besar menghantam rumah penduduk dan sekitar 60 hektare tanaman padi yang telah memasuki masa panen.

Selain itu, ujarnya, harta benda sebagian warga hanyut dibawa air tanpa terselamatkan, seperti ternak warga yakni kambing sebanyak belasan ekor. Meluap air sungai Padang Sejati hingga ketinggian sekitar 3 meter, kemudian sungai Kali Mati naik hingga ketinggian 5 meter, dan anak Sungai Tangsi Manunggang sekitar 3 meter.

“Bencana alam ini sudah kita koordinasikan kepihak kecamatan. Dan kabarnya malam ini (Rabu, red), alat-alat berat seperti eskavator akan turun ke lokasi untuk membersihkan balok-balok dan bebatuan besar di perumahan warga. Kami mengimbau warga untuk sementara mengungsi ke lokasi-lokasi pengungsian yang telah sediakan pemerintah. Dan saat ini warga sudah mendapat bantuan seperti makanan berbentuk mie instan, roti, serta air mineral. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya saja seluruh harta benda warga banyak yang tidak terselamatakan. Kami perkirakan kerugian ratusan juta rupiah,” sebutnya.

Ditambahkannya, hingga pukul 20.00 WIB, warga kesulitan mendapatkan air bersih, karena keruh bercampur lumpur.

Adapun dusun yang terkena banjir bandang yakni, Sidomulyo Lorong 2 Sidodadi dengan jumlah penduduk sekitar 180 Kepala Keluarga (KK). Pada umumnya di dusun ini kerusakan rumah hanya pada bagian dapur, karena persis di lorong ini sebagian rumah membelakangi anak sungai Tangsi Manunggang.

Kemudian Dusun Manunggang Jae. Sebanyak 35 KK rumah rusak total, di antaranya milik Sukiman, Junaidi, Supriyadi, Warno, Rusman, Iman, Samian, Katimun, dan lainnya yang masih didata. Sedangkan di Dusun Padang Sejati Lorong 2, dari sekitar 50 KK yang ada di dusun itu, sekitar 10 rumah warga mengalami kerusakan.

“Sekira pukul 04.30 WIB, saya terbangun akibat suara keras dari arah sungai. Kemudian saya keluar, tiba-tiba saya melihat di depan pintu balok-balok besar. Kemudian saya membanguni keluarga untuk mengungsi dari pintu belakang menuju perkebunan di belakang rumah. Peristiwa ini yang terbesar semenjak saya lahir,” ujar Kadus Padang Sejati, Rianto. Pantauan METRO, jembatan penghubung antara Dusun Manunggang Jae dan Padang Sejati baru bisa dilewati kendaraan sekira pukul 07.30 WIB, setelah satu meter air mulai susut dan balok-balok yang berada di badan jalan diangkut ke pinggir jalan. Camat Psp Tenggara, Khoirul Sobegeon mengatakan, sebagai langkah pertama, pihaknya akan menfokuskan untuk mengevakuasi warga yang terkena banjir ke tempat yang aman. Disamping itu, mendirikan tenda-tenda darurat.

Ratusan warga korban banjir bandang yang meluluh lantahkan dua Desa di Kota Padangsidimpuan Rabu (3/2) pagi, terancam kelaparan dan terserang berbagai penyakit. Pasalnya hingga hari kedua, bantuan penanganan bencana alam dari Pemko P.Sidimpuan belum diterima para korban.

“Kami belum menerima bantuan baik berupa makanan maupun obat-obatan dari Pemko P.Sidimpuan hingga hari kedua pasca banjir bandang, “ujar Jumanto (42) warga Desa Labuhan Rasoki Lorong Sidomulyo kepada Analisa di lokasi bencana, Kamis (4/2).

Dikatakan, untuk bertahan hidup para korban bencana banjir bandang di dua desa tersebut hanya mengandalkan sisa-sisa makanan yang masih ada ditambah dengan bantuan yang diberikan masyarakat yang merasa iba melihat kondisi yang dialami para korban.

“Untuk saat ini, kami masih mengandalkan makanan-makanan yang masih tersisa ditambah dengan bantuan makanan yang diberikan lembaga-lembaga sosial dan masyarakat yang berkunjung langsung kelokasi banjir, “ujarnya. Hal senada juga dikatakan, Iman (43) warga Desa Padang Silayu. “Untung kami masih memiliki sisa-sisa makanan , jika tidak entah bagaimana jadinya, “ujarnya dengan wajah penuh iba.

Diharapkannya, Pemko Padangsidimpuan melalui instansi terkait dapat segera menyalurkan bantuan berupa makanan dan obat-obatan karena memasuki hari kedua pasca banjir bandang bebaraop masyaraklat sudah mulai terserang berbagai penyakit seperti gatal-gatal dan diare.

“Tanpa bantuan makanan dan obat-obatan mustahil kami bisa bertahan hidup, sehingga kami mohon agar Pemko segera menyalurkan bantuan yang kami butuhkan, “terangnya.
Pantauan Analisa, ratusan korban banjir bandang itu ditampung disejumlah tenda-tenda yang didirikan dinas Sosial Pemko P. Sidimpuan, Polres P. Sidimpuan di lapangan rumput SMAN 8 yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi bencana.

Para korban banjir ini terkesan kurang mendapatkan perhatian berupa bantuan dan perawatan berarti dari Pemko P.Sidimpuan, malah pihak kepolisian dan TNI yang lebih condong antusia membantu para korban tersebut.

Sejak hari pertama bencana, pihak Polres P.Sidimpuan dan TNI sudah terjung langsung mengevakuasi para korban ke kawasan yang aman, hingga hari kedua mereka juga tetap antusias menyalurkan bantuan yang dibutuhkan para korban.

Aneh

Dari informasi diterima Analisa dilokasi bencana, ketidak tanggapan Pemko P.Sidimpuan menanggulangi bencana alam ini, diakibatkan tidak adanya titik kordinasi antara masing -masing instansi Pemko tersebut.

Parahnya Satkorlak Pemko yang tugasnya menangani bencana alam terkesan tidak tahu apa yang harus dilakukannya. “Sepengetahuan saya kepengurusan Satkorlak Pemko tidak jelas, makanya jangan heran bila para pejabat yang turun langsung kelokasi kejadian bingung apa yang harus diperbuat, “ujar salah PNS yang enggan disebut namanya.

Untuk diketahui, dihari pertama bencana banjir bandang yang melululantahkan dua desa ini, hampir seluruh pejabat teras Pemko P.Sidimpuan terjuan langsung ke lokasi, namun mereka terkesan enggan mengotori sereagmnya dan lebih memilih memantau dari jauh tanpa ada instruksi yang jelas kepada para stafnya tentang apa yang harus dilakukan.

Lain halnya dengan Kapolres P. Sidimpuan AKBP Roni Bachtiar Arif beserta jajarannya seperti Kasat Reskrim AKP Iskandar AR, Kabag Binamitra Darwin dan para personilnya yang terjun langsung ke lokasi meski seluruh seragam dan badannya harus dikotori lumpur. Demkian juga para personil TNI yang juga terjun langsung mengevakuasi para korban, meski harus berjuang dikubangan lumpur yang menggenangi lokasi.

Sumber : apakabarsidimpuan.com

03 Februari 2010

Cara membuat group di facebook


Bagaimana cara membuat group di facebook? ini adalah salah satu keyword yang dicari oleh orang-orang yang mampir di blog ini. Sayangnya artikel tersebut tidak akan ditemukan. Entah mengapa kok bisa sampai nyasar ke blog ini? karena itu saya ucapkan banyak-banyak terima kasih karena sudah sukarela nambah traffic blog ini. Agar tidak ada yang nyasar lagi untuk mencari sebuah artikel seperti "membuat group di facebook", jadi saya buatkan sekarang

Group adalah sebuah fasilitas yang dimiliki facebook untuk para penggunanya (user) dalam membuat suatu komunitas atau kumpulan orang yang mempunyai hobi, aktivitas, atau berbagai persamaan lainnya. Dengan membuat group kita dapat membuat sebuah komunitas yang dapat berbagi informasi dan bahkan kopi darat jika memang diperlukan. Sayangnya, ada beberapa pihak yang menyalahgunakan fungsi dari group, misalnya menjadikan group sebagai ajang iklan kepada para membernya. Dan yang paling parahnya iklan itu tidak ada kaitannya dengan group tersebut.

Mari langsung menuju ke pembahasan cara membuat group di facebook :

1. Pada halaman facebook klik aplications (kiri bawah) > Create a New Group (kanan atas) atau klik langsung disini

02 Februari 2010

Puisi: "GURUKU" Karya Reski Ulpiya Kls X-TAV-1

Oh guruku
Sungguh besar pengorbananmu
Sungguh mulia jasamu
Bagi setiap murid2mu

Engkau mengajarkan aku tentang ilmu
Dan engkau memberikan segala yang engkau tahu
Hanya untuk aku berilmu
Agar aku mempunyai bekal untuk hidupku

Sungguh aku tak dapat membalas jasamu
Sungguh aku tak dapat membalas pengorbananmu
Sungguh aku tak dapat membayar kebaikanmu
Yang engkau lakukan selama ini untukku

Oh gurku
Tak ada yang dapat kulakukan untukmu
Tak ada yang dapat kuberikan padamu
Aku hanya bisa mengucapkan bagimu

Terimakasih guruku
Semoga tuhan membalas segala jasa-jasamu


Puisi: "SMK SEKOLAHKU" Karya Reski Ulpiya Kls X-TAV-1

SMK.. oh SMK ku
Disinilah sekolahku
Tempat menuntut ilmu
Untuk menuju masa depanku

Oh indahnya sekolahku
Yang mempunyai rumput hijau
Yang mempunyai gedung yang kemilau
Bila tak bertemu hatiku selalu rindu

Disini juga
Aku dapat bertemu denmgan teman2ku semuanya
Yang slalu membuat aku ceria
Yang selalu membuat aku bahagia

Dan tak lupa pada guruku
Yang slalu menasihatiku
Yang slalu mengajariku
Tentang berbagai macam ilmu

Inilah puisi dariku
Untuk sekolahku
SMK Negeri Satu
Yang akan terus maju


KARYA RESKI ULPIYA
X-TAV-1


01 Februari 2010

Kiat menghadapi UN 2010

1. Tenang dan proporsional

Hadapilah ujian ini dengan sikap yang tenang dan proporsional bahwa ujian sebagai sesuatu yang harus dihadapi, dilalui. Sikap tenang akan memungkinkan kita menyusun rencana menentukan strategi dan menjalaninya dengan senang.

2. Proaktif

Proaktif adalah suatu sikap yang beranggapan bahwa kita sendirilah yang menentukan keberhasilan dan kegagalan dalam hidup ini, termasuk dalam menghadapi UN. Yakinlah bahwa kerja keras dan usaha keras yang kita lakukan akan membuahkan hasil. Dalam menyikapi standar minimal yang telah ditentukan, justru yang terbaik adalah kita sendiri membuat patokan standar nilai minimal. Misalnya, menargetkan rata-rata nilai UN kita adalah 7,5 atau 8 sehingga yang muncul adalah tantangan bukan beban.

3. Rencanakan dengan baik

Menghadapi ujian dapat diibaratkan sebagai perjalanan menuju sukses. Sebagaimana perjalanan sukses, sudah sepatutnya kita membuat perencanaan. Dari sekian banyak bahan pelajaran yang harus dipelajari dipilah-pilah antara bahan UN dari pusat dengan bahan ujian dari sekolah. Antara bahan kelas satu, kelas dua, dan kelas tiga, pelajaran hitungan dan hafalan, sehingga dapat dipelajari dengan teratur dan sistematis. Model belajar semacam itu dapat meringankan dan lebih mengefektifkan cara kerja otak. Salah satu hukum otak yaitu dapat bekerja maksimal dengan cara teratur dan sistematis.

4. Perbanyak baca dan latihan soal-soal

Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh lembaga bimbingan belajar adalah para siswa banyak berlatih memecahkan soal-soal dengan cepat. Kita dihadapkan pada soal-soal yang harus dijawab dan dipecahkan dengan tepat. Dengan sering kita berlatih maka kita terbiasa dan terlatih, sehingga tidak cemas atau grogi dalam menghadapi soal (ujian).


5. Efektifkan belajar di sekolah

Masih terdapat siswa yang datang ke sekolah dan hadir di kelas dengan alakadarnya atau sekadar hadir, tidak mengoptimalisasikan semua potensi dirinya untuk meraih hasil terbaik dalam daya serap materi maupun prestasinya. Padahal jika dimaksimalkan, niscaya hasilnya akan lebih bagus kalaupun tidak ditambah dengan les-les yang lain di luar jam sekolah. Pada umumnya, para siswa kurang menggunakan kemampuan nalarnya dalam belajar, baru sebatas menghafal. Siswa juga masih kurang untuk bertanya, berdialog bahkan berdebat dengan gurunya. Padahal kemampuan bertanya salah satu upaya untuk memperkuat pemahamaman atau pengertian dan keterampilan belajar.

6. Berdoa

Adalah sombong yang beranggapan bahwa keberhasilan kita semata-mata usaha dan kerja keras kita sendiri tanpa keikutsertaan Sang Pencipta. Untuk itu dengan segala kerendahan diri dan hati di hadapan-Nya, kita panjatkan doa agar diberi kelulusan, kesehatan dan kemudahan dalam menghadapi ujian nanti. Tuhan Maha tahu dan tentu akan mendengarkan dan mengabulkan doa hamba-hambanya.

Itulah sekadar sumbang saran dan berbagi dalam upaya persiapan-persiapan menghadapi Ujian Nasinal. Selamat berjuang!

UN SMK 2010 Mengujikan Lima Pelajaran

Lima mata pelajaran yang diujikan dalam Ujian Nasional bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yaitu Matematika Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Teori Kejuruan serta Praktik Kejuruan. Ujian ini dilaksanakan dengan dua tahapan, yang pertama, tahap ujian Praktik kejuruan yang dilakukan di masing-masing sekolah dipandu oleh mitra industri.

Ujian praktik kejuruan dilaksanakan sebelum UN Utama. Tahap kedua adalah UN Utama meliputi mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Teori Kejuruan.

“Praktik Kejuruan termasuk mata uji bukan embeded tetapi termasuk pembagi rata-rata sehingga ada nilai praktik, nilai teori, nilai bahasa Indonesia, nilai bahasa Inggris dan nilai matematika”, kata Joko Sutrisno, selaku Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Kementerian Pendidikan Nasional dalam memberikan keterangan Pers di lantai 13 gedung E, Kementerian Pendidikan Nasional, pada Selasa, (26/01).

Pada penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2009/2010 mata pelajaran kompetensi keahlian teori kejuruan dijadikan sebagai salah satu mata pelajaran yang diujikan di UN Utama pada jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK). Pada pelaksanaan UN sebelumnya, mata uji teori kejuruan merupakan prasyarat untuk melakukan ujian praktik.

“Rencananya pada saat itu akan dijadikan sebagai salah satu mata uji, tetapi belum memungkinkan waktunya. Sekarang sudah kita siapkan jauh-jauh hari. Itu (teori kejuruan) memang bagian dari mata uji,” kata Joko Sutrisno.

Joko Sutrisno juga menjelaskan bahwa untuk soal Praktik Kejuruan dirancang sedemikian rupa sehingga berlaku secara menyeluruh, dan yang pasti tidak mengujikan sesuatu yang tidak diajarkan, sesuai dengan standar isi yang sudah disahkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)

“jadi tidak perlu ada kekawatiran apa yang akan diujikan, sehingga pada prinsipnya materi ini secara kurikulum diajarkan dan juga memperhatikan range kemampuan kompetensi siswa, jadi bukan soal yang sulit sekali dan juga bukan soal yang sederhana tetapi yang proporsional sesuai dengan tingkatan peserta uji”, tambah Joko Sutrisno.

Joko Sutrisno menyampaikan, ujian praktik kejuruan, yang dilaksanakan sebelum ujian teori, rencananya akan dilaksanakan pada 15 Februari 2010. “Ujian praktik dilakukan secara individu, tidak ada lagi ujian grup, kalau dulu ada ujian proyek kelompok sekarang tidak lagi, supaya kita memang bisa memastikan bahwa anak ini bisa bekerja,” katanya.

Joko menyebutkan, untuk pembelian bahan ujian praktik akan didukung dari anggaran Bantuan Operasional Manajemen Mutu (BOMM) sebanyak Rp 180.000,00 per siswa setelah ada tambahan pagu dari anggaran sebelumnya Rp 120.000,00. Dana ini disalurkan melalui mekanisme dekonsentrasi ke pemerintah daerah. Dia menambahkan, alokasi dana BOMM ini ditujukan untuk 3,2 juta siswa SMK dari total 3,6 juta siswa SMK. “Jadi nanti kita bagi secara proporsional, ” katanya.

Peserta UN dinyatakan lulus jika memenuhi standar kelulusan UN memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya. Khusus untuk SMK nilai ujian praktik kejuruan minimal 7,00 dan digunakan untuk menghitung nilai rata-rata UN.

Jadwal UN SMK Tahun Pelajara 2009/2010 mata pelajaran Bahasa Indonesia, UN Utama, Senin, 22 Maret 2010, UN Susulan, Senin, 29 Maret 2010; Bahasa Inggris, UN Utama, Selasa 23 Maret 2010, UN Susulan, Selasa, 30 Maret 2010.; Matematika, UN Utama, Rabu 24 Maret 2010, UN Susulan 31 Maret 2010; dan Teori Kejuruan, UN Utama, Kamis, 25 Maret 2010, UN Susulan, Kamis, 1 April 2010.

Jadwal UN Ulangan SMK mata pelajaran Bahasa Indonesia dilaksanakan pada Senin, 10 Mei 2010; mata pelajaran Bahasa Inggris, Selasa, 11 Mei 2010; mata pelajaran Matematika, Rabu, 12 Mei 2010; dan mata pelajaran Teori Kejuruan pada Jumat, 14 Mei 2010.

sumber http://ujiannasional.org

Teori Kejuruan Diujikan Pada UN Tingkat SMK

Teori kejuruan yang merupakan mata pelajaran kompetensi keahlian dijadikan sebagai salah satu pelajaran yang diujikan pada Ujian Nasional (UN) utama tahun 2009/2010 di UN pada jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK).

Meskipun materi ujian ditambah,namun kategori kelulusan tidak akan diubah. Nilai minimal kelulusan tetap dengan rata-rata 5,5 dengan nilai 4 maksimal di dua mata uji. Rencananya, UN SMK tahun ini tetap diselenggarakan bersamaan dengan UN SMK dan Madrasah Aliyah.

“Pada pelaksanaan UN sebelumnya, mata uji teori kejuruan baru merupakan prasyarat untuk melakukan ujian praktik. Tahun ini kita sudah siap memasukkan teori kejuruan sebagai mata pelajaran yang diujikan pada UN,” kata Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Kementerian Pendidikan Nasional, Joko Sutrisno di Jakarta, Selasa (26/1).

Joko menyatakan, UN SMK Tahun Pelajaran 2009/2010 dilaksanakan dua tahap. Dia menyebutkan, ujian pertama adalah tahap praktik kejuruan dilakukan di masing-masing sekolah dipandu oleh mitra industri. Ujian praktik kejuruan dilaksanakan sebelum UN Utama. Ujian kedua adalah UN Utama meliputi mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Teori Kejuruan.

Lebih lanjut dikatakannya, ujian praktik kejuruan termasuk ke dalam mata uji dalam UN dan sebagai pembagi rata-rata nilai UN keseluruhan. Sementara, nilai minimal lulus untuk ujian praktik kejuruan adalah 7,00.

Joko mengatakan, soal ujian praktik kejuruan dan teori kejuruan dirancang sedemikian rupa berlaku secara menyeluruh sesuai standar isi yang disahkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

“Jadi tidak perlu ada kekhawatiran apa yang akan diujikan. Pada prinsipnya materi secara kurikulum sudah diajarkan dan kita memperhatikan range kemampuan kompetensi siswa. Jadi pasti soalnya juga bukan yang sulit-sulit sekali, tetapi juga bukan soal-soal yang sederhana,” katanya.

Joko menyatakan, ujian praktik kejuruan, yang dilaksanakan sebelum ujian teori, diharapkan sudah dilaksanakan pada 15 Februari 2010. “Tidak ada lagi ujian kelompok. Kalau dulu ada ujian proyek kelompok sekarang tidak lagi, supaya kita memang bisa memastikan bahwa anak ini bisa bekerja,” katanya.

Ia menyatakan, untuk pembelian bahan ujian praktik akan didukung dari anggaran Bantuan Operasional Manajemen Mutu (BOMM) sebanyak Rp 180.000,00 per siswa setelah ada tambahan pagu dari anggaran sebelumnya Rp 120.000,00.

Dana ini disalurkan melalui mekanisme dekonsentrasi ke pemerintah daerah. Dia menambahkan, alokasi dana BOMM ini ditujukan untuk 3,2 juta siswa SMK dari total 3,6 juta siswa SMK. “Jadi nanti kita bagi secara proporsional,” katanya.

Peserta UN dinyatakan lulus jika memenuhi standar kelulusan UN memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya. Khusus untuk SMK nilai ujian praktik kejuruan minimal 7,00 dan digunakan untuk menghitung nilai rata-rata UN.

SISWA/I BERPRESTASI SEMESTER GANJIL T.P 2011-2012

Peringatan Hari PGRI 25 Nopember 2011

Kunjungan Bupati Tapanuli Selatan

PROFIL 1